Friday, May 29, 2020

Ziarah menyempurnakan silaturrahim


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari & bulan Syawal yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Seiring dengan kegembiraan Idul Fitri 1441 H, Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “ZIARAH MENYEMPURNAKAN SILATURRAHIM”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Idul Fitri identik dengan 2 hal, yakni “ziarah” & “silaturrahim”. Kata ziarah & silaturrahim, dua”nya berasal dari Bahasa Arab. & dua”nya adalah kata serapan Bahasa Arab yg sudah resmi menjadi Bahasa Indonesia. Ziarah itu sebenarnya dalam Bahasa Arab artinya berkunjung. Dalam Bahasa Inggris disebut “visit”. Silaturrahim juga berasal dari 2 kata dalam Bahasa Arab, yakni “silah” artinya menyambung & “rahim” artinya kekerabatan. Dalam Bahasa Inggris bisa disebut “Social interaction”, “Keep in touch”, “Keep contact”. Silaturrahim itu menyambung kekerabatan ukhuwah Islamiyah. Dalam tatanan baku Bahasa Indonesia, ziarah konotasinya lebih dominan ke ziarah kubur. Padahal sebenarnya ziarah itu tidak selalu ziarah kubur. Bila kita umroh, kata ziarah digunakan u/ berkunjung ke tempat” bersejarah Islam di tanah suci. Dalam tatanan baku Bahasa Indonesia, kita lebih dominan menggunakan kata silaturrahmi. Kita tidak pernah menggunakan kata silaturrahim. Dalam tatanan Bahasa Indonesia, ziarah & silaturrahim itu beda. Dalam tatanan Bahasa Arab, ziarah & silaturrahim itu sama.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Kegembiraan Idul Fitri disempurnakan dengan ziarah & silaturrahim. Setelah selesai kita sholat Idul Fitri, kita bersalaman dengan para Jemaah di masjid u/ saling bermaafan. Kita saling bersalaman dengan keluarga kita u/ saling bermaafan. Kita makan ketupat lebaran, opor, rending, sate Padang di rumah. Keluarga kita datang berkumpul & bersilaturrahim Idul Fitri ke rumah kita. Kita bersilaturrahim ke semua rumah keluarga kita yg lain setelah keluarga kita datang berkumpul di rumah kita setelah sholat Idul Fitri. Idul Fitri itu kesempatan yg terbaik u/ kita berkumpul dengan segala keluarga besar yg dekat & yg jauh. Keluarga dekat yg tinggal 1 kota dengan kita (yg tinggalnya sama” di Jakarta), sudah sering ketemu. Kita bisa ketemu kapan saja. Keluarga yg jauh dari luar kota (luar Jakarta), kita jarang ketemu, susah ketemu. Jangankan keluarga yg jauh. Keluarga yg dekat saja yg tinggal 1 kota (yg tinggalnya di Jakarta juga), belum tentu bisa ketemu seiring dengan kesibukan masing”. Apalagi Jakarta dewasa ini macet. Orang Jakarta dewasa ini lebih individual, sibuk dengan urusan masing”. Idul Fitri is quality time with the whole families.

Firman Allah SWT surah Al Hujurat #10: “Sungguh orang mu’min itu bersaudara, maka damaikanlah kedua saudara anda & bertaqwalah kehadirat Allah SWT supaya anda memperoleh rahmat

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Setelah kita bersilaturrahim dengan keluarga kita sendiri, kita bersilaturrahim dengan tetangga jauh & dekat, teman” jauh & dekat, teman lama & baru sahabat, rekan sejawat, siapa saja orang yg kita kenal baik. Kita pasti merindukan teman lama kita di zaman sekolah, zaman kuliah. Di hari biasa, susah ketemu mereka. Semuanya sibuk dengan kerja masing”. Di hari Idul Fitri khususnya & di bulan Syawal umumnya, banyak sekali kita menerima undangan halal bi halal, undangan pernikahan (walimatul ‘urs). Teman kantor kita ketemu saban hari. Kita adakan halal bi halal kantor.

Firman Allah SWT surah An Nisa' #36: "& sembahlah Allah SWT & jangan anda mempersekutukanNya dengan apapun. & berbuat baiklah kedua orang tua, karib kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat & tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil & hamba sahaya yang anda miliki. Sungguh Allah SWT tidak menyukai orang yang sombong & membanggakan diri"

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Manusia umumnya & orang Jakarta khususnya dewasa ini sudah tercemar penyakit ego & individual. Dewasa ini manusia terlalu sibuk dengan urusan masing” & terlalu mementingkan diri sendiri. Dewasa ini manusia terlalu sibuk dengan gadget. Di group chat janjian kumpul”. Bila sudah bertemu langsung, semuanya ngobrol dengan gadget masing”. Masyarakat yg hidup di kota besar Jakarta sudah pudar sikap toleransinya & kepeduliannya. Di universitas kita individualis karna sibuk dengan urusan masing”. Lingkungan individualis orangnya cuek”. Ciri khas lingkungan individualis adalah “gw-gw, lo-lo”, “saya-saya, anda-anda” “sakit-sakit aja, mati-mati aja”. Bila tenaga kerja professional yg sakit, dokter, pilot, insinyur, artis, Ustadz, dosen, guru, karyawan bank banyak yg jenguk, banyak yg mendoakan. Bila tenaga kerja professional meninggal dunia, dokter, pilot, insinyur, artis, Ustadz, dosen, guru, pejabat, karyawan bank meninggal dunia banyak yg melayat, semuanya mengirim karangan bunga turut berduka cita, semuanya menyolatkan jenazahnya, semuanya mendoakan, semuanya mengantarkan ke kubur. Facebook, path, twitter, instagram mereka mengalir ucapan turut berduka cita. Semuanya sedih karna kehilangan. Bila tukang ojek, pak pos, tukang susu, tukang bakso, sakit-sakit aja, mati-mati aja.

Firman Allah SWT surah Al Hujurat #12: “Wahai orang yg beriman, jangan anda buruk sangka karna buruk sangka itu dosa. & jangan anda mencari kesalahan orang lain serta jangan anda menggunjingkan orang lain. Adakah di antara anda yg suka memakan daging saudaranya yg telah mati? Sudah barang tentu anda jijik. & bertaqwalah kehadirat Allah SWT. Sungguh Allah SWT Maha Penerima Taubat & Maha Penyayang

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Setelah kita ziarah & silaturrahim dengan teman” kita, rekan sejawat, teman kerja, teman sekolah, teman lama, semua orang yg kita kenal baik, jangan lupa kita ziarah ke kubur juga. Bila ada keluarga kita yg telah mendahului kita, kita ziarah ke kubur mereka u/ mendoakan mereka supaya Allah SWT meringankan auditNya selama dalam kubur. Inilah arti ziarah yg digunakan dalam Bahasa Indonesia. Mereka hadir di mimpi kita karna minta doa kita. Idul Fitri tahun yg terdahulu, mereka masih gembira bersama kita. Idul Fitri tahun ini, mereka telah mendahului kita.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Berziarahlah ke kubur karna itu mengingatkanmu tentang hari kiamat

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Banyak adab ziarah & adab silaturrahim ke yg harus kita perhatikan. Ada adab sebagai tamu & adab sebagai tuan rumah. Bila kita mau berkunjung ke rumah orang lain, kabarin dia dulu, minta izin dulu ke dia. Bila dia ada di rumah, kita boleh datang. Bila dia tidak bisa, kita jangan datang. Kita jangan memaksakan kehendak u/ datang. Pilih jam berkunjung yg tepat. Jangan terlalu larut malam karna tuan rumah sudah tidur. Jangan terlalu Subuh, terlalu pagi, karna tuan rumah masih tidur, belum siap” menyambut tamu. Bila kita telah tiba di rumah yg kita kunjungi, kita ucapkan salam dengan tuan rumah. Kita bersalaman dengan tuan rumah. Orang yg mengamalkan syariat Islam dengan syar’I, pria berjenggot terlalu tebal, wanita yg pakai hijab syar’I, tidak dandan, tidak pakai make up, mereka tidak mau salaman dengan lawan jenis yg bukan muhrim. Mereka salaman tidak bersentuhan. Bila tuan rumah telah mempersilahkan kita masuk baru kita masuk. Bila tuan rumah telah mempersilahkan kita duduk baru kita duduk. Tuan rumah & tamu harus saling menghormati. Tuan rumah & tamu harus saling menjaga adab. Tuan rumah harus menyediakan makanan & minuman dengan porsi yg banyak supaya cukup u/ tamu. Tamu jangan minta tambah dari porsi yg disediakan. Tamu jangan berkunjung sampai larut malam, sampai tengah malam, sampai dinihari, sampai larut pagi karna mengganggu waktu istirahat tuan rumah. Tuan rumah dilarang keras mengusir tamu. Kecuali tamu itu berkunjung sampai larut malam, tuan rumah boleh menyuruhnya pulang. For your information, di kampung” Sumatera Barat, tamu datang tidak habis” di musim lebaran. Mereka langsung datang begitu saja tanpa minta izin sama tuan rumah dulu. Bila tuan rumah tidak bisa, tidak mengizinkan tamu u/ datang, tamu tersinggung. Lebaran di kampung Sumatera Barat, kita harus makan di setiap rumah yg kita kunjungi. Bila kita tidak makan, tuan rumah tersinggung. Lebaran di Jakarta saja tidak kaku seperti itu. Lebaran di Jakarta, yg penting kita datang. Tuan rumah sudah senang. Saya juga pernah lebaran di Pekanbaru. Lebaran di Pekanbaru, yg penting kita datang, tuan rumah sudah senang. Mau makan atau tidak, itu pilihan kita.

Sabda Baginda Rasullullah SAW: "Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezeki & dikenang setelah ajalnya, maka hendaklah menyambung tali silaturrahim"

Firman Allah SWT surah An Nur #27-#29: #27 “Wahai orang” yg beriman, jangan anda masuk rumah yg bukan rumah anda sebelum minta izin & memberi salam kepada tuan rumah. Yg demikian itu lebih baik bagi anda supaya anda ingat” #28 “& bila anda tidak menemui seorangpun di dalamnya, maka jangan anda masuk sebelum minta izin. & bila dikatakan kepada anda, “kembalilah”, maka kembalilah. Itu lebih suci bagi anda & Allah SWT Maha Mengetahui apa yg anda perbuat” #29. “Tiada dosa bagi anda masuk rumah yg tidak dihuni, bila anda ada kepentingan di dalamnya. Allah SWT Maha Mengetahui yg tersurat & yg tersirat

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.



Bulan Ramadhan 30 hari, Idul Fitri 1 hari, 11 bulan perpisahan dengan bulan Ramadhan


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari & bulan Syawal yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Seiring dengan kegembiraan Idul Fitri 1441 H, Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “BULAN RAMADHAN 30 HARI, IDUL FITRI 1 HARI, 11 BULAN PERPISAHAN DENGAN BULAN RAMADHAN”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Bulan Ramadhan tahun 1441 telah pergi meninggalkan kita u/ jangka waktu 11 bulan kemudian. Kita harus menunggu 11 bulan kemudian u/ berjumpa kembali dengan bulan Ramadhan tahun depan. Sudah seminggu bulan Ramadhan pergi meninggalkan kita. Kita sekarang berada di Jumatan #1 bulan Syawal 1441. Hari ini Jumat, 6 Syawal 1441 / 29 Mei 2020. Perasaan kita campur aduk setelah selesai bulan Ramadhan antara gembira & berduka. Kita bergembira dengan hari raya Idul Fitri. Kita sudah kembali kepada fitrah. Kita sudah wisuda kelulusan tarbiyah Ramadhan. Hati mengharu biru berpisah dengan bulan Ramadhan. Kita bersyukur kehadirat Allah SWT bisa mengikuti tarbiyah Ramadhan selama 30 hari tahun ini. Tidak jamin usia kita akan tiba di bulan Ramadhan tahun depan. Kita perhatikan saudara kita yg menjadi peserta tarbiyah Ramadhan tahun ini ada yg tidak 30 hari. Mereka menghembuskan nafas terakhir di bulan Ramadhan tahun ini. Renungkanlah bila Ramadhan tahun ini, Ramadhan yg terakhir. Mungkin dalam perjalanan 11 bulan kemudian, kita tidak terpilih lagi menjadi peserta tarbiyah Ramadhan tahun depan. Bagi orang yg beriman, bulan Ramadhan 30 hari terlalu singkat, perpisahan 11 bulan dengan bulan Ramadhan terlalu lama.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #183: “Wahai orang” yg beriman difardhukan bagi anda puasa sebagaimana telah difardhukan bagi orang yg terdahulu sebelum anda supaya anda bertaqwa

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bila seorang hamba mengetahui berkah Ramadhan, niscaya mereka ingin supaya Ramadhan terjadi sepanjang tahun

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Perayaan Idul Fitri itu sebenarnya hanya 1 hari, yakni tgl 1 Syawal. Di kalender Indonesia, libur tgl merah Idul Fitri itu 2 hari, yakni tgl 1 & 2 Syawal. Seminggu libur mudik lebaran Idul Fitri. Di Indonesia, puasa 1 bulan, Idul Fitri 1 bulan. Di Malaysia & Brunei Darussalam, puasa 1 bulan, Idul Fitri 1 bulan. Di Timur Tengah, Ramadhan 1 bulan, Idul Fitri 1 hari. Tgl 2-30 Syawal itu sudah kembali seperti sedia kala sebelum Ramadhan. Di Jazirah Arab, masyarakat lebih mengagungkan Ramadhan daripada Idul Fitri. Jemaah umroh Ramadhan itu sudah seperti haji. Buka puasa di Masjid Al Haram & Masjid Nabawi itu disediakan kurma, roti Arab, air zamzam. Bila kita buka puasa di Masjid Al Haram & Masjid Nabawi, Jemaah umroh Ramadhan harus sudah kumpul di Masjid Al Haram & Masjid Nabawi menunggu buka puasa. Jemaah umroh Ramadhan duduk berjejer mengambil tempat u/ buka puasa. Pembagian makanan & minuman buka puasa pakai container. Mereka membaca Al Quran seraya menunggu waktu buka puasa. Sholat taraweh di Masjid Al Haram itu 23 rakaat dengan target one day one juz, one night one juz. Al Quran itu 1 juz 20 halaman. 1 rakaat, 1 halaman. Sholat witir ada doa qunut. Malam #26 itu sudah khatam Al Quran. Tidak ada tausiyah taraweh Ramadhan. Sholat taraweh di Malaysia & Brunei Darussalam begitu juga. One day one juz, one night one juz. Tidak ada tausiyah taraweh Ramadhan. Bila kita sholat taraweh di Masjid Al Haram & Masjid Nabawi selama bulan Ramadhan, kita sudah khatam Al Quran berjemaah 1x dengan imam. Bila kita membaca Al Quran sendiri, kita khatam 1x sendiri. Bila dirapel, kita khatam Al Quran 1x sendiri, 1x berjemaah, kita sudah khatam Al Quran 2x.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: Allah SWT berfirman, “Semua amalan anak Adam adalah u/nya kecuali puasa. Puasa u/Ku & Aku sendiri yg akan membalasnya”

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Semua amalan anak Adam akan dilipatgandakan 10-700x lipat. Allah SWT berfirman: kecuali puasa, puasa u/Ku & Aku sendiri yg akan membalasnya

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Bila tiba Idul Fitri, Jakarta mengalami penyusutan penduduk secara drastis. Jakarta seminggu kosong. Bila arus balik tiba, penduduk Jakarta melonjak lebih tajam daripada sebelum Ramadhan. Jakarta macetnya lebih padat setelah Idul Fitri. Di bulan Ramadhan, kita banyak undangan buka puasa. Di bulan Syawal, kita banyak undangan halal bi halal & undangan pernikahan. Kehidupan masyarakat Jakarta dewasa ini individualis, “gw-gw, lo-lo”, “saya-saya, anda-anda”. Silaturrahim susah zaman sekarang. Setiap orang punya smartphone. Setiap orang punya WA. Dulu orang cepat menanggapi SMS. Bila tidak balas SMS, orang masih ada minta maaf. Sekarang orang tidak peduli dengan WA. Padahal balas WA gratis. Orang cuek saja tidak merasa bersalah tidak balas WA. Kehidupan di komplek perumahan sudah seperti kehidupan di apartemen. Kita lebih mudah berbaur dengan teman kerja, teman kantor dibanding tetangga di sekitar rumah kita. Kita cuek sama tetangga. Saya heran, tetangga yg rumahnya dekat justru lebih sulit ketemu, lebih sulit berbaur dibanding teman kantor, teman kerja. Tatanan kehidupan masyarakat berlaku kasta. Sebenarnya agama Hindu yg menganut sistem kasta. Tidak ada kasta dalam Islam. Bila pejabat, artis, konglomerat, pilot, insinyur, bu mantri, dokter yg sakit, banyak yg berkunjung, banyak yg doakan, banyak yg bawa buah”an. Bila pejabat, artis, konglomerat, dokter, bu mantri menghembuskan nafas terakhir, banyak yg melayat, banyak yg bikin karangan bunga turut berduka cita, banyak yg menyolatkan, banyak yg mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir. Bila tukang ojek, tukang bakso, pedagang warteg “sakit-sakit aja, mati-mati aja”.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Diharamkan seorang muslim membenci saudaranya lebih dari 3 hari

Firman Allah SWT surah Al Hujurat #12: “Wahai orang yg beriman, jangan anda buruk sangka karna buruk sangka itu dosa. & jangan kamu mencari kesalahan orang lain serta jangan anda menggunjingkan orang lain

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Hari demi hari setelah Ramadhan telah kembali seperti sedia kala. Idul Fitri itu bukan akhir Ramadhan. Idul Fitri itu awal kehidupan baru kita setelah Ramadhan. Perjalanan 11 bulan kemudian hingga Ramadhan yg akan datang adalah perjalanan yg jauh. Di bulan Ramadhan, amalan kita naik drastis. Bila Ramadhan selesai, amalan kita turun drastis. Kita harus memelihara & menyempurnakan amalan kita seperti Ramadhan. Banyak orang yg menyempurnakan amalan lebih banyak di bulan Ramadhan saja. Bila tiba Idul Fitri, amalannya sudah tidak seperti Ramadhan. Mereka berpikir istirahat setelah Ramadhan. Bedanya Ramadhan sama 11 bulan yg lain hanya kita tidak puasa saja. Ibarat kita membangun rumah. Kita sibuk mempersiapkan rumah selama bulan Ramadhan. Rumah itu selesai tgl 1 Syawal. 11 bulan rumah itu dibiarkan saja, tidak dirapihkan, tidak dibersihkan, cat pudar, semua kotor. Kacanya sudah tidak bening lagi. Bangunannya sudah berkarat. Ramadhan tahun depan dibersihkan lagi. Idul Fitri tahun depan baru lagi. 11 bulan di tahun depan kotor lagi, tidak dipelihara. Jangan jadi hamba Ramadhan. Jadilah hamba rabbani. Tarbiyah Ramadhan itu tidak seperti kita ikut seminar bisnis. Kita memperoleh sertifikat, kemudian selesai. Setelah kita memperoleh sertifikat itu, kita gunakan ilmunya dalam kehidupan. Mau 100x ikut seminar bisnis tidak jadi masalah tapi ilmunya digunakan. Jangan saban kali ikut seminar bisnis, seminar saham, cuman memburu sertifikat. Tarbiyah Ramadhan begitu juga. Jangan keluar masuk Ramadhan begitu saja. Kita memang memperoleh nilai taqwa & kembali kepada fitrah. Itu harus kita pelihara 11 bulan kemudian. Banyak orang yg terbalik. 11 bulan amalan ala kadarnya. Ramadhan amalan digenjot. 11 bulan itu kita sempurnakan amalan kita seperti Ramadhan. Bila kita tidak bisa ibadah seperti Ramadhan selama 11 bulan kemudian, @least kita kerjakan semampu kita tapi istiqamah. Bila sudah selesai Ramadhan, bebas, bisa makan & minum sepuasnya. Idul Fitri tgl 1 Syawal balas dendam makan & minum serta merokok lagi. Bila tiba tanggal 1 Syawal, kita makan terlalu banyak. Jangankan Idul Fitri tanggal 1 Syawal, buka puasa Ramadhan saja buka banyak. Banyak pasien masuk rumah sakit di musim lebaran Idul Fitri karna gagal mengontrol nafsu makannya.  Hidangan Idul Fitri itu banyak gulai yg berminyak, makanan yg banyak kolesterol. Di musim lebaran Idul Fitri, sistem pencernaan kita masih kaget u/ bekerja. Sistem pencernaah harus beradaptasi lagi setelah istirahat selama 30 hari di bulan Ramadhan.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #200-#202: #200 Bila anda telah menyempurnakan ibadah haji anda, maka berzikirlah anda dengan menyebut Asma Allah SWT sebagaimana anda membanggakan nenek moyang anda atau lebih dari itu. Maka di antara manusia ada yg berdoa "Wahai Tuhan kami, anugerahkan kami keberkahan di dunia” & tiada keberkahan baginya di akhirat #201 & di antara mereka ada yg berdoa, "Wahai Tuhan kami, anugerahkan kami keberkahan di dunia & di akhirat & peliharalah kami dari azab siksa api neraka" #202 “Mereka itulah yg memperoleh bagian dari apa yg mereka usahakan & Allah SWT Maha Cepat perhitunganNya

 fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Ramadhan tahun ini telah pergi meninggalkan kita. Tidak jamin usia kita akan tiba di bulan Ramadhan tahun depan. Kita tidak tau kapan kita akan menghembuskan nafas terakhir. Kita tidak tau Ramadhan tahun ini Ramadhan terakhir atau tidak. Kita tidak tau usia kita akan tiba di bulan Ramadhan tahun depan atau tidak. Bila kita menghembuskan nafas terakhir dalam 11 bulan ini, Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir.

Ulama tabiit tabiin zaman dulu, Mu’alla bin Al Fadhl berkata: “Dulu para sahabat 6 bulan sebelum Ramadhan, mereka berdoa kehadirat Allah SWT supaya Allah SWT memanjangkan usia mereka ke bulan Ramadhan. 6 bulan setelah Ramadhan, mereka berdoa kehadirat Allah SWT supaya Allah SWT semua amalan mereka selama bulan Ramadhan tahun lalu”. Bulan Rabi Al Awwal, para sahabat berdoa kehadirat Allah SWT supaya amalan bulan Ramadhan tahun lalu diberkahi Allah SWT & Allah SWT memanjangkan usia mereka ke bulan Ramadhan yg akan datang.

Doa Baginda Rasulullah SAW di akhir Ramadhan: “Wahai Allah SWT, jangan Engkau jadikan puasa tahun ini puasa terakhir dalam kehidupanku. Bila Engkau mentakdirkan puasa tahun ini puasa terakhirku, berkahilah puasaku tahun ini

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Puasa 30 hari selama sebulan Ramadhan dibarengi dengan puasa 6 hari di bulan Syawal berkahnya puasa sepanjang tahun. Puasa Ramadhan 30 hari x 10 = puasa 300 hari = puasa 10 bulan. Puasa Syawal 6 hari x 10 = puasa 60 hari. Puasa Ramadhan + puasa 6 hari di bulan Syawal = puasa 300 hari + puasa 60 hari = puasa 360 hari = puasa sepanjang tahun.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg puasa Ramadhan ditambah dengan puasa 6 hari di bulan Syawal seakan dia puasa sepanjang tahun

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


Puasa sepanjang tahun


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari & bulan Syawal yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Seiring dengan kegembiraan Idul Fitri 1441 H, Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “PUASA SEPANJANG TAHUN”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Puasa Ramadhan telah kita sempurnakan selama 30 hari. Syawal hadir menggantikan Ramadhan sebagai kegembiraan bagi orang yg puasa dengan sempurna selama 30 hari bulan Ramadhan. Sudah 6 hari kita berada di bulan Syawal 1441 H. Jumatan minggu ini 6 Syawal 1441 H / 29 Mei 2020. Tidak terrasa sudah seminggu kita lebaran Idul Fitri. Sudah seminggu jg Ramadhan 1441 H pergi meninggalkan kita. Kita telah menanjak 30 anak tangga gunung Ramadhan sampai ke puncak Idul Fitri. Sebelum kita naik tangga, kita hanya punya bekal iman. Setelah kita menanjak 30 anak tangga Ramadhan, kita tiba di tangga #30, kita di upgrade oleh Allah SWT menjadi hamba yg bertaqwa. Tujuan kita puasa Ramadhan adalah mendidik iman menjadi taqwa. Iman belum tentu taqwa. Taqwa sudah pasti iman. Semakin tinggi gunung, semakin curam tanjakannya, semakin mudah turunannya. Semakin tinggi bukit, semakin sulit tanjakannya, semakin mudah pula turunannya. Setelah tanjakan pasti ada turunan. Setelah kita puasa Ramadhan, kita telah lulus menjadi hamba yg bertaqwa. Kita wisuda di hari raya Idul Fitri tanggal 1 Syawal. Tanggal 1 Syawal adalah hari terlarang u/ puasa. Saban tahun kita telah puasa Ramadhan, namun kita masih gagal menjadi hamba yg bertaqwa. Natijah puasa Ramadhan adalah menjadikan kita hamba yg bertaqwa. Lulusan tarbiyah karantina Ramadhan adalah lulusan yg bertaqwa.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #183: “Wahai orang” yg beriman difardhukan bagi anda puasa sebagaimana telah difardhukan bagi orang yg terdahulu sebelum anda supaya anda bertaqwa

Sabda Baginda Rasulullah SAW: Allah SWT berfirman, “Semua amalan anak Adam adalah u/nya kecuali puasa. Puasa u/Ku & Aku sendiri yg akan membalasnya”

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Semua amalan anak Adam akan dilipatgandakan 10-700x lipat. Allah SWT berfirman: kecuali puasa, puasa u/Ku & Aku sendiri yg akan membalasnya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Syariat Islam mensyariatkan kita u/ puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal setelah kita menyempurnakan puasa Ramadhan. Ibarat kita sudah lulus S1, kita tambah lagi dengan S2. Bila perlu tambah S3. Ibarat sholat, sholat sunnah rawatib, sholat sunnah tahajjud, sholat sunnah dhuha mengiringi sholat 5 waktu. Sholat sunnah hajat, taubat, istikarah bisa kita lakukan di 1/3 malam terakhir setelah sholat sunnah tahajjud. Zakat fitrah kita barengi dengan zakat maal di luar Ramadhan. Kita iringi dengan infaq & sedekah. Haji kita tambah dengan umroh. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal dikenali juga sebagai puasa sunnah 6, puasa sunnah 6 Syawal, puasa sunnah Syawal. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal menyempurnakan kekurangan kita pada puasa Ramadhan. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal juga bertujuan u/ memberi waktu adaptasi bagi sistem pencernaan kita u/ bekerja normal kembali setelah istirahat selama 30 hari di bulan Ramadhan. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal bisa dilakukan tanggal 2-7 Syawal. Boleh berturut”, boleh juga dicicil lompat” yg penting di tanggal 2-30 Syawal. Kita bebas memilih 6 hari u/ puasa sunnah 6 Syawal yg penting di tanggal 2-30 Syawal. Kita boleh puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal dengan menggandeng puasa sunnah Senin & Kamis. 3x Senin & 3x Kamis di bulan Syawal. Puasa Ramadhan berkahnya puasa 300 hari atau puasa 10 bulan. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal berkahnya puasa 60 hari atau puasa 2 bulan. Puasa Ramadhan 30 hari = 30 x 10 = puasa 300 hari. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal = 6 x 10 = puasa 60 hari. Puasa Ramadhan 30 hari + puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal = puasa 300 hari + puasa 60 hari = puasa 360 hari = puasa 10 bulan + puasa 2 bulan = puasa 12 bulan = puasa 1 tahun. Puasa Ramadhan 30 hari + puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal = puasa sepanjang tahun.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Allah SWT memberi berkah amalan 10x. Puasa Ramadhan berkahnya puasa 10 bulan. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal berkahnya puasa 2 bulan

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Puasa Ramadhan berkahnya puasa 10 bulan. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal berkahnya puasa 2 bulan. Semuanya itu berkahnya puasa sepanjang tahun
Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg puasa Ramadhan ditambah dengan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal berkahnya dia puasa sepanjang tahun

Firman Allah SWT surah Al Zalzalah #6-#8: #6 “Pada hari kiamat, manusia keluar dari kuburnya berkelompok u/ diperlihatkan kepada mereka balasan semua amal perbuatannya” #7 “Maka barangsiapa yg berbuat kebajikan seberat Zarrah, maka Allah SWT akan membalasnya seberat Zarrah pula” #8 “& barangsiapa yg berbuat kejahatan seberat Zarrah, maka Allah SWT akan membalasnya seberat Zarrah pula

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Di khutbah #2 ini, saya akan membahas tentang puasa sunnah ayyamul bidh. Puasa sunnah ayyamul bidh adalah puasa sunnah hari putih. Hari putih jatuh di tanggal 13-15 hijriyah saban bulannya. Tanggal 13-15 hijriyah disebut juga hari putih karna pada malam harinya bulan purnama penuh. Puasa sunnah ayyamul bidh adalah puasa sunnah 3 hari tanggal 13-15 hijriyah saban bulannya. Kecuali bulan Zulhijjah, karna tanggal 13 Zulhijjah hari tasyriq, hari terlarang puasa, oleh karna itu, puasa sunnah ayyamul bidh tanggal 14-16 Zulhijjah saja. Puasa sunnah bulanan. Puasa sunnah ayyamul bidh berkahnya juga puasa sepanjang tahun bila puasa tanggal 13-15 hijriyah saban bulan dari Muharram ke Zulhijjah. Tanggal 13-15 Syawal 1441 H Insya Allah jatuh pada tanggal 5-7 Juni 2020. Kita boleh menggandeng puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal dengan puasa sunnah ayyamul baidh. Puasa tgl 13-15 Syawal, 3 hari lagi kita bebas memilih di luar tgl 13-15 Syawal yg penting di tgl 2-30 Syawal. Puasa sunnah 3 hari ayyamul bidh = 3 x 10 = puasa 30 hari = puasa sebulan. Puasa sunnah 3 hari ayyamul bidh saban bulan = 3 x 10 x12 = puasa 360 hari = puasa 12 bulan = puasa 1 tahun = puasa sepanjang tahun.  Puasa sunnah ayyamul bidh adalah puasa sepanjang tahun selain puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Puasa 3 hari saban bulannya berkahnya puasa sepanjang tahun

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bila anda ingin puasa 3 hari saban bulan, maka puasalah pada tanggal 13-15 hijriyah saban bulannya

Sabda Baginda Rasulullah SAW dari Ibnu Abbas: “Baginda Rasulullah SAW puasa sunnah ayyamul bidh bila tidak bepergian & tidak bersafar

Firman Allah SWT surah Al Qariah #6-#9: #6 “Maka adapun orang yg berat timbangan kebajikannya” #7 “Maka dia berada dalam kehidupan yg memuaskan” #8 “& adapun orang yg ringan timbangan kebajikannya” #9 “Maka tempat kembalinya adalah neraka hawiyah

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


Sunday, May 24, 2020

Khutbah Idul Fitri 1 Syawal 1441: Bulan Ramadhan 30 hari, Idul Fitri 1 hari, 11 bulan perpisahan dengan bulan Ramadhan


Khutbah #1

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Allahu Akbar 3x walillahilhamd,

Zumrotal mu’minin wal mu’minat, wal muslimin wal muslimat hafizhakumullah,

Syukur Alhamdulillah, di pagi hari yg berkah ini tgl 1 Syawal 1441 / Minggu, 24 Mei 2020, kaum muslimin di penjuru dunia berbondong” menunaikan sholat sunnah Idul Fitri. Di pagi hari yg gembira ini, kita telah menyempurnakan amalan puasa Ramadhan 1441 selama 30 hari. Syukur Alhamdulillah, segala puji & syukur serta takbir mengagungkan Asma Allah SWT. Shalawat & salam semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda agung Rasulullah SAW, insan kamil, sang qudwah hasanah sepanjang zaman hingga akhir zaman khususnya & hari kiamat umumnya. Marilah kita menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Sungguh titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku dari hari kita lahir ke dunia hingga tiba detik kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Seiring dengan kegembiraan hari raya Idul Fitri, marilah kita menghayati ibrah & i’tibar dari satu tema khutbah Idul Fitri pada tahun ini, 1 Syawal 1441: “RAMADHAN 30 HARI, IDUL FITRI SEHARI, 11 BULAN PERPISAHAN DENGAN BULAN RAMADHAN”

Allahu Akbar 3x walillahilhamd,

Sidang sholat Idul Fitri yg beriman & bertaqwa,

Qalbuku bergembira & mengharu biru di pagi hari raya Idul Fitri yg berkah ini. Gema takbir Idul Fitri tahun ini sepi, tidak serame tahun terdahulu. Tidak terrasa, perasaan baru semalam kita bergembira menyambut Ramadhan tahun ini. Baru semalam mentri agama ketok palu mengumumkan mulai puasa Ramadhan. Hari ini kita berpisah dengan bulan Ramadhan 11 bulan ke depan. Kita bergembira karna telah menyempurnakan tarbiyah puasa Ramadhan 1441. Seiring dengan kepergian Ramadhan tersirat qalbu yg mengharu biru. Bagi orang yg beriman, Ramadhan 30 hari terlalu singkat. Perpisahan dengan Ramadhan selama 11 bulan itu terlalu lama. Sudah menjadi sunnatullah, 1 hari berlaku 24 jam. 1 minggu berlaku 7 hari, 1 bulan berlaku 30 hari, 1 tahun 365 atau 366 hari. Ramadhan harus pergi meninggalkan kita dalam jangka waktu 11 bulan ke depan. Ramadhan akan kembali 12 bulan kemudian. Kita tidak tau, kita akan kembali terpilih kembali menjadi peserta Ramadhan 12 bulan kemudian atau tidak. Tidak jamin usia kita akan tiba di bulan Ramadhan 12 bulan kemudian. Betapa banyak saudara kita yg tahun lalu masih puasa Ramadhan bareng kita. Ramadhan tahun ini mereka telah mendahului kita. Ramadhan 12 bulan kemudian, apakah kita masih tetap menjadi peserta tarbiyah Ramadhan atau kita telah kembali kehadirat Allah SWT? Wallahu a’lam.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Sungguh Allah SWT telah memfardhukan anda puasa di bulan Ramadhan & menuntut anda menghidupkan malamnya. Maka barangsiapa yg berpuasa & menghidupkan malamnya karna iman & mengaharapkan berkah dari Allah SWT, maka diampuni segala dosanya seakan baru dilahirkan ibunya

Allahu Akbar 3x walillahilhamd,

Sidang sholat Idul Fitri yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Ramadhan tahun ini berbeda dengan Ramadhan tahun terdahulu. Demikian pula Idul Fitri tahun terdahulu. Kita puasa Ramadhan di zaman musibah wabah penyakit virus corona. Kita juga merayakan hari raya Idul Fitri masih di zaman musibah wabah penyakit virus corona. Bila kita flashback sejenak ke awal tahun 2020. Tgl 1 Januari 2020, musibah banjir melanda Jakarta khususnya & Jabodetabek umumnya. Surabaya juga banjir. Awal tahun 2020 dibuka dengan banjir. Masih di awal tahun 2020, masih di bulan Januari 2020, virus corona menyebar mulai di Wuhan, Cina. Orang banyak yg makan daging yg tidak lazim, yakni ular, tikus, kalajengking, kelelawar. Itu semua daging yg haram. Cina memberlakukan lockdown. Berangkat dari Wuhan, virus corona menjalar ke penjuru dunia. Kemudian virus corona menjalar ke penjuru dunia. Virus corona tiba di Italy. Pemerintah Italy memberlakukan lockdown. Januari & Februari 2020, Jakarta khususnya & Indonesia umumnya masih kondusif. Aktivitas ekonomi masih berjalan dengan baik. Tiba di bulan Maret 2020, virus corona menimpa Indonesia. Mulai dari 2 orang korban virus corona. Kemudian menjalar ke banyak daerah di Indonesia. Saban hari banyak korban berjatuhan. Ada yg positif corona. Ada yg meninggal dunia. Saban hari banyak korban yg meninggal dunia. Bahkan banyak tenaga medis, dokter, suster yg meninggal dunia karna virus corona. Virus corona itu virus yg tersirat tapi menular. Al Haramain tutup u/ Jemaah umroh. Bahkan tiba di Ramadhan, Al Haramain tutup u/ Jemaah umroh Ramadhan. Masjid Al Haram & Masjid Nabawi ditutup u/ Jemaah umroh dari penjuru dunia. Biasanya Masjid Al Haram & Masjid Nabawi rame dari Jemaah umroh dari penjuru dunia. Masjid Al Haram & Masjid Nabawi sibuk 24 jam. Ramadhan tahun ini, Masjid Al Haram & Masjid Nabawi ditutup u/ umum. Sholat fardhu 5 waktu hanya dihadiri imam masjid, askar, staff, cleaning service Masjid Al Haram & Masjid Nabawi saja. Sholat fardhu 5 waktu yg biasanya padat 1 masjid, hanya tinggal beberapa saf saja. Jumatan di Masjid Al Haram & Masjid Nabawi juga tinggal beberapa saf saja. Kita tidak tau, apakah musim haji tahun ini masih zaman musibah wabah virus corona atau tidak. Bila Al Haramain masih ditutup sampai musim haji, maka haji tahun ini ditiadakan. Wallahu a’lam.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #155 & #156: #155 “& Kami pasti akan menguji anda dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta & jiwa serta buah”an. Kabarkan berita gembira bagi orang yg sabar” #156 “Yakni bila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” (Sungguh kami milik Allah SWT & sungguh kami kembali kehadiratNya)

Allahu Akbar 3x walillahilhamd

Sidang sholat Idul Fitri yg diberkahi Allah SWT,

Ramadhan tahun ini tidak seperti Ramadhan tapi kita puasa. Ramadhan tahun ini puasa seraya mengheningkan cipta. Ramadhan tahun ini kita kehilangan kegembiraan Ramadhan tahun yg terdahulu. Masjid ditutup total. Sholat fardhu 5 waktu umumnya & Jumatan khususnya ditiadakan. Sholat sunnah taraweh ditiadakan. Biasanya masjid itu tiba” Jemaah rame drastic di bulan Ramadhan. Sholat sunnah taraweh Jemaah rame. Ramadhan tahun ini kita sholat sunnah taraweh di rumah masing”. Majlis ta’lim di masjid ditiadakan. Majlis ta’lim diadakan online via applikasi zoom. Buka puasa bersama ditiadakan. Buka puasa hanya di rumah masing” saja. Biasanya kita menerima banyak undangan buka puasa Ramadhan. Tahun ini tidak ada undangan buka puasa Ramadhan. Mudik ditiadakan. Zakat fitrah bayar online via rekening bank masjid. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan masa karantina mulai tgl 16-30 Maret 2020. Kemudian diperpanjang sampai tgl 5 April 2020. Kemudian PSBB sampai tgl 23 April 2020. Kemudian dilanjutkan sampai tgl 22 Mei 2020. Banyak masjid di Jakarta yg tutup total. Sudah 2 bulan kita tidak Jumatan. Bahkan selama Ramadhan Jumatan ditiadakan. Kecuali di daerah yg tidak zona merah, masjid masih bisa buka. Jumatan masih bisa diadakan dengan syarat duduk dengan jarak @least 1-2 meter ke kiri & ke kanan.

Firman Allah SWT surah Al A’raf #96: “& bila penduduk negri beriman & bertaqwa, niscaya Kami akan melimpahkan bagi mereka berkah dari langit & bumi tapi mereka mendustakan rasul. Kami siksa mereka atas apa yg telah mereka perbuat

Allahu Akbar 3x walillahilhamd

Sidang sholat Idul Fitri yg direstui Allah SWT,

Idul Fitri tahun ini berbeda dengan Idul Fitri tahun yg terdahulu. Idul Fitri tahun ini lebaran seraya mengheningkan cipta. Idul Fitri tahun ini kita di rumah aja. Tidak ada silaturrahim ke rumah keluarga dekat & jauh walaupun tidak mudik. Biasanya selama bulan Syawal, banyak orang mengadakan halal bi halal. Kita menerima banyak udangan halal bi halal. Kita menerima banyak undangan pernikahan. Banyak orang yg menikah di bulan Syawal setelah Idul Fitri. Idul Fitri adalah waktunya kita silaturrahim. Idul Fitri tahun ini silaturrahim tidak berlaku kecuali situasi & kondisi telah kondusif. Kita tidak tau kapan musibah virus corona ini akan berakhir. Idul Fitri tahun ini berlaku physical distancing & social distancing. Sholat sunnah Idul Fitri tahun ini di masjid ditiadakan. Ada yg sholat sunnah Idul Fitri di rumah masing”. Ada yg tidak sholat sunnah Idul Fitri.

Firman Allah SWT surah Al A’la #14-#17: #14 “Sungguh beruntung orang yg mensucikan diri” #15 “& mengingat Asma Tuhannya, kemudian dia mendirikan sholat” #16 “Tapi anda memilih kehidupan dunia” #17 “Sedangkan kehidupan akhirat lebih baik & lebih kekal

Firman Allah SWT surah Asy Syams #7-#10: #7 “Demi jiwa & penyempurnaan ciptaannya” #8 “Maka Dia mengilhamkan kepadanya jalan kejahatan & ketaqwaannya” #9 “Sungguh beruntung orang yg mensucikan jiwanya” #10 “& sungguh rugi orang yg mengotorinya

Doa mohon keteguhan hati: “Yaa Muqallibal qulub, tsabbit qalbi ‘alaa diinik. Yaa Musharrifal qulub, sharrif qalbi ‘alaa thaa’atik” artinya “Wahai Zat yg membolak balikkan hati, tetapkan hatiku dalam agamaMu. Wahai Zat yg memalingkan hati, palingkan hatiku dalam taat kehadiratMu

Sidang sholat Idul Fitri yg beriman & bertaqwa kehadirat Allah SWT,

Musibah wabah penyakit virus corona adalah takdir Allah SWT. Ujian bagi orang yg beriman & azab bagi orang kafir. Betapa kita menderita selama zaman musibah wabah penyakit virus corona. Kita harus social distancing & physical distancing. No social activities allowed. Dokter terlalu sibuk menangani pasien virus corona. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyulap wisma atlet Kemayoran menjadi rumah sakit darurat corona. Orang kantor kerja online dari rumah. Guru mengajar online di rumah. Siswa belajar online dari rumah. Dosen memberikan kuliah online di rumah. Mahasiswa kuliah online dari rumah. Mentri pendidikan, Nadiem Makarim memberlakukan jam belajar TVRI saban hari u/ siswa sekolah. TVRI menjadi TV pendidikan seperti TPI zaman dahulu kala. Bisnis sepi, daya beli masyarakat susah. Seminar bisnis yg biasanya bisa di tempat. Sekarang webinar online via applikasi zoom. Pernikahan hanya akad nikah saja dibatasi u/ keluarga besar mempelai. Bila ada orang yg meninggal dunia, hanya dibatasi keluarga besar saja yg boleh mengantar ke tempat peristirahatan terakhir. Bila korban virus corona meninggal dunia, pemakaman hanya bisa dihadiri petugas medis. Vietnam & Arab Saudi sudah unlockdown. Bila sudah unlockdown, itu tidak sepenuhnya aktivitas ekonomi pulih kembali. Unlockdown harus dilakukan secara bertahap u/ menangkal penyebaran virus corona. Banyak Negara yg unlockdown di bulan Mei ini. Akses jalan keluar & masuk ditutup total.

Baginda Rasulullah SAW & para sahabat pernah ditimpa musibah penyakit Tha’un di Madinah tahun 6 H. Tha’un itu penyakit kolera. Penyakit Tha’un pernah juga menimpa negri Syam di zaman Umar bin Khattab. Umar bin Khattab membatalkan kunjungannya ke negri Syam. Peristiwa Tha’un di negri Syam membunuh 20.000 orang. Penyakit virus corona ini siklus penyakit menular dalam jangka waktu 100 tahun. Saban 100 tahun sekali, terjadi wabah penyakit menular. Penyakit Marseille atau penyakit pes di Prancis tahun 1720. Penyakit Marseille membunuh 100.000 orang di Eropa. Penyakit kolera Asiatik menimpa benua Asia tahun 1820. Penyakit kolera Asiatik membunuh 100.000 orang di benua Asia saja. Di Thailand, penyakit kolera Asiatik membunuh 30.000 orang. Di Semarang, penyakit kolera Asiatik membunuh 1.225 orang. Penyakit flu Spanyol tahun 1920. Penyakit flu Spanyol korbannya 500 juta orang di penjuru dunia. Sekarang tahun 2020, virus Corona.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bila anda mendengar wabah penyakit berjangkit di suatu negri, maka jangan anda datang ke negri itu. Bila wabah penyakit berjangkit di negri dimana anda berada, maka jangan anda keluar dari negri itu karna mau melarikan diri

Firman Allah SWT surah Al Isra #16: “& bila Kami hendak membinasakan suatu negri, Kami akan perintahkan kepada orang yg hidup mewah di negri itu supaya taat kehadirat Allah SWT, tapi bila mereka berbuat maksiat di negri itu, maka berlakulah kepadanya hukuman Kami. Maka akan Kami binasakan negri itu sehancur”nya

Allahu Akbar 3x walillahilhamd

Sidang sholat Idul Fitri hafizhakumullah,

Bagi orang Indonesia, Ramadhan 30 hari. Syawal lebaran juga 30 hari. Demikian juga bagi orang Malaysia & Brunei Darussalam. Di Jazirah Arab itu orang Arab lebih mengagungkan Ramadhan daripada Idul Fitri. Bagi orang Arab, Ramadhan 30 hari, Idul Fitri 1 hari saja. Tgl 2 Syawal sudah kembali seperti sedia kala. Di Indonesia, orang libur Idul Fitri seminggu. Kemudian kembali beraktivitas setelah Idul Fitri. Tapi sungguh ironis sekali, itu tidak berlaku di Idul Fitri tahun ini. Umroh Ramadhan itu ramenya seperti zaman haji. Di Masjid Al Haram & Masjid Nabawi, orang buka puasa pakai roti Arab & kurma serta air zamzam. Orang duduk berjejer di saf masing” siap” u/ buka puasa. Di Masjid Al Haram & Masjid Nabawi, jam 5 sore orang sudah bagi” ta’jil pakai container. Jam 5 sore sudah harus duduk di masjid menunggu buka puasa. Tidak ada umroh Ramadhan tahun ini. Di Malaysia, banyak pasar Ramadhan. Orang Malaysia buka puasa pakai bubur lambuk. Masjid Jamek Kuala Lumpur itu saban hari selama Ramadhan menyediakan bubur lambuk u/ buka puasa.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Telah tiba kepadamu bulan Ramadhan, bulan mega berkah. Allah SWT memfardhukan anda puasa di bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan, dibuka segala pintu surga & ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala setan. Demi Allah SWT, di bulan Ramadhan, ada malam yg lebih baik dari 1000 bulan. Barangsiapa yg tidak memburu berkah di malam itu, diharamkan baginya segala berkah

