Friday, May 22, 2020

Bulan Ramadhan: 30 hari terlalu singkat, 11 bulan perpisahan terlalu lama


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, kehadirat Allah SWT, di hari Jumat, penghulu segala hari (sayyid al ayyam) & bulan Ramadhan, penghulu segala bulan (sayyid asy syuhur), kita duduk bersimpuh kehadirat Allah SWT di masjid ini. Kita bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Kita semua dalam tarbiyah Ramadhan. Kita semua sedang menunaikan ibadah puasa. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Semoga puasa kita khususnya & amalan kebajikan kita umumnya diberkahi Allah SWT dengan berkah berlipat ganda. Seiring dengan Jumat terakhir Ramadhan 1441, Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati & memetik I’tibar dari satu tema: “BULAN RAMADHAN: 30 HARI TERLALU SINGKAT, PERPISAHAN 11 BULAN TERLALU LAMA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Hari demi hari, minggu demi minggu di bulan Ramadhan 1441 H telah kita lewati. Rasanya baru kemarin kita mulai puasa Ramadhan 1441 H hari Jumat, 24 April 2020 / 1 Ramadhan 1441 H. Rasanya mentri agama baru kemarin memutuskan kapan 1 Ramadhan 1441 H. Tidak terrasa Ramadhan 1441 H sudah akan menutup tirainya. Minggu ini sudah Jumat, 22 Mei 2020 / 29 Ramadhan 1441 H. Minggu ini Jumatan terakhir di bulan Ramadhan 1441 H. Ramadhan 1441 H akan meninggalkan kita dalam waktu kurang dari 48 jam. Tinggal 1,5 hari lagi kita puasa. Tinggal hari ini & besok saja. Malam ini menjadi malam terakhir Ramadhan tahun ini. Malam ini sholat sunnah taraweh perpisahan dengan Ramadhan tahun ini. Malam ini I’tikaf terakhir Ramadhan tahun ini.  Besok hari terakhir kita puasa Ramadhan tahun ini. Besok malam sudah malam takbiran. Minggu, 24 Mei 2020 / 1 Syawal 1441 H kita merayakan Idul Fitri 1441 H. Kita wisuda menjadi lulusan tarbiyah Ramadhan.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Saban tahun kita puasa, tapi kita gagal menjadi hamba yg bertaqwa. Harusnya saban tahun kita puasa, semakin sempurna taqwa kita. Coba kita audit diri kita masing”. Setelah kita memeluk Islam, kita punya iman. Ternyata iman saja tidak cukup. Iman harus ditaburi taqwa. Orang yg beriman puasa u/ menyempurnakan taqwa. Iman belum tentu taqwa. Taqwa sudah barang tentu iman. Puasa itu ibaratnya kita menanjak dari iman ke taqwa. Puasa itu jembatan antara iman & taqwa. Bila kita menanjak, di bawah kita di garis iman. Kita naik 30 anak tangga. Puncak anak tangga itu garis taqwa. Taqwa itu sikap takut kehadirat Allah SWT. Bila kita takut kehadirat Allah SWT, kita harus semakin patuh kehadirat Allah SWT. Semakin sempurna taqwa kita, semakin kita takut kehadirat Allah SWT, semakin kita patuh kehadirat Allah SWT. Kehidupan kita di dunia ini banyak CCTV Allah SWT. Allah SWT mengawasi kita dengan CCTV Nya. Allah SWT mencatat perbuatan kita dalam kitab amalan kita. Allah SWT akan audit amalan kita di dunia & di akhirat. Kita semua hanya mandatoris Allah SWT. Kita terikat kontrak dengan Allah SWT. Puasa itu tidak sekedar menahan lapar & dahaga saja. Puasa itu menahan diri dari segala perkara yg membatalkan puasa. Lapar & dahaga itu perantaranya saja. Dalam keadaan lapar & dahaga itu, kita bisa menangkal setan u/ masuk. Setan itu masuk melalui pembuluh darah kita. Bila kita puasa, pembuluh darah kita terkunci. Puasa itu filter setan.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Banyak orang yg puasa tapi tidak memperoleh apa” kecuali lapar & dahaga saja. Banyak orang yg sholat malam tapi tidak memperoleh apa” kecuali capek saja

