Khutbah #1
Sidang Jumat yg
diberkahi Allah SWT,
Syukur Alhamdulillah,
di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam
Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya.
Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan
keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti akan terjadi hari Jumat.
Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT.
Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya &
para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman &
taqwa kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu
khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan
segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah
menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini,
dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.
Fardhu: Bila dikerjakan
berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda
Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan
berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan
tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Mimbar Jumat minggu ini
menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya
supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “ZAKAT MAAL”
Sidang Jumat yg
direstui Allah SWT,
Syariat Islam telah
mensyariatkan titah perintah zakat kepada pemeluknya. Titah perintah zakat
berlaku sejak tahun 2 H. Titah perintah zakat sudah berlaku sejak 1439 tahun yg
lalu. Titah perintah zakat berlaku sejak bulan Sya’ban tahun 2 H bareng dengan
titah perintah puasa Ramadhan & jihad serta pemindahan kiblat dari Masjid
Al Aqsa ke Masjid Al Haram. Zakat termasuk salah satu rukun Islam, yakni rukun
Islam #3. Allah SWT menggandeng titah perintah sholat & zakat dalam Al
Quran. Allah SWT pula menggandeng titah perintah sholat & zakat dalam rukun
Islam. Zakat dalam syariat Islam dibagi 2, yakni zakat fitrah & zakat maal.
Zakat fitrah dibayar di bulan Ramadhan. Zakat maal dibayar sekali dalam
setahun, yakni bila tiba haulnya. Mimbar Jumat minggu ini akan lebih fokus
membahas tentang zakat maal.
Firman Allah SWT surah
Al Baqarah #43: “& dirikanlah sholat
& tunaikanlah zakat serta ruku’lah bersama orang yg ruku’”
Sidang Jumat yg
diberkahi & direstui Allah SWT,
Zakat maal adalah zakat
harta. Zakat maal banyak disepelekan kaum muslimin. Banyak yg tidak mengerti
cara membayar zakat maal. Mereka hanya membayar zakat fitrah saja. Mereka
berpikir bila sudah membayar zakat fitrah, mereka sudah menyempurnakan titah
perintah zakat. Zakat itu @least 2,5% dari harta. Semakin banyak harta, maka
semakin besar zakatnya. 2,5% nya itu semakin besar. Bila kita punya tabungan di
Maybank Rp 60 juta, Bank Mega Rp 30 juta, HSBC Rp 120 juta, BRI Rp 160 juta,
kita punya deposito 1 juta ringgit Malaysia, 1 juta ringgit Brunei, 1 juta
dollar New Zealand, kita sudah mampu u/ membayar zakat maal. Harta yg sudah
setahun bulan Rabi Al Awal, keluarkan zakat maal di bulan Rabi Al Awal. Jangan
tunggu Ramadhan dikeluarkan bareng dengan zakat fitrah.
Firman Allah SWT surah
At Taubah #103: “Ambillah zakat dari
harta benda mereka u/ membersihkan & mensucikan mereka serta berdoalah kepada
mereka. Sungguh doamu itu menumbuhkan ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah SWT
Maha Mendengar & Maha Mengetahui”
Sidang Jumat
hafizhakumullah,
Ada 8 golongan yg
berhak menerima zakat yakni:
#1 Fakir: orang yg
tidak punya usaha, pekerjaan, harta u/ memenuhi kebutuhan kehidupannya sendiri
khususnya & tanggungan keluarganya umumnya
#2 Miskin: orang yg
punya usaha, pekerjaan, harta tapi tidak cukup u/ memenuhi kebutuhan
kehidupannya sendiri khususnya & tanggungan keluarganya umumnya
#3 Amil zakat: pengurus
zakat
#4 Muallaf: orang yg
baru masuk Islam
#5 Riqab: Hamba sahaya
#6 Garim: Orang yg
terlilit hutang
#7 Fii Sabilillah:
Pejuang jihad di jalan Allah SWT
#8 Ibnu Sabil: Orang yg
kehabisan bekal dalam perjalanan
Firman Allah SWT surah
At Taubah #60: “Sungguh zakat itu hanya
u/ orang fakir, miskin, pengurus zakat, muallaf, orang yg dibujuk hatinya u/
memerdekakan budak, orang yg terlilit hutang, u/ jalan Allah SWT, orang yg
dalam perjalanan sebagai suatu kefardhuan yg ditetapkan oleh Allah SWT. &
Allah SWT Maha Mengetahui & Maha Bijaksana”
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Harta yg kita zakatkan
harus harta kita sendiri. Jangan kita zakatkan harta hasil korupsi. Jangan kita
zakatkan harta yg bukan hak kita. Harta warisan, hasil usaha, hasil bisnis,
saham itu bisa kita zakatkan. Harta yg dizakatkan harus yg berkembang. Bila
harta telah mencapai nishab, harta tersebut wajib dizakatkan. Harta yg
dizakatkan harus melebihi dari kebutuhan pokok. Kebutuhan pokok adalah modal
mutlak kehidupan kita. Harta yg dizakatkan harus bebas dari hutang. Harta yg
dizakatkan harus yg kepemilikannya sudah setahun. Harta yg ada haulnya itu
berlaku kepada harta peternakan, harta perniagaan, harta simpanan. Bila kita
punya deposito 1 juta ringgit Malaysia & 1 juta ringgit Brunei Darussalam
selama setahun, kita harus membayar zakat deposito ringgit Malaysia &
ringgit Brunei Darussalam @2,5%. Bila deposito 1 juta ringgit Malaysia & 1
juta ringgit Brunei Darussalam kita
miliki sejak Jumadil Awal, maka zakatnya jatuh tempo di bulan Jumadil Awal
saban tahun. Jangan tunggu Ramadhan u/ membayar zakat maal. Bila kita bayar
zakat maal di bulan Ramadhan, kita menunggak zakat maal. Harta yg wajib
dizakatkan yakni emas & perak, hasil pertanian, hasil peternakan, hasil
perniagaan, kekayaan laut, rikaz. Rikaz itu harta karun, barang temuan. Harta
yg termasuk emas & perak yakni tabungan, deposito, saham, asset, uang.
Harta yg dapat diuangkan contoh rumah, villa, apartemen, tanah, mobil, motor.
Harta yg demikian jg wajib dizakatkan.
Firman Allah SWT surah
Al Munafiqun #9: “Wahai orang yg beriman,
jangan harta benda anda & anak” anda melalaikan anda dari mengingat Allah
SWT. & barangsiapa yg berbuat demikian, maka mereka itu orang yg rugi”
“fa’tabiruu yaa ulil albab”
Khutbah #2
Sidang Jumat
hafizhakumullah SWT,
Jangan pelit dengan
Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5
menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari
Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu
Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30
menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah
SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih
(ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna
malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam
setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah
penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan
Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai
Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban
bebas u/ kita.
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Saban hari Allah SWT
memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian.
Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita
semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita
semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti
menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan
nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan
nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.
No comments:
Post a Comment