Friday, June 26, 2020

Kematian mendadak


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti akan terjadi di hari Jumat. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “KEMATIAN MENDADAK”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Setiap hamba Allah SWT pasti mati. Setiap hama pasti akan kembali kehadirat Allah SWT. Sungguh ironis sekali, banyak sekali fenomena kematian mendadak di akhir zaman. Orang yg kemarin sehat, ceria. Hari ini kita mendengar berita duka cita dia telah meninggal dunia. Ada yg habis main futsal, kecapean, tertidur meninggal dunia. Ada yg meninggal dunia dalam tidur. Ada yg meninggal dunia dalam sholat. Ada yg habis membaca Al Quran, jatuh pingsan, meninggal dunia. Bahkan yg lebih ironis lagi, kematian mendadak menyerang orang yg berusia muda bahkan anak”. Bila meninggal dunia karna kecelakaan, itu biasa. Dia berlumuran darah. Otaknya mengalami pendarahan. Ada orang yg lagi pidato di seminar, jatuh pingsan, meninggal dunia. Bahkan ada khatib yg sedang khutbah Jumat, jatuh dari mimbar meninggal dunia. Pagi ketemu sholat Subuh di masjid. Setelah sholat Subuh, jogging bareng. Jam 9 kita mendengar berita duka cita, dia telah meninggal dunia. Sekejap saja rumahnya berubah menjadi rumah duka. Padahal jam 6 kita ngobrol pas jogging bareng. Jam 9 sudah terbujur kaku di rumah sendiri. Siangnya harusnya Jumatan bareng dia. Siangnya dia menjadi jenazah yg menunggu u/ disholatkan setelah Jumatan. Setelah Jumatan, kita menyolatkan jenazahnya. Setelah Jumatan, kita mengantarkannya ke kubur.

Firman Allah SWT surah Luqman #34: “Sungguh hanya di sisi Allah SWT ilmu tentang hari kiamat. & Dia yg menurunkan hujan & mengetahui apa yg ada di dalam rahim. & tidak seorangpun mengetahui apa yg akan diperbuatnya besok. & tidak seorangpun mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh Allah SWT Maha Mengetahui & Maha Mengenal

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Setiap hamba dibangkitkan menurut kematiannya

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Sungguh amalan itu tergantung akhirnya

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Bumi ini sudah tua. Kita berada di ambang usia dunia. Kita berada di ambang zaman bahkan di ambang kiamat. Orang dulu itu usianya panjang”. Nabi Adam AS 1000 tahun. Nabi Nuh AS 950 tahun. Nabi Hud AS 464 tahun. Nabi Ibrahim AS 200 tahun. Nabi Ismail AS 137 tahun. Nabi Ishaq AS 180 tahun. Nabi Ya’qub AS 137 tahun. Nabi Yusuf AS 110 tahun. Nabi Musa AS 120 tahun. Nabi Harun AS 122 tahun. Nabi Daud AS 100 tahun. Baginda Rasulullah SAW 63 tahun. Oleh karna demikian, umat Baginda Rasulullah SAW itu rata” masa berlakunya 60-70 tahun. Semakin ke sini, semakin ke akhir zaman, semakin di ambang kiamat, usia manusia pendek”. Sekarang sudah menjamur fenomena kematian mendadak. Bahkan bayi baru lahir meninggal. Anak sekolah meninggal. Kematian mendadak memang mengejutkan banyak pihak. Tidak ada hujan, tidak ada angin, tiba” meninggal dunia.

Firman Allah SWT surah Al Mu’minun #99 & #100:
#99 Demikian keadaan orang" kafir itu, hingga bila datang kematian, dia berkata "Wahai Tuhanku, kembalikan saya ke dunia"
#100 " "Supaya saya bisa beramal sholeh yg telah saya tinggalkan", sekali-kali tidak!, sungguh itu hanyalah dalih yg diucapkan saja. & di hadapan meraka ada alam barzah sampai hari kebangkitan mereka"

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Bila kita kaji menurut kacamata syariah Islam, kematian mendadak termasuk salah satu ciri” akhir zaman. Dulu orang desa yg usianya pendek. Orang kota yg usianya panjang. Kehidupan di desa terbatas, tidak ada apa”. Kehidupan di kota lebih memadai. Di akhir zaman ini, orang desa yg usianya panjang. Orang kota usianya pendek. Udara di desa lebih segar. Makanan di desa segar tidak bercampur zat kimia berracun. Fenomena zaman sekarang ini, makanan & minuman banyak bercampur zat kimia berracun. Polusi parah menimpa Jakarta. Obat” mengandung zat kimia. Dulu penyakit kanker menimpa orang dewasa, orang tua. Sekarang penyakit kanker menimpa orang usia muda bahkan anak”.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Hari kiamat tidak akan terjadi sehingga banyak fenomena kematian mendadak

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Kematian mendadak adalah nikmat bagi orang yg beriman & bencana bagi orang kafir

Firman Allah SWT surah Al Mu’minun #112-#116: #112 Allah SWT berfirman, “Berapa tahun lamanya anda tinggal di dunia?” #113 Mereka menjawab, “Kami tinggal di bumi sehari atau setengah hari, maka tanyakan kepada mereka yg menghitung” #114 Allah SWT berfirman, “anda tinggal di bumi hanya sebentar saja bila anda mengetahui” #115 “Maka apakah anda mengira bahwa Kami menciptakan anda main” & bahwa anda tidak akan dikembalikan kehadirat Kami?” #116 “Maha Tinggi Allah SWT, Raja yg sebenarnya. Tiada Tuhan selain Dia, Tuhan yg mempunyai Arsy yg mulia

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment