Friday, March 27, 2020

Pemimpin pencitraan


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “PEMIMPIN PENCITRAAN”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Sungguh ironis sekali, manusia di akhir zaman ini lapar & haus akan tahta. Orang berambisi u/ menjadi pemimpin. Bila dia memimpin sesuai bidang keahliannya, itu betul. Dia meletakkan sesuatu pada tempatnya. Banyak orang yg tidak mampu tapi memaksakan memburu tahta. Bila kampanye pemilu, dia pajang poster wajahnya dimana”. Di billboard, ada wajahnya. Dia menguasai media supaya 1 halaman penuh memberitakannya. Dia obral kesederhanaannya. Dia memakai baju murah seadanya, sepatu seadanya. Dia makan di warteg diliput media. Dia menipu rakyat supaya rakyat memilihnya. Seakan dia peduli dengan rakyatnya. Dia obral janji manisnya selama kampanye. Bila dia terpilih, dia ingkar janji, dia mengkhianati rakyatnya, dia menyalahgunakan tahtanya. Rakyat tertipu dengan pemimpin pencitraan.

Firman Allah SWT surah Al Munafiqun #1: “Bila orang munafiq datang kepadamu (wahai Muhammad), mereka berkata, “Kami mengakui bahwa anda rasul Allah SWT”. & Allah SWT mengetahui bahwa anda rasulNya & Allah SWT menyaksikan bahwa orang munafiq itu pendusta sejati

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Pemimpin yg menipu rakyatnya, tempat kembalinya neraka

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Pemimpin pencitraan itu pemimpin munafiq. Syarat munafiq itu ada 3 yakni: berdusta & berkhianat serta ingkar janji. Rumus munafiq = berdusta + berkhianat + ingkar janji. Bila dia telah dilantik, rakyat menaruh harapan besar padanya. 1 bulan pertama dia masih hangat menyapa rakyatnya. 40 hari dia masih hangat peduli dengan rakyatnya. 100 hari dia masih ingat janjinya waktu kampanye. Lama” setelah 4 bulan, dia telah lalai dengan janjinya. Dia mulai membuka topengnya. Dia menunjukkan wajah aslinya sebagai pemimpin zalim. Rakyat dizalimi. Harga kebutuhan pokok mahal. Biaya hidup mahal. Harga BBM mahal. Biaya tol mahal. Kerja capek, beban berat, pulang malam, gaji ala kadarnya. Bagaimana bisa kita menutupi kebutuhan pokok kita dengan gaji ala kadarnya? Rupiah tidak berharga di zaman sekarang. Uang cepat habis, tidak terrasa.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #8-#10: #8 Di antara manusia ada yg berkata, “kami beriman kehadirat Allah SWT & hari kiamat”, pada hakikatnya mereka bukan orang yg beriman #9 “Mereka hendak menipu Allah SWT & orang yg beriman, pada hakikatnya mereka hanyalah menipu diri mereka sendiri tanpa mereka sadar” #10 “Dalam hati mereka ada penyakit, kemudian Allah SWT menambah lagi penyakitnya itu. Mereka memperoleh siksa yg pedih karna mereka berdusta

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Ada 3 ciri-ciri orang munafiq: bila berkata berdusta, bila berjanji ingkar, bila dipercaya berkhianat

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Pemimpin pencitraan mencurangi rakyatnya. Pemilu mencurangi suara rakyatnya. Rakyat yg cerdas, rakyat yg cerdas tidak mau memilihnya. Dia menghalalkan segala cara supaya menang dalam pemilu. Bila dia telah gagal memimpin pada pemilu sebelumnya, dia berambisi u/ bertahan. Rakyat sudah demonstrasi supaya dia turun tahta. Dia tidak mau turun tahta. Partai politik berambisi memenangkannya walaupun suaranya kalah. Berita direkayasa. Pemimpin pencitraan menjegal lawan politinya dalam pemilu. Dia mencuri suara rakyat dari lawan politiknya supaya bertahan. Rakyat semakin menderita. Rakyat hidup susah. Pemimpin zalim mengadu domba rakyat. Rakyat pecah belah. Rakyat putus silaturrahim karna pemimpin pencitraan yg zalim. Rakyat yg kritis berpihak kepada pemimpin yg benar. Rakyat yg bodoh mengagungkan pemimpin pencitraan.

Firman Allah SWT surah Al Muthaffifin #1-#3: #1 “Celakalah orang” yg curang” #2 “Yakni orang yg bila menerima takaran dari orang lain minta dicukupkan” #3 “& bila mereka menakar atau menimbang u/ orang lain, mereka kurangi

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Rakyat terlalu mengagungkan pemimpin pencitraan, pemimpin penipu, pemimpin munafiq, pemimpin yg mencurangi rakyat. Pemimpin pencitraan itu sudah zalim, bodoh lagi. Sudah ditipu, sudah dicurangi tapi rakyat masih mengagungkannya. Rakyat seperti itu rakyat bodoh. Pemimpin bodoh, rakyat bodoh. Tidak ada bedanya pemimpin pencitraan dengan rakyat yg bodoh. Rakyat sudah tidak realistis. Rakyat bodoh sakit jiwa mengidolakan pemimpin pencitraan. Rakyat yg cerdas dizalimi oleh pemimpin pencitraan. Rakyat pemuja pemimpin pencitraan, makin mengagungkan pemimpin pencitraan tanpa sadar dia telah dizalimi, diperdayakan oleh pemimpin pencitraan andalannya itu. Rakyat tidak malu dengan dunia mengagungkan pemimpin pencitraan yg zalim & bodoh. Jangankan sama dunia, sama Allah SWT saja tidak malu. Rakyat bodoh itu dibodohin, dicuci otaknya oleh pemimpin pencitraan yg zalim. Pemimpin pencitraan yg zalim & bodoh & rakyat yg bodoh yg mengagungkan pemimpin pencitraan itu tidak ada bedanya sama anjing.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Akan tiba kepada anda zaman yang penuh dengan tipu daya; tatkala itu orang akan percaya kebohongan & mendustakan kebenaran. Mereka percaya pengkhianat & tidak percaya pembawa kebenaran. Pada zaman itu, ruwaibidhah akan berbicara. Baginda Rasulullah SAW ditanya: Apakah itu ruwaibidhah? Baginda Rasulullah SAW mejawab: Ruwaibidhah adalah orang bodoh yang ikut campur dalam urusan masyarakat luas

Firman Allah SWT surah Al Qasas #4: “Sungguh Firaun telah berbuat sewenang” di bumi & memecah belah penduduknya, dia menindas segolongan dari mereka, menyemblih putra mereka, membiarkan hidup putri mereka. Sungguh dia termasuk orang yg berbuat kerusakan

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Bila raja zalim, rakyat pecah belah, bubar kerajaan. Bila sultan zalim, rakyat pecah belah, bubar kesultanan. Bila suami zalim, istri minta cerai, bubar rumah tangga. Bila istri zalim, suami minta cerai, bubar rumah tangga. Bila orang tua zalim, anak tidak menghormati orang tua, anak kabur dari rumah. Bila ustadz zalim, kabur Jemaah, bubar majlis ta’lim. Bila ulama zalim, umat pecah belah. Bila dokter zalim, pasien kabur, bubar rumah sakit, bubar klinik. Bila penjual zalim, kabur pembeli, bubar lapak, bubar bisnis. Bila pebisnis zalim, kabur klien, kabur customer, bubar bisnis. Bila hakim zalim, terdakwa yg jahat bebas berkeliaran, orang yg tidak bersalah dijebloskan ke penjara, bubar pengadilan.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Akan tiba zaman setelahku pemimpin yg berdusta. Barangsiapa yg masuk kepada mereka kemudian membenarkan kebohongan mereka & kezaliman mereka, maka dia tidak termasuk golonganku & saya tidak termasuk golongannya serta dia tidak bisa mendatangi telagaku di hari kiamat. & barangsiapa yg tidak masuk kepada mereka & melawan kebohongan mereka & kezaliman mereka, maka dia termasuk golonganku & saya termasuk golongannya serta dia akan mendatangi telagaku di hari kiamat

Firman Allah SWT surah An Nahl #90: “Sungguh Allah SWT menyuruh anda berbuat adil & ihsan serta memberi kepada kaum kerabat & melarang kamu berbuat keji & ingkar serta permusuhan. Dia memberi I’tibar kepada anda supaya kamu mengambil I’tibar

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.



No comments:

Post a Comment