Sunday, May 3, 2020

Ramadhan terakhir Baginda Rasulullah SAW


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, kehadirat Allah SWT, di hari Jumat, penghulu segala hari (sayyid al ayyam) & bulan Ramadhan, penghulu segala bulan (sayyid asy syuhur), kita duduk bersimpuh kehadirat Allah SWT di masjid ini. Kita bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Kita semua dalam tarbiyah Ramadhan. Kita semua sedang menunaikan ibadah puasa. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Terlebih dahulu khatib menyampaikan “Selamat menunaikan ibadah puasa” kepada anda Jemaah Jumat sekalian. Semoga puasa kita khususnya & amalan kebajikan kita umumnya diberkahi Allah SWT dengan berkah berlipat ganda. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “RAMADHAN TERAKHIR BAGINDA RASULULLAH SAW”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, Allah SWT menyempurnakan usia kita tiba di Ramadhan tahun ini. Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kedatangan bulan Ramadhan adalah kegembiraan umat Islam. Ramadhan hanya tiba setahun sekali. Kita puasa selama 30 hari selama bulan Ramadhan. Tidak jamin kita akan berjumpa kembali dengan bulan Ramadhan tahun depan. Ramadhan tahun depan itu masih 12 bulan kemudian. Jangankan Ramadhan tahun depan, tidak jamin juga Ramadhan tahun ini 30 hari. Kita tidak tau kapan kita mati. Kita tidak tau kapan kita berada di Ramadhan terakhir. Kita tidak tau Ramadhan tahun ini Ramadhan terakhir atau tidak. Kita tidak tau Ramadhan tahun ini 30 hari atau tidak. Bila kita menghembuskan nafas terakhir di hari Idul Fitri, setelah Idul Fitri, maka Ramadhan tahun ini, Ramadhan terakhir kita. Bila kita menghembuskan nafas terakhir dalam pengembaraan 12 bulan kemudian, Ramadhan tahun ini, Ramadhan terakhir kita. Kita puasa Ramadhan tahun ini 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir di bulan Ramadhan tahun ini, kita puasa tidak sampai 30 hari.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #183: “Wahai orang” yg beriman diwajibkan bagi kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang yg terdahulu sebelum kamu supaya kamu bertaqwa

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Titah perintah puasa disyariatkan oleh Allah SWT pertama kali tahun 2 H, yakni tgl 2 Sya’ban 2 H. Sudah 1439 tahun yg lalu titah perintah puasa diwajibkan oleh Allah SWT. Awalnya masyarakat Jazirah Arab kala itu boleh puasa tapi belum diwajibkan. Kemudian Allah SWT mewajibkan titah perintah puasa berlaku kepada semua individu muslim. Puasa termasuk salah satu rukun Islam, yakni rukun Islam #4. Perang Badar terjadi di bulan Ramadhan tahun 2 H. Allah SWT pula mensyariatkan titah perintah jihad & zakat selain puasa tahun 2 H. Peristiwa pemindahan kiblat dari Masjid Al Aqsa ke Masjid Al Haram terjadi pada tgl 15 Sya’ban tahun 2 H. Baginda Rasulullah SAW bertemu dengan bulan Ramadhan 9x, dari tahun 2 H – 10 H. Banyak perang yg terjadi di bulan Ramadhan yakni perang Badar, Fathu Makkah, perang Tabuk. Bila tidak sedang perang, Baginda Rasulullah SAW bisa menyempurnakan amalan Ramadhan umumnya & puasa Ramadhan khususnya. Baginda Rasulullah SAW menunaikan ibadah haji wada’ di bulan Zulhijjah tahun 10 H. Baginda Rasulullah SAW menghembuskan nafas terakhir pada tgl 12 Rabi Al Awal tahun 11 H.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Telah tiba bagi anda bulan Ramadhan, bulan mega berkah. Allah SWT memfardhukan anda puasa di bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan, dibuka segala pintu surga & ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala setan. Demi Allah SWT, di bulan Ramadhan, ada malam yg lebih baik dari 1000 bulan. Barangsiapa yg tidak memburu berkah di malam itu, diharamkan baginya segala berkah

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Ramadhan tahun 10 H adalah Ramadhan terakhir Baginda Rasulullah SAW. Baginda Rasulullah SAW mengkhatamkan Al Quran bersama Malaikat Jibril 2x. Baginda Rasulullah SAW I’tikaf 20 hari terakhir Ramadhan. Ramadhan tahun 2 H – 9 H, Baginda Rasulullah SAW mengkhatamkan Al Quran bersama Malaikat Jibril 1x. Baginda Rasulullah SAW I’tikaf 10 hari terakhir Ramadhan. Jangankan zaman haji wada’, Ramadhan tahun 10 H saja Allah SWT sudah memberikan isyarat wafatnya Baginda Rasulullah SAW.

Firman Allah SWT surah Ad Dukhan #1-#6: #1 Haa miim #2 “Demi kitab Al Quran yg jelas” #3 “Sungguh Kami Menurunkannya pada malam yg diberkahi. Sungguh Kami yg memberi peringatan” #4 “Pada malam itu dijelaskan segala urusan dengan penuh hikmah” #5 “Yakni urusan dari sisi Kami. Sungguh Kami yg mengutus para rasul” #6 “Sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sungguh Dia Maha Mendengar & Maha Mengetahui

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Renungkanlah bila Ramadhan tahun ini, Ramadhan kita yg terakhir. Tidak jamin kita akan terpilih lagi u/ berjumpa dengan Ramadhan tahun depan. Jangankan Ramadhan tahun depan. Ramadhan tahun ini saja tidak jamin 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir di bulan Ramadhan tahun ini, maka Ramadhan tahun ini, tidak 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir setelah Ramadhan, di hari Idul Fitri, setelah Idul Fitri, kita tidak berjumpa lagi dengan Ramadhan tahun depan. Maka Ramadhan tahun ini Ramadhan kita yg terakhir. Jangan kita sepelekan Ramadhan tahun ini. Bila kita menyepelekan Ramadhan tahun ini, maka kita harus menunggu Ramadhan tahun depan 12 bulan kemudian.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment