Friday, September 18, 2020

Tahun 2020: tahun duka cita & tahun mengheningkan cipta

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti akan terjadi pada hari Jumat. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “TAHUN 2020: TAHUN DUKA CITA & TAHUN MENGHENINGKAN CIPTA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Tahun 2020, sudah masuk bulan –ber. Hari ini kita telah masuk Jumat, 18 September 2020 / 30 Muharram 1442. Kita telah masuk Jumat yg terakhir di bulan Muharram. Malam ini waktu Magrib kita akan masuk bulan Safar 1442. Ternyata sudah 1 bulan saja kita berada di tahun 1442. Tahun 2020 sudah masuk bulan #9. Tahun 2020 hanya tinggal 3 bulan. Sisa 3 bulan lg, tahun 2020 habis bertukar tahun 2021. Bila anda perhatikan waktu dari bangun tidur pagi hingga tidur malam hari itu cepat sekali. Bahkan kita baru saja mulai tidur malam, tiba” azan Subuh berkumandang. Bangun sholat Subuh, mandi, siap” berangkat kerja. Itu aktivitas kita biasanya bila normal. Bila zaman pandemic yg tidak normal ini, bangun pagi, sholat Subuh, kita tidak tau mau ngapain. Kita sarapan pagi. Bagi yg work from home, hidupkan laptop, zoom meeting, webinar. Anak sekolah mandi, sarapan pagi, pakai seragam, hidupkan laptop, kelas zoom. Ada yg sibuk kerja di rumah. Ada yg gabut. Sibuk atau waktu luang, tidak terrasa tiba” sudah azan Zuhur saja. Kita sholat Zuhur, makan siang. Kembali ke laptop, kembali ke zoom. Ada yg dagang di toko. Ada yg tidur siang. Tiba” sudah azan Ashar saja. Kita sholat Ashar. Kita santai sore, tiba” sudah azan Magrib saja. Bila normal, kita tunggu Magrib dulu baru pulang. Bahkan ada pula yg tunggu sholat Isya dulu. Tiba di rumah sudah capek. Di zaman musibah pandemic ini, kita 24 jam dipaksa harus di rumah.

Firman Allah SWT surah Asy Syura #30: “& musibah apa saja yg menimpa anda karna perbuatan tangan anda sendiri & Allah SWT memaafkan kesalahan anda

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Saya akui memang tahun 2020 tahun duka cita & tahun mengheningkan cipta. Tahun duka cita pernah juga terjadi di zaman Baginda Rasulullah SAW tatkala Siti Khadijah & Abu Thalib meninggal dunia. Tgl 1 Januari 2020, Jakarta ditimpa musibah banjir dahsyat karna hujan deras tanpa henti. Sudah ½ tahun badai virus corona menimpa kita khususnya & penjuru dunia umumnya. Virus corona berasal dari Wuhan, Cina. Awalnya menyebar secara lokal saja bahkan di Cina saja alias epidemic. Tgl 11 Maret 2020, WHO mengumumkan musibah virus corona menjadi pandemic. Tgl 16 Maret 2020, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan PSBB ketat u/ pertama kalinya. PSBB diperpanjang dengan interval 2 minggu. 2,5 bulan kita dipaksa di rumah PSBB ketat #1. Kita tidak Jumatan 2,5 bulan. Ramadhan tidak ada silaturrahim, sholat sunnah taraweh di masjid, I’tikaf di 10 malam terakhir Ramadhan. Bahkan selama Ramadhan kita tidak Jumatan. Masjid Al Haram & Masjid Nabawi tutup total. Al Haramain ditutup u/ Jemaah umroh. Jemaah haji tahun 1441 / 2020 hanya 10.000 orang. Itupun orang Arab Saudi saja & orang yg bermukim di Arab Saudi. Kita tidak bisa mudik lebaran ke kampung halaman. Sholat sunnah Idul Fitri berjemaah ditiadakan. Juni 2020 PSBB transisi tahap #1 menuju new normal. Jumat, 5 Juni 2020 Jumatan dibuka kembali di zaman new normal. Banyak tempat umum yg buka dengan protokol kesehatan. Ada saja yg melanggar protokol kesehatan. Banyak yg masih berkumpul berjemaah. Ada yg tidak pakai masker. Ada yg tidak mengamalkan physical distancing & social distancing. Sekarang Jakarta PSBB ketat lagi sejak Senin, 14 September 2020 kemarin. Indonesia sudah di lockdown 59 negara di dunia. Syukur Alhamdulillah, kita bisa Jumatan. Masjid besar yg menjadi tujuan banyak orang ditutup. Tidak bisa Jumatan khususnya & sholat fardhu 5 waktu umumnya. Waktu PSBB tahap #1, masjid tutup total selama 2,5 bulan.

Firman Allah SWT surah Al Isra #16: “& bila Kami hendak membinasakan suatu negri, Kami akan perintahkan kepada orang yg hidup mewah di negri itu supaya taat kehadirat Allah SWT, tapi bila mereka berbuat maksiat di negri itu, maka berlakulah kepadanya hukuman Kami. Maka akan Kami binasakan negri itu sehancur”nya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Musibah pandemic virus corona ini membunuh segala penjuru sendi kehidupan. Saban hari banyak korban positif, korban meninggal dunia karna virus corona. Bahkan dokter, suster, tenaga medis banyak yg meninggal dunia. Bisnis sepi, bahkan bangkrut. Karyawan dirumahkan, gaji dipotong bahkan kena PHK. Banyak terjadi kasus KDRT selama wabah pandemic virus corona. Banyak terjadi kasus perceraian selama wabah pandemic virus corona. Kehidupan kita sekarang memang tidak normal. Kehidupan kita semua serba terbatas. Kita mengalami guncangan psikologis yg dahsyat karna dipaksa harus di rumah terus. Kejahatan melonjak tajam. Syeikh Ali Jaber ditikam orang yg tidak bertanggung jawab tatkala dakwah di Lampung hari Minggu tgl 13 September 2020 kemarin. Artis sepi shooting. Ustadz sepi kajian. Kajian hanya bisa dilakukan online via zoom. Banyak kasus bunuh diri karna stress. Rumah sakit jiwa tiba” penuh. Pasien penyakit jiwa melonjak tajam. Kita tidak bisa silaturrahim keluarga, tetangga, teman. Pengantin yg menikah hanya di KUA saja tanpa resepsi. Rumah sakit sudah penuh. Bahkan ada rumah sakit yg tidak sanggup lagi menampung pasien virus corona. Wisma atlet Kemayoran sudah penuh dengan pasien virus corona. Pasien tersiksa, dokter tersiksa, suster tersiksa. Kita yg sehat juga tersiksa dipaksa tinggal di rumah saja. Kita tidak bisa wisata, jalan”, keluar rumah. Kita tidak bisa ke luar kota, bahkan ke luar negri.

Firman Allah SWT surah Al A’raf #96: “& bila penduduk negri beriman & bertaqwa, niscaya Kami akan melimpahkan bagi mereka berkah dari langit & bumi tapi mereka mendustakan rasul. Kami siksa mereka atas apa yg telah mereka perbuat

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & anda para Jemaah Jumat supaya mengamalkan protokol kesehatan. Tetap tinggal di rumah. Keluar rumah bila perlu saja. Bila keluar rumah pakai masker. Jangan berkumpul rame”. Amalkan physical distancing & social distancing. Bila batuk & bersin, gunakan tissue. Rajin mencuci tangan dengan hand sanitizer. Makan makanan kesehatan. Minum minuman kesehatan. Makan & minum yg bergizi tinggi. Jangan bersalaman. Masjid sekarang sudah tidak pakai karpet lagi. Masjid memberlakukan physical distancing & social distancing. Bila anda sholat di masjid, berwudhu dr rumah & bawa sajadah sendiri. Petugas akan memeriksa suhu tubuh anda sebelum masuk masjid. Jangan anda pergi ke luar Jakarta. Bahkan bagi anda yg di luar Jakarta, mohon selama zaman pandemic ini, anda tidak datang ke Jakarta dulu.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bila anda mendengar wabah penyakit berjangkit di suatu negri, maka jangan anda datang ke negri itu. Bila wabah penyakit berjangkit di negri dimana anda berada, maka jangan anda keluar dari negri itu karna mau melarikan diri

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #155 & #156: #155 “& Kami pasti akan menguji anda dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta & jiwa serta buah”an. Kabarkan berita gembira bagi orang yg sabar” #156 “Yakni bila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” (Sungguh kami milik Allah SWT & sungguh kami kembali kehadiratNya)

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

 

No comments:

Post a Comment