Friday, March 13, 2020

Kebersihan cabang iman


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “KEBERSIHAN CABANG IMAN”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Syariah Islam menghimbau pemeluknya supaya menjaga kebersihan. Kebersihan termasuk cabang iman. Kita sering kali menemukan banyak slogan “Jagalah keberishan”, “Kebersihan cabang iman”. Di tempat umum, kita menemukan peringatan “Jangan membuang sampah sembarangan”. Menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri, rumah, masyarakat. Kebersihan membuat orang lain merasa nyaman. Kebersihan pangkal kesehatan. Bila kita hidup bersih, kita hidup sehat. Bila lingkungan kotor, banyak wabah penyakit yg menimpa kita.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Kebersihan termasuk cabang iman” (Riwayat Tirmidzi)

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Rumah yg bersih membuat kita nyaman tinggal di rumah. Rumah kita ibarat surga. Kita sapu & pel lantai rumah. Kita bersihkan debu yg menempel di rumah. Kita buang sampah rumah tangga. Kita buang koran bekas yg sudah lama, kertas bekas yg sudah tidak dipakai, brosur lama yg sudah tidak perlu. Saban hari kita harus ganti pakaian. Setelah pakaian kita kotor, kita cuci pakaian kita. Kita jemur pakaian yg kita cuci. Kita setrika pakaian yg kita cuci u/ kita pakai kembali. Bila mobil kita kotor, kita cuci mobil. Kita bersihkan bagian dalam mobil. Kita buang sampah di mobil.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bersuci itu termasuk cabang iman” (Riwayat Muslim)

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Tempat rekreasi harus menyediakan banyak tempat sampah. Bila kita sudah makan, kita buang sampah di tempat sampah. Di Jepang, Eropa, Amerika, bila kita makan di restoran, kita bersihkan meja kita sendiri. Kita buang sampah makanan kita sendiri. Di Indonesia, pelayan restoran yg membersihkan meja kita. Angkutan umum harus bersih supaya penumpang nyaman naik angkutan umum. Terminal bis harus bersih. Stasiun kereta api harus bersih. Hotel harus menyediakan tempat sampah u/ pengunjung. Rumah sakit harus menjaga kebersihan supaya pasien tidak tercemar polusi udara rumah sakit. Kebersihan lingkungan itu sumber oksigen bagi lingkungan. Kota yg layak huni itu harus punya @least 30% ruang terbuka hijau. Di Singapore, buang sampah sembarangan itu denda. Di Negara barat, orang buang sampah sembarangan denda. Negara barat itu tata ruang kotanya rapih. Toilet umum bersih. Di Negara Arab, lingkungannya kotor. Orang buang sampah sembarangan. Toilet umum kotor. Banyak orang Arab yg tidak menjaga kebersihan toilet. Setelah buang hajat, tidak disiram. Syeikh Ahmad Tantawi, dosen universitas Al Azhar Mesir berkata: “Di Negara Arab, saya lihat umat Islam tapi tidak lihat syariah Islam. Di Negara barat, saya lihat syariah Islam tapi tidak lihat umat Islam”. Di Indonesia, banyak sekali pedagang kaki 5 di pinggir jalan. Warteg tidak bersih.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “2 nikmat yg dilupakan manusia yakni nikmat sehat & waktu luang

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Umat Islam harus menjaga kebersihan masjid. Masjid adalah kediaman Allah SWT. Tempat ibadah umat Islam. Ruang sholat harus bersih, rapih, nyaman, memadai supaya kita nyaman ibadah & munajat di masjid. Karpet masjid harus rapih. Tempat wudhu harus bersih. Toilet di masjid harus bersih. Parkiran masjid harus rapih. Masjid yg bersih menjamin kenyamanan kita ibadah & munajat. Keindahan jasad masjid itu tidak jadi masalah tapi itu kebutuhan mewah, bonus. Masjid sederhana bila bersih membuat Jemaah nyaman ibadah.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #222: “Sungguh Allah SWT merestui orang yg bertaubat & orang yg mensucikan diri

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.




No comments:

Post a Comment