Friday, December 31, 2021

Kematian Covid-19

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan siang hari ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “KEMATIAN COVID-19”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Tahun 2020 & 2021 adalah tahun duka cita & tahun mengheningkan cipta karna pandemi Covid-19. Sudah 2 tahun, kita melewati kehidupan yg serba tidak pasti saban hari. Kita tidak tau kapan Covid-19 berakhir. Virus Covid-19 pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina tahun 2019, 2 tahun yg lalu. Dari Wuhan, virus Covid-19 menjalar ke penjuru Cina. Kemudian menjalar ke Eropa.  Kemudian menjalar ke penjuru dunia. Kemudian virus Covid-19 masuk ke Indonesia u/ pertama kali tgl 2 Maret 2020. Virus Covid-19 menjalar ke penjuru Indonesia.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Kematian Covid-19 sudah banyak terjadi sepanjang zaman pandemi Covid-19. Kematian Covid-19 tidak pandang bulu. Siapapun bisa terpapar Covid-19. Bila telah kena Covid-19, tinggal 2 opsi: sembuh atau meninggal dunia. Banyak kita kehilangan teman, saudara, keluarga yg meninggal dunia karna Covid-19. Bahkan ustadz, ulama meninggal dunia karna Covid-19. Syekh Ali Jaber meninggal dunia karna Covid-19 tgl 14 Januari 2021. Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia karna Covid-19 tgl 10 Mei 2021. Sudah banyak ulama yg meninggal dunia sepanjang zaman pandemi Covid-19. Sudah banyak saudara kita yg telah mendahului kita sepanjang tahun 2020 & 2021 karna Covid-19. Bahkan dokter khususnya & tenaga medis umumnya meninggal dunia. Dokter & tenaga medis melewati beban kerja dahsyat secara drastis. Dokter bekerja dengan pakaian APD. Saban hari rumah sakit menerima pasien Covid-19. Wisma Atlet Kemayoran dijadikan RS darurat Covid-19. Sekarang tenaga medis wisma atlet ada yg sudah kena Covid-19 varian omicron.

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Selama zaman pandemi Covid-19, saban hari kita mendengar kasus positif & berita duka cita kematian Covid-19. RS dibanjiri pasien Covid-19. Kuburan dibanjiri jenazah korban Covid-19. Orang yg meninggal karna Covid-19 antri u/ pemakaman. Bahkan bila meninggal pagi, baru bisa dimakamkan malam hari. Korban yg meninggal karna Covid-19 tidak bisa dibawa ke rumah duka. Jenazah korban Covid-19 tidak bisa disholatkan di masjid. Keluarga korban Covid-19 harus pakai APD u/ menguburkan jenazah korban Covid-19. Jenazah korban Covid-19 dimakamkan dengan peti jenazah Covid-19.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #286: “Allah SWT tidak membebeni seorang hamba kecuali sesuai dengan kesanggupannya. Dia memperoleh pahala dari amalannya & dia memperoleh dosa dari kejahatannya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Sejak zaman pandemi Covid-19, PSBB & PPKM terus diberlakukan. Di awal zaman pandemi Covid-19, PSBB ketat. Kita dipaksa tinggal di rumah saja. Kita tidak bisa beraktivitas di luar rumah. Kita beraktivitas online di rumah. Guru mengajar online di rumah. Siswa belajar online di rumah. Dosen mengajar online di rumah. Mahasiswa kuliah online di rumah. Masjid ditutup. Jumatan khususnya ditiadakan & sholat fardhu 5 waktu umumnya ditiadakan. Ramadhan sholat sunnah taraweh di masjid ditiadakan. Masjid Istiqlal tidak mengadakan sholat sunnah Idul Fitri 1442 ditiadakan. Sholat sunnah Idul Adha di masjid ditiadakan. Sejak Idul Fitri sampai Idul Adha, Mei sampai Agustus 2021, kasus Covid-19 melonjak dahsyat drastis. PPKM tarik rem darurat diberlakukan kembali.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #155 & #156: #155 “& Kami pasti akan menguji anda dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta & jiwa serta buah”an. Kabarkan berita gembira bagi orang yg sabar” #156 “Yakni bila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” (Sungguh kami milik Allah SWT & sungguh kami kembali kehadiratNya)

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan jasad yg sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Mengakhiri tahun 2021 & mimbar Jumat yg terakhir tahun 2021, marilah kita bermunajat kehadirat Allah SWT. Kita audit diri kita selama tahun 2021. Kita audit kehidupan kita selama tahun 2021. Marilah kita berazam supaya tahun 2022 kehidupan kita lebih baik daripada tahun 2021. Semoga pada tahun 2022, kita sudah bebas dari zaman musibah pandemi Covid-19. Kita sudah bisa buka masker. Kita sudah bisa silaturrahim seperti dahulu kala sebelum pandemi Covid-19. Semoga pada tahun 2022, kita sudah bisa Jumatan dengan saf yg rapat. Kita sudah bisa membanjiri majlis ta’lim supaya memperoleh berkah ilmu. Semoga pada bulan Ramadhan 1443, kita sudah bisa sholat sunnah taraweh berjemaah dengan saf yg rapat. Kita sudah bisa silaturrahim & buka puasa bersama. Semoga Idul Fitri 1443, kita sudah bisa sholat sunnah Idul Fitri berjemaah dengan saf yg rapat di masjid & di lapangan masjid. Kita sudah bisa pulang kampung, mudik ke kampung halaman u/ merayakan Idul Fitri & silaturrahim dengan keluarga yg jauh. Semoga Idul Adha 1443, kita sudah bisa sholat sunnah Idul Adha berjemaah dengan saf yg rapat di masjid & di lapangan masjid. Semoga jemaah umroh sudah bisa membanjiri Al Haramain. Semoga jemaah umroh sudah bisa membanjiri Masjid Al Haram & Masjid Nabawi. Semoga jemaah haji yg tidak bisa berangkat haji tahun 2020 & 2021 sudah bisa berangkat menyempurnakan ibadah haji di Al Haramain pada tahun 2022.

 

Muflis

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti akan terjadi hari Jumat. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman & taqwa kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “MUFLIS”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Muflis berasal dari Bahasa Arab artinya pailit, bangkrut, gulung tikar. Bila daya beli masyarakat sudah tidak memadai, bisnis sepi, ujung”nya pailit. Bila perusahaan banyak hutang, krisis ekonomi, perusahaan akan gulung tikar. Pailit di dunia masih mending, hanya cobaan dari Allah SWT.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Bila kita muflis, pailit, bangkrut, gulung tikar di hari kiamat, maka akan menjadi bumerang u/ kita. Orang muflis itu bukan orang yg tidak punya uang 1 juta ringgit Malaysia, 1 juta ringgit Brunei, asuransi, deposito. Orang yg kaya amalan selama kehidupannya di dunia tapi menjadi orang yg pailit di hari kiamat. Saham amalannya didiskualifikasi oleh Allah SWT. Orang yg rajin menyempurnakan saham amalan tapi juga suka menzalimi orang lain. Dia rajin mengkaji kitab kuning, riyadhushsholihin, sedekah karna pamer, sedekah dengan menghardik orang yg dia tolong. Sahamnya banyak. Saham sholat 5 waktu, saham umroh, saham sholat di Masjidil Haram, saham sholat di Masjid Nabawi, saham ziarah ke Masjid Al Aqsa, saham qurban u/ Palestina, saham umroh Ramadhan, saham haji, saham puasa Ramadhan, saham puasa Senin & Kamis, saham puasa ayyamul bidh saban bulan. Dia sudah haji tidak sholat 5 waktu. Dia sudah haji, tidak Jumatan lagi. Dia sudah haji korupsi. Dia sudah haji berzinah. Dia sudah haji, sombong sama tetangganya. Dia sudah haji, menindas teman”nya. Padahal teman”nya, tetangganya yg selalu ada u/ dia di zaman susah. Dia telah menjadi jutawan ekonomi & jutawan agama tapi sombong. Kemudian apa bedanya dengan jutawan setan, jutawan dosa? Tidak beda dia walaupun telah haji. Dia gayanya pakai baju gamis, pakai sorban supaya dipanggil pak haji. Padahal itu haji pencitraan. Sudah haji semakin liar. Sudah haji doyannya adu domba, fitnah, menjelek”an orang lain, menzalimi orang lain. Sudah haji jadi orang ketiga merusak persahabatan orang lain. Sudah haji bahkan merusak mahligai rumah tangga orang lain. Itu haji maksiat, haji setan, haji palsu.

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Pada hari kiamat, pengadilan padang mahsyar, Allah SWT saja yg Hakim, kita semua hanyalah terdakwa. Misal kita menzalimi 4 orang di dunia. Mereka berempat itu laporan sama Allah SWT bahwa mereka dizalimi di dunia. Pahala kita ditransfer ke mereka. Dosa mereka ditransfer ke kita. Orang pertama laporan sama Allah SWT, transfer tukeran pahala & dosa. Pahala kita masih ada tapi kita sudah menanggung dosa orang pertama. Orang #2 laporan sama Allah SWT, transfer pahala & dosa. Pahala kita sudah berkurang, yg ada bayar denda ganti rugi ke orang #2. Kita tanggung dosa orang #2 Orang #3 laporan sama Allah SWT, transfer pahala & dosa. Pahala kita makin sedikit bayar denda ganti rugi ke orang #3. Kita menanggung dosa orang #3. Orang #4 laporan sama Allah SWT, sisa stock pahala kita terakhir bayar denda ganti rugi ke orang #4. Kita tanggung dosa mereka berempat itu. Bila sudah habis pahala amal sholeh kita bayar denda ganti rugi ke orang yg kita zalimi, akhirnya pahala kita yg sempurna didiskualifikasi oleh Allah SWT dengan nilai NOL. Harusnya kita masuk surga. Karna mereka berempat itu laporan sama Allah SWT, pahala amal sholeh kita digunakan u/ bayar denda ganti rugi ke mereka, kita terjeblos ke api neraka.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: Siapa yang pailit? “Manusia yang pailit itu bukanlah mereka yang tidak berharta & tempat tinggal”."Sungguh orang yang pailit itu mereka yang tidak menunaikan hak-hak orang lain seperti mencaci, merampas harta tanpa hak, memukul tanpa sebab dll”

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Tahukah anda siapakah orang yang pailit?” Para sahabat menjawab: Bagi kami orang yang pailit ialah orang yang tidak memiliki uang, harta”. Kemudian Baginda Rasulullah SAW bersabda lagi: Sebenarnya orang yang pailit dalam kalangan umatku mereka yang pada hari Kiamat datang dengan membawa pahala amal solat, puasa, zakat & haji tetapi semasa di dunia mereka pernah mencemooh orang, menuduh tanpa bukti, memakan harta dengan zalim, membunuh & memukul sesuka hati. Kemudian pada hari kiamat, orang yang di zalimi akan menerima pahala amal si pelaku. Bila pahala amalnya telah habis (diberikan) sedangkan kesalahan & dosanya semasa di dunia kepada orang yang tidak berdosa masih banyak, maka Alllah SWT akan memberi pula dosa orang yang dizalimi itu kepadanya sehingga semakin berat bebannya, kemudian Allah SWT jebloskan dia ke dalam neraka."

Firman Allah SWT surah Thaha #124-#126

#124 “& barangsiapa yg berpaling dari peringatanKu, maka sungguh dia akan menjalani kehidupan yg sempit & Kami akan mengumpulkannya di hari kiamat dalam keadaan buta

#125 Dia berkata “Wahai Tuhanku, mengapa Anda kumpulkan saya dalam keadaan buta, padahal dahulu saya bisa melihat?”

#126 Allah SWT berfirman “Demikianlah, dahulu telah datang bagi anda ayat” Kami & anda mengabaikannya & mengingkari ayat” Tuhannya. Sungguh azab di akhirat itu lebih dahsyat & lebih kekal”

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

 

 

Amalan menjadi debu

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan siang hari ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “AMALAN MENJADI DEBU”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Imam Ibnu Rajab Rahimahullah memberitakan dalam kitabnya “Al Mahajjah fii Sair Ad Duljah”

Ada 7 golongan manusia yg amalannya menjadi debu, yakni:

#1 Golongan yg mempunyai saham amalan sholeh yg berlimpah seraya bangga & takjib mengharapkan berkah amalan sholehnya. Tiba di hari kiamat, amalannya menjadi debu dosa.

Al Fudhail Rahimahullah berkata: “Mereka selama di dunia banyak saham amalan sholeh tapi mereka bangga & takjub mengharapkan berkah amalan sholehnya. Tiba di hari kiamat, amalannya menjadi dosa

Firman Allah SWT surah Az Zumar #47: “& jelaslah bagi mereka azab Allah SWT yg belum pernah mereka perkirakan

#2 Golongan yg berdosa kemudian meremehkannya

Banyak orang yg tidak peduli dengan dosa. Dia tidak merasakan dahsyatnya pil pahit dosa. Memang setiap hamba Allah SWT tidak luput dr dosa. Namun, kita harus segera taubat mohon ampun kehadirat Allah SWT.

Firman Allah SWT surah An Nur #15: “& anda menganggapnya hanya sesuatu yg ringan saja.  

#3 Golongan yg berdosa tapi dihiasi oleh setan dengan amalan sholeh. Dia melihatnya sebagai amalan sholeh

Orang yg tertipu dengan amalan sholehnya. Padahal amalan sholehnya tidak dimaqbulkan oleh Allah SWT.

Firman Allah SWT surah Al Kahfi #103&#104: #103 Katakanlah, “Apakah perlu Kami kabarkan orang yg paling rugi amalannya?” #104: “Yakni orang yg amalannya sia” dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah beramal sebaik”nya

#4 Golongan yg riya dengan amalan sholeh

Riya adalah beramal karna ingin viral. Riya termasuk syirik kecil. Sholat maunya difoto, divideo, diviralkan di media sosial. Haji & umroh diviralkan di media sosial. Sedekah difoto, divideo. Zakat difoto, divideo tatkala transaksi kemudian diviralkan di media sosial. Amalan yg demikian tidak dimaqbulkan oleh Allah SWT.

Firman Allah SWT surah Al Maun #4-#6:  #4 “Maka celakalah orang yg sholat” #5 “Yakni orang yg lalai dalam sholatnya” #6 “Yg berbuat riya

#5 Golongan yg beramal sholeh tapi menzalimi orang lain

Orang yg beramal sholeh tapi menzalimi orang lain akan menjadi orang muflis di hari kiamat. Muflis itu bangkrut, pailit, gulung tikar. Amalan kita menjadi denda & ganti rugi kepada orang yg kita zalimi.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Tahukah anda siapakah orang yang pailit?” Para sahabat menjawab: Bagi kami orang yang pailit ialah orang yang tidak memiliki uang, harta”. Kemudian Baginda Rasulullah SAW bersabda lagi: Sebenarnya orang yang pailit dalam kalangan umatku mereka yang pada hari Kiamat datang dengan membawa pahala amal solat, puasa, zakat & haji tetapi semasa di dunia mereka pernah mencemooh orang, menuduh tanpa bukti, memakan harta dengan zalim, membunuh & memukul sesuka hati. Kemudian pada hari kiamat, orang yang di zalimi akan menerima pahala amal si pelaku. Bila pahala amalnya telah habis (diberikan) sedangkan kesalahan & dosanya semasa di dunia kepada orang yang tidak berdosa masih banyak, maka Alllah SWT akan memberi pula dosa orang yang dizalimi itu kepadanya sehingga semakin berat bebannya, kemudian Allah SWT jebloskan dia ke dalam neraka."

#6 Golongan yg beramal sholeh tapi kufur

Orang yg kufur kehadirat Allah SWT. Dia memperoleh nikmat Allah SWT tapi dia kufur & ingkar.

Firman Allah SWT surah Ibrahim #7: & ingatlah tatkala Tuhan anda berkata, “Sungguh bila anda bersyukur, niscaya Saya akan menyempurnakan nikmat Saya bagi anda tapi bila anda mengingkari nikmat Saya, maka azab Saya amat dahsyat”

#7 Golongan yg berdosa menghapus amalannya

Hati” dengan dosa. Dosa dapat menghapus amalan anda.

Firman Allah SWT surah Al Furqan #23: “& Kami akan memperlihatkan segala amalan yg telah mereka perbuat, kemudian Kami jadikan amalan itu bagaikan debu yg berterbangan

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

 

 

Munajat terakhir: kilas balik 2021

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan siang hari ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “MUNAJAT TERAKHIR: KILAS BALIK 2021”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Tahun 2021 akan segera meninggalkan kita dalam waktu kurang dari 24 jam. Hari ini kita berada pada hari Jumat, 31 Desember 2021. Sadar tidak sadar ternyata kita telah berada di hari Jumat yg terakhir & hari terakhir tahun 2021. Tahun 2021 adalah tahun duka cita & tahun mengheningkan cipta. Banyak sekali musibah yg terjadi sepanjang tahun 2021. Bulan Desember ini banyak sekali musibah yg terjadi. Gunung Semeru meletus tgl 4 Desember 2021. Gempa NTT tgl 14 Desember 2021. Banjir di Malaysia tgl 18 Desember 2021. Banjir paling dahsyat selama 100 tahun atau 1 abad. Hujan deras tanpa henti menimbulkan banjir dahsyat di Malaysia. Bahkan ibukotanya saja, Kuala Lumpur diterjang banjir dahsyat. Badai angin topan di Philippine tgl 16 Desember 2021. Jakarta banjir tgl 21 Desember 2021. Palembang banjir tgl 25 Desember 2021. Banjir tatkala hari natal. Maluku kemaren gempa tgl 30 Desember 2021. Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial alias Mang Oded meninggal dunia tgl 10 Desember 2021 tatkala mau menjadi khatib Jumat. Banyak sekali musibah terjadi di bulan Desember.

Firman Allah SWT surah Al A’raf #96: “& bila penduduk negri beriman & bertaqwa, niscaya Kami akan melimpahkan bagi mereka berkah dari langit & bumi tapi mereka mendustakan rasul. Kami siksa mereka atas apa yg telah mereka perbuat

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Bila kita kilas balik ke 364 hari yg lalu, mulai tgl 1 Januari 2021 sampai 31 Desember 2021 sudah lebih dari 2000 musibah terjadi termasuk pandemi Covid-19. Tahun 2021 dimulai pada hari Jumat & berakhir pula pada hari Jumat. Syekh Ali Jaber meninggal dunia tgl 14 Januari 2021 karna Covid-19. Ustadz Memed Sururi meninggal dunia tgl 16 Februari 2021. Ustadz Tengku Zulkarnain meninggal dunia tgl 10 Mei 2021 karna Covid-19. Bahkan selama zaman pandemi Covid-19 sudah banyak sekali ulama yg meninggal dunia, karna Covid-19 & non Covid-19. Kecelakaan pesawat Sriwijaya Air di kepulauan Seribu tgl 9 Januari 2021. Gempa di Sulawesi Barat tgl 15 Januari 2021. KRI Nanggala 402 tenggelam di perairan laut utara Bali tgl 25 April 2021. Kecelakaan ini terjadi di bulan Ramadhan 1442. Pada akhir Ramadhan 1442, Palestina dibombardir Yahudi & Israel. Palestina menang melawan Yahudi tgl 21 Mei 2021. Eropa banjir tgl 12 Juli 2021.

Firman Allah SWT surah Asy Syura #30: “& musibah apa saja yg menimpa anda karna perbuatan tangan anda sendiri & Allah SWT memaafkan kesalahan anda

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Kita masih saja dijajah pandemi Covid-19. Tidak terrasa, sudah 2 tahun saja kehidupan kita dijajah pandemi Covid-19. Banyak sekali varian baru virus Covid-19. Ada Alpha, Beta, Gamma, Delta. Sekarang keluar lagi varian baru, Omicron. Bulan Mei sampai Agustus 2021, kasus Covid-19 sedang ganas. Banyak kita mendengar kasus positif Covid-19 yg baru. Bahkan banyak kita mendengar berita duka cita kematian Covid-19. Kita kehilangan kehidupan selama zaman pandemi Covid-19. Kita kehilangan teman, saudara, keluarga yg meninggal dunia karna Covid-19. Banyak sekali saudara kita yg telah mendahului kita selama tahun 2021, karna Covid-19 & non Covid-19. Ada beberapa masjid yg tidak mengadakan sholat sunnah Idul Fitri. Masjid Istiqlal tidak mengadakan sholat sunnah Idul Fitri 1442. Juli 2021, pemerintah menetapkan PPKM tarik rem darurat seiring ganasnya kasus Covid-19. Kita dipaksa harus tinggal di rumah. Segala pergerakan kehidupan kita serba terbatas. Jumatan ditiadakan selama PPKM tarik rem darurat Juli 2021. Sholat sunnah Idul Adha 1442 di masjid ditiadakan.

Firman Allah SWT surah Al Isra #16: “& bila Kami hendak membinasakan suatu negri, Kami akan perintahkan kepada orang yg hidup mewah di negri itu supaya taat kehadirat Allah SWT, tapi bila mereka berbuat maksiat di negri itu, maka berlakulah kepadanya hukuman Kami. Maka akan Kami binasakan negri itu sehancur”nya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Tahun 2021 ini terjadi hari libur Islam digeser. Tahun baru Islam 1443 yg jatuh pada hari Selasa, 10 Agustus 2021, liburnya digeser ke Rabu, 11 Agustus 2021. Maulid Baginda Rasulullah SAW 1443 yg jatuh pada hari Selasa, 19 Oktober 2021, liburnya digeser ke Rabu, 20 Oktober 2021. Libur natal & tahun baru ditiadakan. Awalnya PPKM level #3 akan diberlakukan tgl 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. Sekarang yg berlaku PPKM level #1 sampai 2 Januari 2022. Idul Fitri 1442 jatuh bareng dengan Kenaikan Isa Al Masih tgl 13 Mei 2021.

Firman Allah SWT surah At Taubah #37: “Sungguh pengunduran bulan haram itu menambah kekafiran. Orang yg disesatkan dengan pengunduran itu, mereka menghalalkannya setahun & mengharamkannya setahun yg lain supaya mereka dapat menyesuaikan dengan bilangan yg diharamkan oleh Allah SWT. Oleh setan dijadikan terrasa indah bagi mereka perbuatan buruk mereka. & Allah SWT tidak memberi petunjuk bagi orang kafir

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #155 & #156: #155 “& Kami pasti akan menguji anda dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta & jiwa serta buah”an. Kabarkan berita gembira bagi orang yg sabar” #156 “Yakni bila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” (Sungguh kami milik Allah SWT & sungguh kami kembali kehadiratNya)

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan jasad yg sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Mengakhiri tahun 2021 & mimbar Jumat yg terakhir tahun 2021, marilah kita bermunajat kehadirat Allah SWT. Kita audit diri kita selama tahun 2021. Kita audit kehidupan kita selama tahun 2021. Marilah kita berazam supaya tahun 2022 kehidupan kita lebih baik daripada tahun 2021. Semoga pada tahun 2022, kita sudah bebas dari zaman musibah pandemi Covid-19. Kita sudah bisa buka masker. Kita sudah bisa silaturrahim seperti dahulu kala sebelum pandemi Covid-19. Semoga pada tahun 2022, kita sudah bisa Jumatan dengan saf yg rapat. Kita sudah bisa membanjiri majlis ta’lim supaya memperoleh berkah ilmu. Semoga pada bulan Ramadhan 1443, kita sudah bisa sholat sunnah taraweh berjemaah dengan saf yg rapat. Kita sudah bisa silaturrahim & buka puasa bersama. Semoga Idul Fitri 1443, kita sudah bisa sholat sunnah Idul Fitri berjemaah dengan saf yg rapat di masjid & di lapangan masjid. Kita sudah bisa pulang kampung, mudik ke kampung halaman u/ merayakan Idul Fitri & silaturrahim dengan keluarga yg jauh. Semoga Idul Adha 1443, kita sudah bisa sholat sunnah Idul Adha berjemaah dengan saf yg rapat di masjid & di lapangan masjid. Semoga jemaah umroh sudah bisa membanjiri Al Haramain. Semoga jemaah umroh sudah bisa membanjiri Masjid Al Haram & Masjid Nabawi. Semoga jemaah haji yg tidak bisa berangkat haji tahun 2020 & 2021 sudah bisa berangkat menyempurnakan ibadah haji di Al Haramain pada tahun 2022.