Friday, February 7, 2020

Kerajaan Saba'


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “KERAJAAN SABA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Kerajaan Saba’ dijadikan menjadi salah satu surah Al Quran, yakni surah Saba’. Kerajaan Saba’ terletak di Yaman. Kemasyhuran kerajaan Saba’ sangat fenomenal zaman dahulu. Kerajaan Saba’ berdiri tahun 1300 SM. Seorang lelaki bertanya kepada Baginda Rasulullah SAW, “Wahai Baginda Rasulullah SAW, kabarkan saya tentang kerajaan Saba’. Apakah Saba’ itu? Apakah ia nama tempat atau nama wanita?” Baginda Rasulullah Saw menjawab, “Saba’ bukan nama tempat & bukan nama wanita tapi lelaki Arab yg mempunyai 10 anak dari bangsa Arab. 6 anaknya di Yaman. 4 anaknya di negri Syam”. Sabda Baginda Rasulullah SAW seraya melanjutkan sabdanya riwayat Ibnu Abbas: “Yg di Yaman yakni: Madzhij, Kindah, Al Azd, Al Asyariyun, Anmar, Himyar. Yg di negri Syam yakni: Lakhm, Judzam, Amilah, Gassan”.

Nama asli Saba’ yakni Abdusy Syams. Nama Kabilah Arab berasal dari nama anak” Saba’. Kerajaan Saba’ dulunya dikenali dengan kerajaan Mu’inah. Raja Saba’ dulunya dikenali dengan Mukrib Saba’. Ibukotanya Sharwah.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Kerajaan Saba’ terkenal dengan hasil alam yg melimpah. Banyak orang yg bekerja sama dengan kerajaan Saba’. Ekonomi kerajaan Saba’ sangat maju, berkembang pesat. Kerajaan Saba’ mempunyai 2 buah kebun di kanan & kiri. 2 kebun itu diapit 2 gunung di Ma’rib. Tanahnya subur menghasilkan buah & sayur. Kerajaan Saba’ membangun bendungan Ma’rib yg bisa menampung air sungai di bukit Yaman bila musim hujan tiba. Bendungan Ma’rib adalah sumber air u/ masyarakat Saba’.

Firman Allah SWT surah Saba’ #15: “Sungguh bagi kaum Saba’, ada tanda kebesaran Tuhan di tempat kediaman mereka, yakni 2 buah kebun di kanan & kiri. Bagi mereka dikatakan: “Makanlah bagimu rezeki yg dianugerahkan Tuhanmu & bersyukurlah kehadiratNya. Negrimu adalah negri yg baik & Tuhanmu Tuhan Maha Pengampun” “

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Sebelum Ratu Balqis masuk Islam, rakyat Saba’ menyembah matahari & bintang. Setelah Ratu Balqis masuk Islam, kaum Saba’ berbondong” masuk Islam karna dakwah Nabi Sulaiman AS. Kehancuran bendungan Ma’rib karna kaum Saba’ kufur kehadirat Allah SWT. Seekor tikus yg lebih besar dari kucing menghancurkan bendungan Ma’rib. Bendungan Ma’rib hancur tahun 542.

Firman Allah SWT surah Saba’ #16&#17: #16 “Tetapi mereka berpaling, maka Kami kirim kepada mereka banjir yg besar & Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yg ditumbuhi pohon yg berbuah pahit, yakni pohon Asl & sedikit pohon Sidr” #17 “Demikian Kami memberikan balasan kepada mereka karna kekafiran mereka. & Kami tidak menjatuhkan azab kecuali kepada orang” yg kafir

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Sejak bendungan Ma’rib hancur, rakyat Saba’ hidup menderita. Tumbuhan tidak lagi menghasilkan buah. Kerajaan Saba’ berubah 180 derajat, yg tadinya subur menjadi tandus.

Firman Allah SWT surah Saba’ #18&#19: #18 “& Kami jadikan mereka & negri yg diberkahi (negri Syam), beberapa negri yg berdekatan & Kami tetapkan kepada negri” itu jarak perjalanan. Berjalanlah anda di negri itu di malam & siang dengan aman” #19 Maka mereka berkata, “Wahai Tuhan kami, jauhkan jarak perjalanan kami & mereka menzalimi diri mereka sendiri, maka Kami jadikan mereka bahan pembicaraan & Kami hacurkan mereka. Sungguh pada yg demikian itu benar” terdapat tanda” keagungan Allah SWT bagi orang yg sabar & bersyukur”

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.




No comments:

Post a Comment