Allahu Akbar 3x walillahilhamd

Zumrotal mu’minin wal mu’minat, wal muslimin wal muslimat hafizhakumullah,

Syawal adalah bulan #10. Bulan lahirnya manusia. Bulan kita menjadi hamba yg bertaqwa setelah tarbiyah Ramadhan. Ibaratnya pembuahan tgl 1 Muharram. Tiba di bulan Ramadhan, bayi sedang dalam proses u/ siap” dilahirkan dari perut ibunda. Tgl 1 Syawal, bayi lahir ke dunia dari perut ibunda. Mulai hari ini, mulai sekarang tgl 1 Syawal 1441, kita mulai kehidupan yg baru. Kita pelihara amalan Ramadhan selama 11 bulan kemudian. Bulan Ramadhan adalah bulan tarbiyah taqwa. Bulan Syawal adalah bulan kita kembali kepada fitrah. 11 bulan ini waktunya kita melakukan pengembaraan kehidupan yg baru. Hari demi hari setelah Ramadhan telah kembali seperti sedia kala. Idul Fitri itu bukan akhir Ramadhan. Idul Fitri itu awal kehidupan baru kita setelah Ramadhan. Perjalanan 11 bulan kemudian hingga Ramadhan yg akan datang adalah perjalanan yg jauh. Di bulan Ramadhan, amalan kita naik drastis. Bila Ramadhan selesai, amalan kita turun drastis. Kita harus memelihara & menyempurnakan amalan kita seperti Ramadhan. Banyak orang yg menyempurnakan amalan lebih banyak di bulan Ramadhan saja. Bila tiba Idul Fitri, amalannya sudah tidak seperti Ramadhan. Mereka berpikir istirahat setelah Ramadhan. Bedanya Ramadhan sama 11 bulan yg lain hanya kita tidak puasa saja. Ibarat kita membangun rumah. Kita sibuk mempersiapkan rumah selama bulan Ramadhan. Rumah itu selesai tgl 1 Syawal. 11 bulan rumah itu dibiarkan saja, tidak dirapihkan, tidak dibersihkan, cat pudar, semua kotor. Kacanya sudah tidak bening lagi. Bangunannya sudah berkarat. Ramadhan tahun depan dibersihkan lagi. Idul Fitri tahun depan baru lagi. 11 bulan di tahun depan kotor lagi, tidak dipelihara. Jangan jadi hamba Ramadhan. Jadilah hamba rabbani. Tarbiyah Ramadhan itu tidak seperti kita ikut seminar bisnis. Kita memperoleh sertifikat, kemudian selesai. Setelah kita memperoleh sertifikat itu, kita gunakan ilmunya dalam kehidupan. Mau 100x ikut seminar bisnis tidak jadi masalah tapi ilmunya digunakan. Jangan saban kali ikut seminar bisnis, seminar saham, cuman memburu sertifikat. Tarbiyah Ramadhan begitu juga. Jangan keluar masuk Ramadhan begitu saja. Kita memang memperoleh nilai taqwa & kembali kepada fitrah. Itu harus kita pelihara 11 bulan kemudian. Banyak orang yg terbalik. 11 bulan amalan ala kadarnya. Ramadhan amalan digenjot. 11 bulan itu kita sempurnakan amalan kita seperti Ramadhan. Bila kita tidak bisa ibadah seperti Ramadhan selama 11 bulan kemudian, @least kita kerjakan semampu kita tapi istiqamah. Bila sudah selesai Ramadhan, bebas, bisa makan & minum sepuasnya. Idul Fitri tgl 1 Syawal balas dendam makan & minum serta merokok lagi. Bila tiba tanggal 1 Syawal, kita makan terlalu banyak. Jangankan Idul Fitri tanggal 1 Syawal, buka puasa Ramadhan saja buka banyak. Banyak pasien masuk rumah sakit di musim lebaran Idul Fitri karna gagal mengontrol nafsu makannya.  Hidangan Idul Fitri itu banyak gulai yg berminyak, makanan yg banyak kolesterol. Di musim lebaran Idul Fitri, sistem pencernaan kita masih kaget u/ bekerja. Sistem pencernaan harus beradaptasi lagi setelah istirahat selama 30 hari di bulan Ramadhan.

Sabda Baginda Rasulullah SAW:
Allah SWT berfirman, “Semua amalan hamba adalah u/nya kecuali puasa. Puasa u/Ku & Aku sendiri yg akan membalasnya”

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Semua amalan hamba akan dilipatgandakan 10-700x lipat. Allah SWT berfirman: kecuali puasa, puasa u/Ku & Aku sendiri yg akan membalasnya

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #200-#202: #200 Bila anda telah menyempurnakan ibadah haji anda, maka berzikirlah anda dengan menyebut Asma Allah SWT sebagaimana anda membanggakan nenek moyang anda atau lebih dari itu. Maka di antara manusia ada yg berdoa "Wahai Tuhan kami, anugerahkan kami keberkahan di dunia” & tiada keberkahan baginya di akhirat #201 & di antara mereka ada yg berdoa, "Wahai Tuhan kami, anugerahkan kami keberkahan di dunia & di akhirat & peliharalah kami dari azab siksa api neraka" #202 “Mereka itulah yg memperoleh bagian dari apa yg mereka usahakan & Allah SWT Maha Cepat perhitunganNya

 fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Allahu Akbar 3x walillahilhamd

Zumrotal mu’minin wal mu’minat, wal muslimin wal muslimat hafizhakumullah,

Bila anda berhutang puasa Ramadhan 1441, bayarlah hutang puasa anda sesegera mungkin. Anda boleh mulai mencicil bayar hutang puasa Ramadhan mulai besok tanggal 2 Syawal. Bila anda berazam u/ puasa sunnah 6 Syawal, bayar dulu hutang puasa Ramadhan, kemudian lanjutkan dengan puasa sunnah 6 Syawal.

Allahu Akbar 3x walillahilhamd

Zumrotal mu’minin wal mu’minat, wal muslimin wal muslimat hafizhakumullah,

Puasa sunnah 6 Syawal menyempurnakan puasa Ramadhan. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal disebut juga puasa sunnah 6 Syawal, puasa sunnah 6. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal boleh dilakukan tanggal 2-7 Syawal. Boleh dibarengi dengan puasa sunnah Senin & Kamis. 3x Senin & 3x Kamis. Boleh dibarengi dengan puasa sunnah ayyamul baidh tgl 13-15 Syawal, 3 hari lagi bebas di hari yg lain. Boleh dicicil, boleh lompat”, yg penting 6 hari di bulan Syawal dari tanggal 2-30 Syawal. Puasa sunnah 6 Syawal menyempurnakan puasa Ramadhan. Puasa Ramadhan ditambah puasa Syawal menjadi puasa setahun suntuk. Puasa Ramadhan 30 hari x 10 = puasa 300 hari = puasa 10 bulan. Puasa sunnah 6 Syawal 6 x 10 = puasa 60 hari = puasa 2 bulan. Puasa 300 hari + puasa 60 hari = puasa 360 hari. Puasa 10 bulan + puasa 2 bulan = puasa 12 bulan = puasa 1 tahun = puasa setahun suntuk.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg puasa Ramadhan kemudian puasa 6 hari di bulan Syawal seakan puasa sepanjang tahun

Akhir kata, marilah kita bermunajat kehadirat Allah SWT supaya Allah SWT meluluhlantakkan virus corona dari muka bumi ini. Marilah kita bermunajat kehadirat Allah SWT semoga Allah SWT memanjangkan usia kita kembali ke bulan Ramadhan 12 bulan kemudian di tahun 1442. Saya mengucapkan “Taqabbalallahu minna wa minkum, wa shiyaamana wa shiyaamakum. Selamat hari raya Idul Fitri 1441”