Friday, May 8, 2020

Bulan Ramadhan, bulan nuzul Al Quran khususnya & kitab Allah SWT umumnya


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, kehadirat Allah SWT, di hari Jumat, penghulu segala hari (sayyid al ayyam) & bulan Ramadhan, penghulu segala bulan (sayyid asy syuhur), kita duduk bersimpuh kehadirat Allah SWT di masjid ini. Kita bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Kita semua dalam tarbiyah Ramadhan. Kita semua sedang menunaikan ibadah puasa. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Terlebih dahulu khatib menyampaikan “Selamat menunaikan ibadah puasa” kepada anda Jemaah Jumat sekalian. Semoga puasa kita khususnya & amalan kebajikan kita umumnya diberkahi Allah SWT dengan berkah berlipat ganda. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati & mengambil I’tibar dari satu tema: “BULAN RAMADHAN: BULAN NUZUL AL QURAN KHUSUSNYA & KITAB ALLAH SWT UMUMNYA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, hari ini Jumat, 15 Ramadhan 1441 H / 8 Mei 2020. Kita berada di hari Jumat yg berkah khususnya & bulan Ramadhan yg berkah umumnya. Hari ini kita masuk hari #15 puasa Ramadhan tahun 1441. Minggu ini kita masuk Jumatan #3 Ramadhan tahun ini. Tidak terrasa kita telah melewati ½ perjalanan Ramadhan tahun ini. Sudah 2 minggu kita puasa tahun ini. Nuzul Al Quran kita peringati tgl 17 Ramadhan. Nuzul Al Quran tahun ini Insya Allah jatuh pada hari Ahad, 10 Mei 2020 / 17 Ramadhan 1441 H.

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Titah perintah Allah SWT yg pertama kali disyariatkan kepada Baginda Rasulullah SAW adalah membaca. Iqra’ artinya membaca. Al Quran artinya bacaan. Qari atau qariah artinya pembaca. Qari artinya pembaca lelaki. Qariah artinya pembaca wanita. Qiraatul quran artinya membaca Al Quran. Coba kita kenang kembali saat pertama kali kita belajar Al Quran waktu kecil. Kita mulai belajar Al Quran dengan belajar Iqra’. Iqra’ #1-#6. Setelah kita mengenal huruf hijaiyyah, kita belajar Iqra’ sebelum kita membaca Al Quran. Huruf hijaiyyah itu ada 30. Allah SWT mensyariatkan titah perintah membaca kepada Baginda Rasulullah SAW via Malaikat Jibril. Surah Al Alaq dimulai dengan kata “Iqra’”.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Pada suatu malam hari, Baginda Rasulullah SAW berdiam diri di gua Hira. Ada seorang lelaki datang menghampiri Baginda Rasulullah SAW. Lelaki itu berkata kepada Baginda Rasulullah SAW, “bacalah”. Baginda Rasulullah SAW berkata, “Aku tidak bisa membaca”. Lelaki itu berkata lagi kepada Baginda Rasulullah SAW, “bacalah”. Baginda Rasulullah SAW berkata, “Aku tidak bisa membaca”. Lelaki itu masih berkata berkata kepada Baginda Rasulullah SAW, “bacalah”. Baginda Rasulullah SAW, “Aku tidak bisa membaca”. Lelaki itu adalah Malaikat Jibril. Sejak itu turunlah wahyu Allah SWT dalam FirmanNya surah Al Alaq #1-#5:
#1 “Bacalah dengan nama Tuhanmu yg Maha Pencipta
#2 “Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah
#3 “Bacalah & Tuhanmu yg Maha Mulia
#4 “Yg mengajarkan manusia dengan pena
#5 “Dia mengajarkan manusia apa yg tidak diketahuinya

Para Jemaah Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT serta yg saya hormati,

Perhatikan sejenak Firman Allah SWT surah Al Alaq #1-#5 yg barusan saya baca. Terdapat beberapa pengulangan di surah Al Alaq #1-#5. Kata “Iqra’” diucapkan 2x. Titah perintah baca dikatakan 2x. Kata “’allama” yg artinya mengajarkan diucapkan 2x. Kata “Rabb” juga diucapkan 2x. Kata “khalaq” yg artinya menciptakan diucapkan 2x. Setelah titah perintah membaca diturunkan, titah perintah menulis juga diturunkan.

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Bulan Ramadhan adalah bulan Nuzul Al Quran khususnya & kitab” Allah SWT umumnya. Kitab Allah SWT yg wajib kita ketahui ada 4, yakni Taurat, Zabur, Injil termasuk Al Quran. Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS. Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS. Injil diturunkan kepada Nabi Isa AS. Al Quran diturunkan kepada Baginda Rasulullah SAW. Taurat & Zabur serta Injil disempurnakan menjadi Al Quran. Isi Taurat & Zabur serta Injil ada di Al Quran. Al Quran itu kitab 3 in 1 karna semua syariat Taurat & Zabur serta Injil ada di Al Quran. Al Quran semuanya dalam Bahasa Arab. Setiap negara punya Al Quran dengan terjemahan Bahasa nasional negara masing”. Al Quran tetap membawa Bahasa Arab sebagai Bahasa aslinya. Injil isinya beda” & bahasanya juga beda”. Injil mengalami perubahan seiring perubahan zaman.

Firman Allah SWT surah Ali Imran #3 & #4: #3 “Dia menurunkan kitab Al Quran kepadamu yg mengandung kebenaran, membenarkan kitab sebelumnya, menurunkan Taurat & Injil” #4 “Sebelum Al Quran menjadi petunjuk bagi manusia & Dia menurunkan Al Furqan. Sungguh orang yg kafir kepada ayat” Allah SWT akan memperoleh siksa yg berat. & Allah SWT Maha Perkasa & mempunyai hukuman

Sebenarnya jumlah kitab Allah SWT itu ada 104. Semua kitab Allah SWT turun di bulan Ramadhan. 10 kitab diturunkan kepada Nabi Adam AS. 50 kitab diturunkan kepada Syits bin Adam AS. 30 kitab diturunkan kepada Nabi Idris AS. 10 kitab kepada Nabi Ibrahim AS. Suhuf Ibrahim diturunkan di malam pertama Ramadhan. Taurat diturunkan pada 6 Ramadhan. Injil diturunkan pada 13 Ramadhan. Al Quran diturunkan secara sekaligus pada malam 24 Ramadhan. 17 Ramadhan itu wahyu pertama yg turun. Wahyu terakhir turun surah Al Maidah #3 ketika peristiwa haji wada’. Baginda Rasulullah SAW menyampaikan khutbah wada’ di padang Arafah tgl 9 Zulhijjah tahun 10 H.

Firman Allah SWT surah Al A’la #18 & #19: #18 “Sungguh ini terdapat dalam kitab yg terdahulu” #19 “Yakni kitab Ibrahim AS & Musa AS

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Suhuf Ibrahim diturunkan di malam pertama Ramadhan. Taurat diturunkan pada 6 Ramadhan. Injil diturunkan pada 13 Ramadhan. Al Quran diturunkan pada 24 Ramadhan

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Banyak sekali orang yg di luar bulan Ramadhan, bila tiba bulan Ramadhan mendadak menjadi rajin membaca Al Quran. Orang menjadi terlalu sibuk membaca Al Quran dengan target one day, one juz. Orang target khatam Al Quran @least 1x di bulan Ramadhan. Setelah sholat Subuh, banyak yg membaca Al Quran. Setelah sholat Zuhur, banyak yg membaca Al Quran. Setelah sholat Ashar, banyak yg membaca Al Quran. Menunggu waktu buka puasa, membaca Al Quran. Di Masjid Al Haram & Masjid Nabawi, Jemaah umroh membaca Al Quran sementara menunggu waktu buka puasa. Menunggu sahur membaca Al Quran. Di luar bulan Ramadhan, kita tidak seperti itu membaca Al Quran. Kita butuh waktu 45-60 jam u/ khatam Al Quran. 1 juz Al Quran itu @least 1,5 jam. Kita bulatkan saja 2 jam. Selama Ramadhan, @least kita membaca Al Quran 2 jam saban hari.

Firman Allah SWT surah Ad Dukhan #1-#6: #1 Haa miim #2 “Demi kitab Al Quran yg jelas” #3 “Sungguh Kami Menurunkannya pada malam yg diberkahi. Sungguh Kami yg memberi peringatan” #4 “Pada malam itu dijelaskan segala urusan dengan penuh hikmah” #5 “Yakni urusan dari sisi Kami. Sungguh Kami yg mengutus para rasul” #6 “Sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sungguh Dia Maha Mendengar & Maha Mengetahui

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg membaca 1 huruf Al Quran, maka baginya 10 berkah. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu 1 huruf tapi alif 1 huruf, lam 1 huruf, mim 1 huruf

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Ramadhan adalah bulan tilawah Al Quran, bulan tahfizh Al Quran, bulan khatam Al Quran. Coba sempurnakan membaca Al Quran di bulan Ramadhan. Try @ least one day, one juz. Try @ least, khatam Al Quran 1x Ramadhan tahun ini. Di Masjidil Haram & Masjid Nabawi, one night, one juz. Bila kita sholat taraweh di Masjidil Haram & Masjid Nabawi, kita telah khatam Al Quran 1x berjamaah dengan imam. Kita baca Al Quran sendiri 1x khatam. Dalam sebulan Ramadhan, kita sudah 2x khatam Al Quran. Bila kita target khatam Al Quran 1x di Masjidil Haram, 1x di Masjid Nabawi sendiri plus sholat taraweh berjamaah, kita sudah total 3x khatam Al Quran. Ada orang yg umroh Ramadhan target khatam Al Quran di Masjid Al Haram 1x, di Masjid Nabawi 1x, di tanah air 1x. Totalnya 3x khatam. Bila kita mau khatam Al Quran berjemaah dengan imam sholat taraweh, kita harus umroh Ramadhan sebulan sampai Idul Fitri. Bila kita umroh sepanjang Ramadhan sampai Idul Fitri, kita bisa targetkan 3x khatam Al Quran sepanjang umroh Ramadhan. 1x khatam Al Quran sendiri di Masjid Nabawi. 1x khatam Al Quran sendiri di Masjid Al Haram. 1x khatam Al Quran berjemaah dengan imam sholat taraweh. Sholat taraweh di Masjid Nabawi & Masjid Al Haram itu khatam Al Quran di malam #26. Al Quran itu 1 juz 10 lembar bolak balik = 20 halaman. 1 rakaat, 1 halaman. Sholat taraweh di Malaysia, Brunei Darussalam tidak ada tausiyah taraweh. Di Malaysia & Brunei Darussalam, taraweh 23 rakaat. One night, one juz. Baginda Rasulullah SAW pernah menceritakan Malaikat Jibril membacakan Al Quran kepada Baginda saban tahun sekali di bulan Ramadhan. Di tahun wafat Baginda Rasulullah SAW, Malaikat Jibril membacakan Al Quran kepada Baginda Rasulullah SAW 2x. Para ulama di zaman dahulu, mengkhatamkan Al Quran dalam waktu 3 hari, seminggu, 10 hari, di dalam sholat & di luar sholat. Imam Syafei khatam Al Quran 60x di bulan Ramadhan.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg mengkhatamkan Al Quran sekali, maka 60 ribu malaikat memohon ampun kehadirat Allah SWT baginya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Menurut imam besar Masjid Istiqlal, Ustadz Nasaruddin Umar, Iqra’ itu mencakup how to read, how to learn, how to understand, how to interact with Al Quran. Iqra’ #1 itu how to read, bagaimana membaca Al Quran. Iqra’ #2 itu how to learn, bagaimana kita mempelajari, memahami, menganalisa, mendalami Al Quran. Iqra’ #3 how to understand, bagaimana kita memahami, mengerti, mengambil ibrah, mengambil I’tibar dari Al Quran. Emosi kita terlibat dalam membaca Al Quran. Kita merasa takut, merinding bila membaca ayat” tentang murka Allah SWT, azab Allah SWT, siksa api neraka. Bila kita membaca ayat” yg memotivasi, kita semangat. Bila kita membaya ayat” tentang berkah, hati kita senang. Iqra’ #4 itu “Bacalah & Tuhanmu yg Maha Mulia”, itu how to interact with Al Quran. Bagaimana kita berinteraksi dengan Al Quran. Kita saling memahami dengan Al Quran. Kita memahami Al Quran. Al Quran memahami kita. Banyak orang yg membaca Al Quran hanya sebatas Iqra’ #1 saja. Khatam Al Quran hanya sebatas Iqra’ #1. Bahkan hafizh Al Quran hanya sebatas Iqra’ #1. Hafizh Al Quran itu khatam Al Quran & hafal Al Quran tapi tidak melibatkan Iqra’ #2 & Iqra’ #3. Itu Iqra’ yg paling basic. Upayakan kita bisa memperoleh Iqra’ #4. @least kita membaca Al Quran dengan Iqra’ #2 atau Iqra’ #3. Iqra’ #2 & Iqra’ #3 sudah memenuhi syarat. Iqra’ #4 itu luar biasa sempurna.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #1-#5: #1 “Alif Laam Miim” #2 “Kitab ini tidak ada keraguan kepada orang yg bertaqwa” #3 “Yakni mereka yg beriman kepada yg gaib, mendirikan sholat, menafkahkan sebahagian rezeki yg Kami anygerahkan kepada mereka” #4 “& mereka yg beriman kepada kitab-kitab yg diturunkan kepadamu & kitab-kitab yg terdahulu diturunkan serta meyakini adanya hari kiamat” #5 “Mereka itu yg memperoleh petunjuk & mereka itu yg beruntung

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Renungkanlah bila Ramadhan tahun ini, Ramadhan kita yg terakhir. Tidak jamin kita akan terpilih lagi u/ berjumpa dengan Ramadhan tahun depan. Jangankan Ramadhan tahun depan. Ramadhan tahun ini saja tidak jamin 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir di bulan Ramadhan tahun ini, maka Ramadhan tahun ini, tidak 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir setelah Ramadhan, di hari Idul Fitri, setelah Idul Fitri, kita tidak berjumpa lagi dengan Ramadhan tahun depan. Maka Ramadhan tahun ini Ramadhan kita yg terakhir. Jangan kita sepelekan Ramadhan tahun ini. Bila kita menyepelekan Ramadhan tahun ini, maka kita harus menunggu Ramadhan tahun depan 12 bulan kemudian.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.



No comments:

Post a Comment