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bila tiba bulan Ramadhan, dibuka segala pintu surga & ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala setan

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #183: “Wahai orang” yg beriman difardhukan bagi anda puasa sebagaimana telah difardhukan bagi orang yg terdahulu sebelum anda supaya anda bertaqwa

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Imam Al Gazali berkata dalam kitabnya, Ihya Ulumuddin. Ada 3 tingkat puasa

#1 Puasa Al Awwam: Puasa yg menahan lapar & dahaga saja. (Puasa tapi berbuka)
#2 Puasa Al Khawas: Puasa yg menahan diri dari segala hal yg membatalkan puasa. Bila puasa, dia tidak tahan lapar & dahaga, siang bolong dia berbuka (Berbuka tapi puasa)
#3 Puasa Khawas Al Khawas: Puasa yg bisa menahan diri dari lapar & dahaga serta menahan diri dari segala perkara yg membatalkan puasa (Puasa yg sempurna)

Syarat puasa Al Khawas menurut Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin:

#1 Menjaga pandangan dengan tidak memandang wanita dengan syahwat
#2 Menjaga pendengaran
#3 Menjaga lisan
#4 Menjaga segala jasad dari segala perkara yg bathil & perbuatan dosa
#5 Menjaga diri dari makanan & minuman yg haram
#6 Menjaga hati supaya patuh kehadirat Allah SWT

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Sungguh Allah SWT telah memfardhukan anda puasa di bulan Ramadhan & menuntut anda menghidupkan malamnya. Maka barangsiapa yg berpuasa & menghidupkan malamnya karna iman & mengaharapkan berkah dari Allah SWT, maka diampuni segala dosanya seakan baru dilahirkan ibunya

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Ramadhan hanya datang setahun sekali saja. Tidak terasa waktu berlalu dengan begitu cepatnya. Detik demi detik, hari demi hari, minggu demi minggu di bulan Ramadhan telah berlalu dengan begitu cepatnya. Kita tidak bisa menafikan bahwa Ramadhan harus berganti Syawal. Kita tidak tau apakah tahun ini Ramadhan kita yg terakhir atau tidak. Kita juga tidak tau, entah usia kita panjang atau tidak ke Ramadhan tahun depan. Tidak jamin usia kita akan tiba di bulan Ramadhan tahun depan. Bila kita menghembuskan nafas terakhir di antara Ramadhan tahun ini & Ramadhan tahun depan, maka Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir. Bila betul Ramadhan tahun ini memang Ramadhan terakhir kita, kita berpisah dengan bulan Ramadhan selamanya.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: Allah SWT berfirman, “Semua amalan hamba adalah u/nya kecuali puasa. Puasa u/Ku & Aku sendiri yg akan membalasnya”

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Semua amalan hamba akan dilipatgandakan 10-700x lipat. Allah SWT berfirman: kecuali puasa, puasa u/Ku & Aku sendiri yg akan membalasnya

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Bagi orang yg beriman, bulan Ramadhan 30 hari terlalu singkat, perpisahan 11 bulan dengan bulan Ramadhan terlalu lama. Kita tidak bisa menafikan Ramadhan harus berganti Syawal. Betapa beratnya perpisahan 11 bulan ke depan dengan bulan Ramadhan. Pepatah berkata “Dimana ada pertemuan, pasti ada perpisahan”. Begitu juga lirik lagu “Rasa sayange” yg berasal dari Maluku berkata “Bila ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Bila ada umurku panjang, boleh kita bertemu lagi”.

Sungguh waktu di akhir zaman ini begitu cepat sekali lewat. Hanya lewat secepat kilat. Ramadhan tahun depan 11 bulan lagi. Ramadhan tahun ini tidak akan anda rasakan lagi tahun depan. Walaupun usia anda panjang ke Ramadhan tahun depan, Ramadhan tahun depan sudah beda lagi. Khutbah Jumat minggu ini tidak akan anda dengar kembali di waktu yg sama. Anda bisa rekam dengan HP, kamera video, upload di youtube tapi tidak bisa mendengarkan langsung dari saya di masjid ini. Bila saya menyampaikan khutbah Jumat minggu ini lagi di tahun yg akan datang, memang sama saja, tapi pasti ada peningkatan isi dari penjelasan saya minggu ini. Anda tidak akan mendengarkan khutbah Jumat minggu ini lagi di tgl 22 Mei 2020 / 29 Ramadhan 1441. Azan Jumat yg td anda dengarkan sebelum saya khutbah, tidak akan anda dengar lagi di waktu yg sama. Jumat minggu depan saja sudah Idul Fitri, sudah lebaran. Jumat minggu depan beda dengan Jumat minggu ini. Minggu depan khatibnya lain lagi, tema khutbah Jumatnya lain lagi. Minggu depan saya juga khutbah di masjid lain lagi. Bila sayapun yg menyampaikan khutbah Jumat minggu depan di masjid ini, saya bawakan tema yg lain lagi. Don’t miss Ramadhan. Renungkanlah bila Ramadhan tahun ini Ramadhan terakhir. Jangan perlakukan Ramadhan seperti menunggu bis, menunggu kereta api. Menunggu bis, 10 menit lagi juga lewat lagi. Menunggu kereta api, 15 menit lagi juga lewat lagi. Menunggu Ramadhan kan setahun sekali. Emangnya kita bisa jamin usia kita tiba di Ramadhan tahun depan? Ramadhan tahun depan 11 bulan lagi. Jangan pula kita anggap waktu sholat itu seperti menunggu bis, kereta api. Jangan juga anggap Jumatan itu seperti menunggu bis, kereta api, pesawat. Jumatan memang saban Jumat pasti ada. Emangnya kita bisa jamin usia kita tiba di Jumat depan? Ramadhan tahun ini juga tidak akan kembali lagi. Bila usia anda panjang ke Ramadhan tahun depan, Ramadhan tahun depan beda lagi dengan Ramadhan tahun ini.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Hari kiamat tidak akan terjadi sampai waktu terlalu cepat berlalu. Setahun ibarat sebulan. Sebulan ibarat seminggu. Seminggu ibarat sehari. Sehari ibarat sejam. Sejam ibarat bara api

Firman Allah SWT surah Al Asr #2 & #3: #2 “Sungguh manusia dalam kerugian” #3 “Kecuali orang yg beriman & beramal sholeh serta saling menghimbau u/ kebajikan & saling menghimbau u/ kesabaran

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Doa Baginda Rasulullah SAW di akhir Ramadhan: “Wahai Allah SWT, jangan Anda jadikan puasa tahun ini puasa terakhir dalam kehidupanku. Bila Anda mentakdirkan sebaliknya, puasa tahun ini puasa terakhirku, berkahilah puasaku tahun ini

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Puasa 30 hari selama sebulan Ramadhan dibarengi dengan puasa 6 hari di bulan Syawal berkahnya puasa sepanjang tahun. Puasa Ramadhan 30 hari x 10 = puasa 300 hari = puasa 10 bulan. Puasa Syawal 6 hari x 10 = puasa 60 hari. Puasa Ramadhan + puasa 6 hari di bulan Syawal = puasa 300 hari + puasa 60 hari = puasa 360 hari = puasa sepanjang tahun.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg puasa Ramadhan ditambah dengan puasa 6 hari di bulan Syawal seakan dia puasa sepanjang tahun

Insya Allah minggu depan atau lain Jumat, saya akan membahas khutbah Jumat tentang puasa sunnah 6 Syawal.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Ramadhan tahun ini akan segera menutup tirainya u/ 11 bulan ke depan. Belum tentu usia kita akan tiba di bulan Ramadhan tahun depan. Tidak ada jaminan usia kita akan tiba di bulan Ramadhan tahun depan. Kita tidak tau kapan kita akan menghembuskan nafas terakhir. Kita tidak tau Ramadhan tahun ini Ramadhan terakhir atau tidak. Kita tidak tau usia kita akan tiba di bulan Ramadhan tahun depan atau tidak. Bila kita menghembuskan nafas terakhir, Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir.

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak diwajibkan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.



No comments:

Post a Comment