Friday, March 20, 2020

Virus Corona


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “VIRUS CORONA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Awal tahun 2020 dibuka dengan banjir dahsyat Jakarta khususnya & Jabodetabek umumnya serta disusul kota” lainnya di luar daerah Jakarta. Ternyata masih di bulan Januari 2020, dunia dikejutkan dengan isu virus corona. Virus corona berasal dari Wuhan, salah satu nama propinsi di Cina. Virus corona adalah penyakit yg menular. Penyakit yg tersirat. Kita tidak tau kita kena virus corona atau tidak. Kita juga tidak tau kita tertular virus corona atau tidak. Bila kita kontak fisik dengan korban virus corona, sudah barang tentu kita kena virus corona. Itu yg korban virus corona yg sudah positif. Bila kita kontak dengan orang lain yg ternyata dia kena virus corona, kita akan ketularan virus corona. Virus corona itu penyakit yg sangat dahsyat, menular dengan cepat dalam waktu singkat. Sungguh ironis sekali, virus corona telah menimpa Indonesia khususnya & menjalar ke penjuru dunia umumnya. Virus corona timbul karna daging makanan buas. Ada daging kelelawar, daging ular yg dilarang bagi kacamata Islam. Bila kita perhatikan di Manado, banyak sekali daging makanan ekstrim. Daging kelelawar, ular, biawak, anjing, tikus.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #155 & #156: #155 “& Kami pasti akan menguji anda dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta & jiwa serta buah”an. Kabarkan berita gembira bagi orang yg sabar” #156 “Yakni bila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” (Sungguh kami milik Allah SWT & sungguh kami kembali kehadiratNya)

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “2 nikmat yg dilupakan manusia yakni nikmat sehat & waktu luang

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Tiba di bulan Maret 2020, virus corona menjalar semakin dahsyat. Orang memadati supermarket u/ belanja kebutuhan pokok rumah tangga. Banyak barang kebutuhan pokok yg cepat habis di supermarket. Orang memburu masker, hand sanitizer, obat”an. Bahkan masker, hand sanitizer cepat habisnya. Orang melakukan panic buying di supermarket. Sungguh ironis sekali, Masjid Al Haram & Masjid Nabawi yg biasanya sibuk 24 jam berubah menjadi sepi drastis. Al Haramain yg biasanya dibanjiri Jemaah umroh dari penjuru dunia berubah menjadi sepi drastis. Kerajaan Arab Saudi menutup Al Haramain u/ Jemaah umroh. Kerajaan Arab Saudi menutup Masjid Al Haram & Masjid Nabawi u/ Jemaah umroh. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan libur karantina selama 2 minggu tgl 16-30 Maret 2020. Sungguh ironis sekali, orang Jakarta memadati Puncak, pantai Anyer, pantai Carita. Tempat wisata di Jakarta ditutup. Banyak sekali dampak yg ditimbulkan karna virus corona. Siswa tidak bisa sekolah. Siswa harus belajar di rumah. Mahasiswa kuliah online dari rumah. Orang bekerja dari rumah (work from home). Kita harus mengurangi aktivitas sosial di luar rumah. Kita harus melakukan social distancing. Bila kita berkumpul & bertemu banyak orang, kita harus menjaga jarak. Duduk di ruang tunggu harus direngganggkan. Sholat berjemaah saf harus direnggangkan. Kita harus rajin mencuci tangan dengan hand sanitizer. Fatwa MUI & instruksi gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan sholat fardhu 5 waktu di rumah. Jumatan ditiadakan tgl 20 & 27 Maret 2020. Banyak masjid yg tutup tidak mengadakan sholat fardhu 5 waktu & Jumatan ditiadakan. Kita tidak bisa mendengar azan dari masjid. Hari ini & Jumat depan, ada masjid yg mengadakan Jumatan. Ada masjid yg tidak mengadakan Jumatan. Masjid harus menyediakan hand sanitizer supaya Jemaah mencuci tangan setiap saat. Bila kita ke masjid, kita harus membawa sajadah sendiri. Karpet masjid harus rajin disemprot dengan disinfektan. Bila kita ke masjid, bank, rumah sakit, kantor, tempat umum, satpam memeriksa suhu tubuh kita. Bila suhu tubuh kita lebih dari 37 derajat Celsius, maka kita dilarang masuk. Bisnis menjadi turun drastis karna virus corona.

Firman Allah SWT surah Al Isra #16: “& bila Kami hendak membinasakan suatu negri, Kami akan perintahkan kepada orang yg hidup mewah di negri itu supaya taat kehadirat Allah SWT, tapi bila mereka berbuat maksiat di negri itu, maka berlakulah kepadanya hukuman Kami. Maka akan Kami binasakan negri itu sehancur”nya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Status darurat corona di Indonesia diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Kita tidak tau sampai kapan virus corona menghantui kita. Kita ingin Indonesia khususnya & dunia umumnya segera kondusif bebas corona. Ramadhan akan segera tiba bulan depan. Insya Allah 1 Ramadhan 1441 akan jatuh hari Jumat, 24 April 2020. Kita khawatir bila corona masih menimpa kita di bulan Ramadhan. Kita tidak bisa puasa Ramadhan & munajat dengan tenang. Jemaah umroh Ramadhan tidak bisa umroh Ramadhan. Bila zaman haji tiba & virus corona masih menghantui dunia, maka tahun 2020 atau tahun 1441 hijriyah menjadi tahun umat Islam terblokir menunaikan ibadah haji & umroh. Virus corona bisa jadi the trending topic of 2020, breaking news of 2020. Pemerintah telah menempuh beraneka ragam langkah u/ menangkal penyebaran virus corona. Upaya pemerintah menangkal virus corona harus diiringi dengan kerjasama yg baik dari rakyat. Bila rakyat bisa bekerjasama dengan baik, @least kita sudah berkontribusi dalam menangkal virus jahat corona. Bila rakyat bandel, tidak bisa bekerjasama, virus corona akan menjadi masalah yg gantung, tidak bisa dipecahkan. Bila virus corona semakin dahsyat, maka Jakarta akan memberlakukan lockdown. Bahkan Indonesia bisa memberlakukan lockdown. Virus corona yg aslinya hanya menjalar di Cina (epidemi) telah menjalar dahsyat ke penjuru dunia (pandemi).

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bila anda mendengar wabah penyakit berjangkit di suatu negri, maka jangan anda datang ke negri itu. Bila wabah penyakit berjangkit di negri dimana anda berada, maka jangan anda keluar dari negri itu karna mau melarikan diri

Firman Allah SWT surah Al A’raf #96: “& bila penduduk negri beriman & bertaqwa, niscaya Kami akan melimpahkan bagi mereka berkah dari langit & bumi tapi mereka mendustakan rasul. Kami siksa mereka atas apa yg telah mereka perbuat

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Di khutbah #2 ini, mimbar Jumat ingin menjelaskan tentang istilah penting dalam virus corona. ODP: orang dalam pemantauan. PDP: pasien dalam pengawasan. Suspect: tersangka korban virus corona karna gejala yg dideritanya, pernah kontak dengan pasien corona sehingga dia tertular virus corona. Lockdown: mengunci wilayah yg kena virus corona, dilarang masuk ke wilayah itu & keluar dari wilayah itu. Social distancing: menjaga jarak dalam pertemuan dengan banyak orang. Isolasi: bagi korban virus corona u/ menangkal penularan virus corona. Karantina: bagi yg sehat u/ mencegah penularan virus corona. Work from home: kerja dari rumah. Imported case: korban virus corona tatkala sedang di luar wilayah, luar negri. Local transmission: korban ketularan virus corona di wilayah asal virus corona. Epidemi: penyebaran virus corona secara lokal. Pandemi: penyebaran virus corona secara global.

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.




No comments:

Post a Comment