Sunday, March 1, 2020

Kembalikan ke Al Quran & As Sunnah


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “KEMBALIKAN KE AL QURAN & AS SUNNAH”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Islam adalah agama yg sempurna. Sumber hukum Islam yakni Al Quran & As Sunnah. Al Quran & As Sunnah adalah warisan agung Baginda Rasulullah SAW sepanjang zaman. Sering kali terjadi perbedaan cara amalan dalam Islam. Perbedaan amalan itu hanya perbedaan teknis saja, yg penting selama tidak menyelisihi Al Quran & As Sunnah tidak menjadi masalah. Selama rukunnya sempurna, tidak menjadi masalah. Setiap orang mempunyai cara sholat masing”. Ada imam yg membaca ta’awudz dijahrkan, ada yg membaca ta’awudz disihrkan, ada yg tidak membaca ta’awudz. Sholat itu akan dimaqbulkan Allah SWT selama tidak menyelisihi Al Quran & As Sunnah serta rukun sholat sempurna. Ada orang yg cara sedakepnya beda”. Bahkan ada yg tidak sedakep. Sedakep yg standard itu di antara dada & perut. Ada yg sedakep di dada. Ada yg sedakep di perut. Bila I’tidal, tangan kita di samping dalam posisi siap. Ada jg yg sedakep waktu I’tidal. Bila imam membaca surah Al Fatihah & surah pendek, ada yg membaca bismillah dijahrkan, ada yg membaca bismillah disihrkan. Bila telah selesai membaca surah Al Fatihah, sebelum membaca surah pendek, ada yg membaca bismillah dijahrkan, ada yg membaca bismillah disihrkan. Tatkala tahiyat, ada yg telunjuknya diangkat dari awal, ada yg diangkat tiba di kalimah “Asyhadu alla ilaaha illallah”. Ada yg digerakkan, ada yg tidak digerakkan. Bila imam mengucapkan salam selesai sholat, imam salam ke kanan & ke kiri. Ada ma’mum yg salam ke kanan & ke kiri bersama dengan imam. Ada yg salam ke kanan setelah imam selesai salam ke kiri. Ada imam yg salam ke kanan & ke kiri, bacaan salamnya dijahrkan. Ada imam yg salam ke kanan dijahrkan, salam ke kiri disihrkan.

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Cara orang membaca Al Quran beragam. Tatkala Hisyam bin Hakim membaca surah Al Furqan, Umar bin Khattab mendengarnya. Umar bin Khattab merasa beda bacaannya dengan Umar bin Khattab. Setelah Hisyam bin Hakim selesai sholat, jubahnya ditarik Umar bin Khattab. Umar bin Khattab protes seraya berkata, “Siapa yg mengajarkan anda membaca Al Quran seperti itu?” Hisyam bin Hakim menjawab, “Baginda Rasulullah SAW”. Umar bin Khattab bilang, “Anda bohong. Baginda Rasulullah SAW mengajarkan saya tidak seperti itu”. Umar bin Khattab membawa Hisyam bin Hakim keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Umar bin Khattab berkata kepada Baginda Rasulullah SAW, “Wahai Baginda Rasulullah SAW, dia membaca surah Al Furqan beda dari bacaan anda”. Baginda Rasulullah SAW berkata, “Wahai Hisyam bin Hakim, coba anda baca”. Bacaan Al Quran Hisyam bin Hakim benar. Baginda Rasulullah SAW berkata, “Wahai Umar bin Khattab, coba anda baca”. Bacaan Al Quran Umar bin Khattab benar pula.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Sungguh Al Quran diwahyukan dengan 7 huruf yg berbeda. Maka bacalah yg mudah bagi anda

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Azan Subuh dikumandangan 1x saja tatkala tiba waktu Subuh. Di Masjid Al Haram & Masjid Nabawi, jam 3 pagi, muazin sudah azan u/ membangunkan orang ke masjid u/ sholat sunnah tahajjud di 1/3 malam terakhir. Bila tiba waktu Subuh, azan Subuh.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Jumatan ada yg azan 1x, ada yg azan 2x. Di zaman Usman bin Affan, baru dibuat Jumatan azan 2x. Masjid yg Jumatan azan 2x itu, azan #1 tatkala masuk waktu Zuhur atau waktu Jumatan. Azan #2 u/ memanggil khatib naik mimbar. Bila khatib duduk di antara 2 khutbah, ada doa yg dipimpin muazin, ada yg doa masing” tanpa dipimpin muazin. Bila Jumatan di awal” disyariatkan itu sholat dulu, baru khutbah. Kemudian dibalik, khutbah dulu baru sholat. Khutbah Jumat Baginda Rasulullah SAW itu 15 menit. Pernah juga 10 menit. Pernah juga tidak sampai 10 menit. Baginda Rasulullah SAW khutbah singkat, sholat lama. Ada khatib yg membahas tema khutbah semua dibahas di khutbah #1, termasuk kesimpulan di khutbah #1. Khutbah #2 tinggal langsung doa. Ada yg tema khutbah di khutbah #1, instisari di khutbah #2. Setiap khatib durasinya beda”. Ada yg 15 menit, 20 menit, 25 menit, 30 menit.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg mematuhiku, maka dia telah mematuhi Allah SWT. Barangsiapa yg mengingkariku, maka dia telah mengingkari Allah SWT. Barangsiapa yg mematuhi ulil amri, maka dia telah mematuhiku. Barangsiapa yg mengingkari ulil amri, maka dia telah mengingkariku

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Saya wariskan anda 2 perkara yg bila anda berpegang teguh kepadanya anda tidak akan sesat, yakni Al Quran & As Sunnah

Firman Allah SWT surah An Nisa #59: “Wahai orang” yg beriman, patuhilah Allah SWT & patuhilah Baginda Rasulullah SAW serta ulil amri di antara anda. Kemudian bila anda berbeda pendapat, maka kembalikanlah kehadirat Allah SWT & keharibaan Baginda Rasulullah SAW bila kamu beriman kehadirat Allah SWT & Hari Kiamat. Yg demikian itu lebih baik bagi anda & lebih baik akibatnya

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment