Wednesday, July 1, 2020

Menuntut ilmu kehidupan tiada penghulunya


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti akan terjadi pada hari Jumat. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “MENUNTUT ILMU KEHIDUPAN TIADA PENGHULUNYA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Syariah Islam telah memfardhukan menuntut ilmu bagi pemeluknya. Kita melewati pendidikan formal TK, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi. Banyak bidang ilmu yg kita pelajari di zaman sekolah. Bila tiba di perguruan tinggi, kita belajar bidang ilmu secara spesifik. Menuntut ilmu di sekolah ada batasan waktunya. Menuntut ilmu di universitas juga ada batasan waktunya. Menuntut ilmu kehidupan tiada batasannya. Menuntut ilmu kehidupan hukumnya fardhu hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Di sekolah, kita belajar dari guru. Di universitas, kita belajar dari dosen. Kita belajar ilmu kehidupan dari pengalaman. Pengalaman adalah guru yg terbaik. Pilot belajar seumur hidup. Saban 6 bulan sekali, ada ujian pilot, ujian kesehatan. Dokter juga belajar seumur hidup. Dokter sibuk menghadiri seminar kesehatan, ujian profesi dokter. Dokter harus meningkatkan ilmunya semakismal mungkin. Guru belajar sebelum mengajar u/ memahamkan siswa. Dosen belajar sebelum memberikan materi kuliah u/ memahamkan mahasiswa. Atlet harus rajin menekuni bidang olahraganya sepanjang kehidupan. Ilmu olahraga atlet itu u/ melatih siswanya, melatih calon atlet baru, kejuaraan.

Firman Allah SWT surah Al Mujadalah #11: “Wahai orang” yg beriman, bila dikatakan kepada anda, “Berilah kelapangan dalam majlis” ”, maka lapangkanlah, niscaya Allah SWT akan memberikan kelapangan bagi anda. & bila dikatakan, “Berdirilah anda”, maka berdirilah supaya Allah SWT mengangkat derajat orang yg beriman di antara anda & orang yg berilmu beberapa derajat. & Allah SWT Maha Teliti atas apa yg anda perbuat

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Menuntut ilmu kehidupan harus kita lakukan sendiri. Setiap orang melewati jalan kehidupan yg berbeda. Setiap orang mempunyai pengalaman yg berbeda. Setiap orang mempunyai pemahaman yg berbeda tentang kehidupan. Kehidupan harus kita lakoni dengan ilmu. Kita bicara dengan ilmu. Kita bertindak dengan ilmu. Kita bekerja dengan ilmu. Kita merantau dengan ilmu. Pengembaraan harus dengan ilmu. Dalam bekerja, kita belajar sambil bekerja. Dalam bisnis, kita belajar sambil menjalani bisnis. Dalam silaturrahim kita bertukar pikiran u/ menambah ilmu kehidupan.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Menuntut ilmu hukumnya fardhu bagi setiap muslim

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Ilmu agama Islam tidak cukup kita belajar di sekolah saja. Menuntut ilmu agama Islam berlaku sepanjang kehidupan kita. Menuntut ilmu agama Islam itu menuntut ilmu kehidupan. Kita belajar ilmu agama Islam dari majlis ta’lim, tausiyah Islam, Khutbah Jumat. Majlis ta’lim itu biasanya ustadz memberikan tausiyah 1 jam, sisanya sesi tanya jawab. Ada yg bertanya secara langsung, secara oral. Ada yg bertanya secara tidak langsung, dengan menulis pertanyaan di secarik kertas kecil. Kita bebas mau ikut majlis ta’lim dimana saja. Para ulama zaman dahulu itu menghabiskan kehidupannya dengan menuntut ilmu agama Islam. Mereka belajar agama Islam dari banyak guru. Mereka menghafal banyak hadits shahih dari banyak guru. Baginda Rasulullah SAW belajar Al Quran langsung dari Malaikat Jibril. Para sahabat belajar agama Islam langsung dari Baginda Rasulullah SAW.

Firman Allah SWT surah Ath Thur #21: “& orang” yg beriman beserta anak cucu mereka yg mematuhi mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka di surga, & Kami tidak mengurangi sedikitpun pahala kebajikan mereka. Setiap anak Adam terikat dengan apa yg diperbuatnya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Khutbah Jumat itu harus kita dengarkan & perhatikan. Kita memetik ibrah & I’tibar dari khutbah Jumat. Khutbah Jumat harus berisi tentang ilmu kehidupan. Bagi para khatib, sampaikan Khutbah Jumat yg segar, yg baru, sesuai pedoman Al Quran & As Sunnah. Banyak itu tema khutbah Jumat yg bisa dibahas dari Al Quran & As Sunnah. Jelaskan tema khutbah Jumat dengan semaksimal mungkin supaya Jemaah memperoleh banyak ilmu dari khutbah Jumat. Jemaah tidak sekedar datang ke masjid u/ Jumatan saja. Bila khatib khutbah, banyak Jemaah yg tidur, sibuk dengan gadget, ngobrol, tidak memperhatikan khutbah Jumat. Pulang Jumatan sudah lupa pesan khutbah Jumat. Jumatan Baginda Rasulullah SAW itu khutbah singkat, sholat lama. Khutbah Jumat Baginda Rasulullah SAW itu 15 menit. Sholatnya membaca surah Al A’la rakaat #1 & surah Al Gasyiyah rakaat #2. Kadang kala Baginda Rasulullah SAW Jumatan rakaat #1 membaca surah Al Jumu’ah & rakaat #2 membaca surah Al Munafiqun.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg menempuh jalan u/ menuntut ilmu, Allah SWT mudahkan baginya jalan ke surga

Firman Allah SWT surah Al Hasyr #18: “Wahai orang” yg beriman, bertaqwalah kehadirat Allah SWT & hendaklah setiap hamba memperhatikan apa yg telah diperbuatnya u/ hari esok (hari kiamat) & bertaqwalah kehadirat Allah SWT. Sungguh Allah SWT Maha Teliti atas apa yg anda perbuat

 fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment