Saturday, May 9, 2020

Bila setan dibelenggu


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, kehadirat Allah SWT, di hari Jumat, penghulu segala hari (sayyid al ayyam) & bulan Ramadhan, penghulu segala bulan (sayyid asy syuhur), kita duduk bersimpuh kehadirat Allah SWT di masjid ini. Kita bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Kita semua dalam tarbiyah Ramadhan. Kita semua sedang menunaikan ibadah puasa. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat Ramadhan minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “BILA SETAN DIBELENGGU”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Bulan Ramadhan adalah bulan disyariatkannya titah perintah puasa oleh Allah SWT kepada umat Islam di penjuru dunia. Bulan puasa fardhu selama 30 hari. Detik demi detiknya berkah. Menit demi menitnya berkah. Jam demi jamnya berkah. Hari demi harinya berkah. 30 hari berkah. 720 jam berkah. Bulan Ramadhan hanya tiba setahun sekali. Kita puasa selama 14 jam selama 30 hari. Siang kita puasa. Malam kita semarakkan malam Ramadhan.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Bila tiba bulan Ramadhan, dibuka segala pintu surga & ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala setan. Pintu surga dibuka 24 jam. Pintu neraka ditutup 24 jam. Setan dibelenggu 24 jam. Setan tidak bisa masuk jasad orang yg puasa. Bila kita puasa, pembuluh darah kita tertutup. Setan masuk jasad kita via pembuluh darah kita. Bila kita makan & minum, setan bebas masuk jasad kita. Selama kita lapar & dahaga, kita sempurnakan titah perintah Allah SWT & meninggalkan segala laranganNya. Kita memang lemas ketika puasa di siang hari. Puasa menyempurnakan taqwa kita.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #183: “Wahai orang” yg beriman diwajibkan bagi kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang yg terdahulu sebelum kamu supaya kamu bertaqwa

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bila tiba bulan Ramadhan, dibuka segala pintu surga & ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala setan

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Hati” dengan kejahatan setan. Setan menghasut kita u/ maksiat kehadirat Allah SWT. Setan menggerogoti hati kita supaya kita mematuhi hawa nafsu, berbuat maksiat, berbuat kejahatan, berbuat dosa. Setan menggerogoti mata kita supaya memandang wanita dengan syahwat. Setan menggerogoti kemaluan kita dengan syahwat & membenarkannya. Zinah itu hukumnya haram & dosa besar bagi kacamata Allah SWT. Di siang hari bulan Ramadhan, jangankan zinah, istri kita saja haram. Istri boleh kita sentuh di malam hari bulan Ramadhan. Setan menggerogoti telinga kita u/ mendengar hoax, fitnah, gossip, infotainment. Setan menggerogoti tangan kita u/ berbuat maksiat, berbuat kejahatan. Setan menggerogoti kaki kita u/ melangkah berbuat maksiat, berbuat kejahatan. Setan menggerogoti lidah kita u/ berkata kotor, berkata kasar, menyakiti hati orang lain. Setan menggerogoti hati kita u/ marah. Setan menggerogoti hawa nafsu kita supaya kita belanja makanan buka puasa dengan konsumtif. Belum tentu makanan buka puasa yg kita beli sore hari itu akan habis. Belum tentu juga masih enak u/ buka puasa besoknya kecuali bila kita simpan di kulkas. Orang buka puasa langsung dengan makan berat. Buka puasa kekenyangan. Bila buka puasa kekenyangan, ngantuk. Sholat sunnah taraweh tidak fokus lagi dengar tausiyah Ramadhan.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Telah tiba kepadamu bulan Ramadhan, bulan mega berkah. Allah SWT mewajibkan kamu puasa di bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan, dibuka segala pintu surga & ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala setan. Demi Allah SWT, di bulan Ramadhan, ada malam yg lebih baik dari 1000 bulan. Barangsiapa yg tidak memburu pahala di malam itu, diharamkan baginya segala berkah

Firman Allah SWT surah Al A’raf #179: “& sungguh Kami jadikan isi neraka Jahannam itu dari jin & manusia. Mereka mempunyai hati tapi tidak diguanakan u/ memahami ayat” Allah SWT & mempunyai mata tapi tidak digunakan u/ melihat tanda” keagungan Allah SWT serta mempunyai telinga tapi tidak digunakan u/ mendengar ayat” Allah SWT. Mereka itu ibarat binatang ternak bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itu orang” yg lengah

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Renungkanlah bila Ramadhan tahun ini, Ramadhan kita yg terakhir. Tidak jamin kita akan terpilih lagi u/ berjumpa dengan Ramadhan tahun depan. Jangankan Ramadhan tahun depan. Ramadhan tahun ini saja tidak jamin 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir di bulan Ramadhan tahun ini, maka Ramadhan tahun ini, tidak 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir setelah Ramadhan, di hari Idul Fitri, setelah Idul Fitri, kita tidak berjumpa lagi dengan Ramadhan tahun depan. Maka Ramadhan tahun ini Ramadhan kita yg terakhir. Bila kita menyepelekan Ramadhan tahun ini, maka kita harus menunggu Ramadhan tahun depan 12 bulan kemudian.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment