Tuesday, July 28, 2020

Sejarah virus corona

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & mengambil I’tibar dari satu tema: “SEJARAH VIRUS CORONA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

2020 sudah ½ tahun. Sudah ½ tahun pula virus corona menimpa bumi ini. Virus corona menjadi trending topic tahun 2020. Saya akan menguraikan timeline virus corona dari awal timbulnya sampai sekarang. Virus corona berasal dari Wuhan, Cina. Virus corona timbul pertama kali di Wuhan tgl 31 Desember 2019. Wuhan melaporkan penemuan kasus virus corona ke kantor perwakilan WHO di Cina. 1 Januari 2020 WHO minta informasi lebih lanjut kepada pemerintah Cina & membentuk team manajemen insiden. 4 Januari 2020 WHO melaporkan via twitternya penemukan kasus pneumonia baru di Wuhan, Cina. 5 Januari 2020 WHO menjelaskan kasus pneumonia baru via sistim yg bisa diakses bagi semua Negara anggota WHO. WHO menghimbau supaya melakukan tindakan pencegahan resiko penyakit pernafasan akut. 9 Januari 2020 WHO menjelaskan penyebab wabah penyakit virus corona. 10-12 Januari 2020 WHO menerbitkan pedoman penanganan wabah penyakit virus corona via telekonfrerensi dengan ahli diagnostik laboratorium global. 13 Januari 2020 Thailand melaporkan kasus pertama virus corona. 24 Januari 2020 Prancis melaporkan 3 kasus virus corona pertama yg baru tiba dari Wuhan. 25 & 27 Januari 2020 direktur regional WHO u/ Eropa & Asia Tenggara mengadakan konfrensi pers menghimbau u/ persiapan penyelidikan & pengujian serta pencegahan virus corona dalam skala lokal khususnya & skala nasional umumnya.

Firman Allah SWT surah Asy Syura #30: “& musibah apa saja yg menimpa anda karna perbuatan tangan anda sendiri & Allah SWT memaafkan kesalahan anda

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

11 Februari 2020 virus corona secara resmi disebut covid 19. Banyak Negara mengikuti forum bagi menyelidiki asal muasal virus corona, penyebaran, pencegahan, penanganan. 29 Februari 2020 WHO resmi memberlakukan karantina di rumah. 7 Maret 2020 korban virus corona mencapai 100.000 orang di penjuru dunia. WHO menerbitkan pedoman kesiapsiagaan, respon u/ 4 skenario penyebaran virus corona yakni: tidak ada kasus, kasus sporadis, kelompok virus, penyebaran virus di masyarakat. 11 Maret 2020 WHO resmi menyatakan wabah penyakit virus corona sebagai pandemic.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #155 & #156: #155 “& Kami pasti akan menguji anda dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta & jiwa serta buah”an. Kabarkan berita gembira bagi orang yg sabar” #156 “Yakni bila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” (Sungguh kami milik Allah SWT & sungguh kami kembali kehadiratNya)

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Sudah 4 bulan kita dikarantina di rumah. Sekarang kita berada di masa PSBB transisi. Ada yg masih tetap di rumah. Ada yg masih takut keluar rumah. Ada yg sudah beraktivitas walaupun terbatas. Kita berperang melawan virus yg tersirat. Selama zaman pandemic corona, banyak sekali aktivitas ditiadakan, ekonomi lesu, bisnis lesu, karyawan yg dirumahkan tidak digaji, bahkan menjadi korban PHK. Kegiatan sekolah pindah ke rumah. Kegiatan kuliah pindah ke rumah. Kerja di rumah. Silaturrahim harus dilakukan online dari rumah masing”. Segala aktivitas pindah ke rumah. Tempat umum tutup, sekolah tutup, kampus tutup, kantor tutup, mall tutup, tempat wisata tutup bahkan masjid tutup. 2 bulan masjid tutup. 2 bulan sholat fardhu 5 waktu umumnya & Jumatan khususnya ditiadakan. Ramadhan di rumah saja. Kita tidak bisa silaturrahim buka puasa bersama. Sholat Idul Fitri ditiadakan. Mudik ditiadakan. Al Haramain ditutup. Umroh Ramadhan ditiadakan. Segala aktivitas terbatas. Kita tidak bisa berbuat apa” kecuali tinggal di rumah.

Firman Allah SWT surah Al Isra #16: “& bila Kami hendak membinasakan suatu negri, Kami akan perintahkan kepada orang yg hidup mewah di negri itu supaya taat kehadirat Allah SWT, tapi bila mereka berbuat maksiat di negri itu, maka berlakulah kepadanya hukuman Kami. Maka akan Kami binasakan negri itu sehancur”nya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Jangan keluar rumah bila tidak penting. Bila keluar rumah, pakai masker. Keluar rumah bila penting. Segera kembali ke rumah setelah urusan kelar. Rajin cuci tangan dengan hand sanitizer. Tetap physical distancing & social distancing. Jangan mengadakan acara yg berkerumun. Bila batuk tutup dengan tissue. Bila bersin tutup dengan tissue. Sekarang pebisnis kuliner membolehkan pengunjung makan di tempat dengan duduk dijarakkan. Tegal, Sukabumi, Pangandaran berani lockdown & sekarang sudah unlockdown, sudah hijau. Beberapa Negara sudah hijau. Perang melawan wabah penyakit virus corona bukan hanya tugas pemerintah, dokter, tenaga kesehatan. Kita menanggung beban berat melawan wabah penyakit virus corona berjemaah. Kita harus punya kesadaran, disiplin u/ melawan penyakit virus corona.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bila anda mendengar wabah penyakit berjangkit di suatu negri, maka jangan anda datang ke negri itu. Bila wabah penyakit berjangkit di negri dimana anda berada, maka jangan anda keluar dari negri itu karna mau melarikan diri

Firman Allah SWT surah Al A’raf #96: “& bila penduduk negri beriman & bertaqwa, niscaya Kami akan melimpahkan bagi mereka berkah dari langit & bumi tapi mereka mendustakan rasul. Kami siksa mereka atas apa yg telah mereka perbuat

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

 

 


No comments:

Post a Comment