Friday, March 6, 2020

Ketagihan gadget


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti terjadi di hari Jumat. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “KETAGIHAN GADGET”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Orang zaman sekarang terlalu sibuk dengan gadget 24 jam. Saban hari sibuk dengan gadget 24 jam. Orang terlalu gila gadget sekarang. Dulu zaman nokia, orang tidak terlalu sibuk dengan gadget. Orang tau waktu kapan SMS, kapan membalas SMS. Kita merasakan silaturrahim yg hangat di zaman nokia. Kita merasakan quality time itu memang silaturrahim. Ketika silaturrahim, semua ngobrol, saling interaksi. Sungguh ironis sekali, bila kita silaturrahim, kita semua ngobrol dengan gadget masing”. Padahal di group WA janjian ngajak silaturrahim. Bila sudah ketemuan, semua ngobrol sama gadget masing”. Bila demikian, mending ngrobrol di group WA dari rumah masing”. Orang sekarang lebih suka silaturrahim online di dunia maya. Tidak mau bertemu langsung. Orang maunya video call. Bila sudah silaturrahim, ketemu semuanya, foto selfie. Makanan yg dipesan difoto, di upload di media sosial. Semuanya orang update media sosial. Bahkan silaturrahim disiarkan live streaming di media sosial.

Firman Allah SWT surah Al Asr #2 & #3: #2 “Sungguh manusia dalam kerugian” #3 “Kecuali orang yg beriman & berbuat kebajikan serta saling menasihati u/ kebenaran & saling menasihati dengan kesabaran

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Kita perhatikan orang gila gadget dimanapun mereka berada. Di halte bis, penumpang yg menunggu bis sibuk dengan gadget masing”. Sekarang tidak ada ngobrol sementara menunggu bis di halte bis. Bahkan di bis, sibuk dengan gadget. Di bis, penumpang tidak ngobrol. Bila kita menunggu di ruang tunggu, orang sibuk dengan gadget. Bila kita menunggu dokter di puskesmas, klinik, rumah sakit, kita sibuk dengan gadget. Bila kita menunggu di bengkel, kita sibuk dengan gadget. Bila kita menunggu makanan di restoran, kita sibuk dengan gadget. Bila makanan datang, kita foto makanannya & kita post di media sosial. Di laboratorium, orang sibuk dengan gadget. Di majelis ta’lim, bukannya denger tausiyah, sibuk dengan gadget. Bila kita menunggu film di bioskop, kita sibuk dengan gadget. Kita rekam video tausiyah pengajian Islam. Bahkan waktu Jumatan, ketika khatib sedang khutbah, Jemaah ada yg ngobrol, ada yg sibuk dengan gadget, ada yg tidur, tidak mendengarkan khutbah Jumat. Jari kita sibuk di layar gadget. HP sekarang semua android, smartphone, menggunakan touch screen. Orang betah nongkrong di Starbucks sibuk dengan gadget sambil minum kopi.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Tidak akan bergerak kaki seorang anak cucu Adam sehingga diaudit akan 4 perkara: tentang usianya u/ apa dihabiskan, tentang zaman mudanya u/ apa dihabiskan, tentang hartanya dari mana dia memperolehnya & u/ apa dibelanjakan, tentang ilmunya apa yg diperbuat dengannya

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Selamatkan putra putri kita dari ketagihan gadget. Anak kecil sekarang sudah diracun oleh gadget. Racut gadget membuat ketagihan. Anak kecil sekarang terlalu sibuk dengan gadget 24 jam. Mereka sibuk main game online. Anak kecil sekarang tidak pernah keluar sore hari main layangan, sepeda, kelereng, petak umpet, main yg interaksi sosial. Anak kecil betah main game online di warnet. Banyak anak sekolah yg pulang sekolah tidak langsung pulang, mereka main game online di warnet. Anak sekolah malas belajar karena sibuk dengan gadget. Mereka tidak buat PR. Nilainya jelek, tidak lulus ujian, bahkan ada yg tidak naik kelas karna gadget. Orang tua harus membatasi putra putrinya kontak dengan gadget. Anak kecil sekarang sudah pakai kacamata. Bahkan anak TK sudah pakai kacamata. Matanya semakin minus karna gadget. Bahkan banyak anak kecil masuk rumah sakit jiwa karna ketagihan gadget.

Firman Allah SWT surah At Tahrim #6: “Wahai orang yg beriman, peliharalah dirimu & keluargamu dari api neraka

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Gadget itu ibarat rokok. Rokok sekali coba, ketagihan. Ketagihan berubah jd kebiasaan. Gadget seperti itu jg. Sekali kontak dengan gadget, ketagihan main gadget. Ketagihan berubah jd kebiasaan. Gadget itu ibarat pisau 2 mata. Ada dampak positif & ada dampak negatif. Gadget memang memudahkan urusan kita, pekerjaan kita. Kita bisa dapat informasi dengan cepat. Gadget merenggangkan silaturrahim yg rapat. Gadget mendekatkan yg jauh, menjauhkan yg dekat. Gadget membuat kita tidak realistis. Kita tidak mampu lg membedakan dunia maya & dunia nyata. Banyak orang yg mau eksis di dunia maya. Padahal di dunia nyata tidak ada apa”nya. Gadget membuat kita individualis, apatis, anti sosial. Orang tua dulu bila anaknya bertanya, langsung dijawab. Orang tua zaman now bila anaknya bertanya, orang tua jawabnya “google aja” sambil sibuk dengan gadget. Orang zaman sekarang bersikap “gw-gw, lo-lo”, “saya-saya, anda-anda”, “sakit….sakit aja, mati….mati aja”. Penyakit phubbing melanda orang zaman sekarang karna terlalu sibuk dengan gadget 24 jam saban hari. Phubbing itu kita cuek dengan lingkungan karna terlalu sibuk dengan gadget. Kita tidak bisa bercerai dengan gadget.

Firman Allah SWT surah Al Anfal #25: “& peliharalah diri anda dari siksaan yg tidak hanya menimpa orang yg zalim saja di antara anda. Ketahuilah bahwa Allah SWT sangat pedih azab siksaNya

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.



No comments:

Post a Comment