Wednesday, January 22, 2020

Anak korban ambisi orang tua


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti akan terjadi di hari Jumat. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “ANAK KORBAN AMBISI ORANG TUA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Setiap anak itu unik. Setiap anak mempunyai kemampuan masing”. Anak memang darah daging orang tua. Anak adalah orang yg berbeda dari orang tua. Banyak orang tua yg keliru menganggap mentang” anak itu darah dagingnya, bisa mengatur anak sesuai dengan kehendaknya & ambisinya. Anak mempunyai karakter yg berbeda dari orang tua. Anak mempunyai hobby yg berbeda dari orang tua. Anak mempunyai kebiasaan yg berbeda dari orang tua. Ada karakter orang tua yg menurun ke anak. Ada karakter orang tua yg menurun ke anak. Ada hobby orang tua yg menurun ke anak. Ada hobby orang tua yg tidak menurun ke anak. Ada kebiasaan orang tua yg menurun ke anak. Ada kebiasaan orang tua yg tidak menurun ke anak. Karakter, hobby, kebiasaan yg menurun ke anak itu karna faktor genetik & faktor lingkungan.

Firman Allah SWT surah At Tagabun #14-#16: #14 “Wahai orang yg beriman, sungguh di antara istri & anak” anda ada yg menjadi musuh bagi anda, maka hati” anda kepada mereka & bila anda maafkan & menyantuni serta mengampuni mereka, maka sungguh Allah SWT Maha Pengampun & Maha Penyayang” #15 “Sungguh harta & anak” anda menjadi fitnah bagi anda & bagi Allah SWT berkah yg besar” #16 “Maka bertaqwalah anda kehadirat Allah SWT sesuai kesanggupan anda & dengarlah & taatlah serta infaqkanlah harta yg baik bagi anda. & barangsiapa yg dipelihara dirinya dari kekikiran, mereka itu orang yg beruntung

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Setiap anak lahir dalam keadaan suci. Orang tua merusak anak dengan ambisinya. Orang tua menuntut terlalu tinggi kepada anak di luar kemampuan anak. Anak terpaksa harus melakukannya karna ambisi orang tua. Orang tua terlalu membatasi & melarang anak u/ berkembang. Anak tidak bisa berkembang dengan optimal. Idenya anak dipatahkan, tidak dihargai orang tuanya. Anak tidak punya sikap. Anak tidak bisa menghasilkan karya. Karya anak tidak dihargai orang tua. Keinginan anak selalu dipersulit orang tua. Bila orang tua menuntut terlalu tinggi kepada anak, apa yg mereka berikan tak pernah jadi kehidupan. Semua yang mereka inginkan menjauh dari kehidupan. Orang tua menyuruh anak belajar berlebihan. Belajar juga butuh istirahat. Bila belajar diporsir, dipaksakan, anak susah menerima pelajaran karna otaknya bekerja terus. Bila kita istirahat, kita bisa belajar kembali dengan segar. Anak korban paksaan kehendak & ambisi orang tua akan sulit mencapai tujuan kehidupannya. Orang tua tidak mendukung anak. Bila orang tua mendorong anak u/ maju, anak mudah mencapai tujuan kehidupannya. Biarkan anak memilih jalan kehidupannya sesuai hati nuraninya, yg penting pilihannya itu benar. Arahkan anak sesuai keinginannya sampai dia berhasil memperoleh keinginannya.

Firman Allah SWT surah Thaha #132: “& perintahkan keluarga anda u/ sholat & sabar dalam mendirikannya. Kami tidak menuntut rezeki kepada anda. Kami yg akan menganugerahkan rezeki kepada anda. & akhir yg baik di hari kiamat bagi orang yg bertaqwa

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Setiap anak lahir dalam keadaan fitrah. Orang tuanya yg membuatnya Yahudi & Nasrani serta Majusi

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Orang tua harus mendidik anak sesuai dengan zaman anak. Orang tua yang harus menyesuaikan diri dengan zaman anak. Kita mendidik anak u/ hidup di zaman anak. Zaman orang tua sudah tidak berlaku lagi di zaman anak. Anak tidak hidup di zaman orang tua. Anak zaman sekarang tidak bisa dididik keras, otoriter, orthodox. Cara mendidik anak zaman sekarang harus diperbaharui dari zaman dulu.

Ali Bin Abi Thalib berkata: “Didiklah anak anda sesuai dengan zaman mereka karna mereka hidup di zaman yg beda dari anda

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Didiklah anak anda sesuai dengan zaman mereka karna mereka diciptakan u/ hidup di zaman mereka. Anda diciptakan u/ hidup di zaman anda

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Ketika Nabi Ibrahim AS mimpi menyemblih Nabi Ismail AS, Nabi Ibrahim AS tidak langsung menyemblih Nabi Ismail AS. Nabi Ibrahim AS bertanya dulu ke Nabi Ismail AS tentang mimpinya. Nabi Ismail AS membenarkan mimpi Nabi Ibrahim AS. Allah SWT mengganti Nabi Ismail AS dengan domba.

Firman Allah SWT surah Ash Shaffat #102: “Maka ketika anak itu tiba di usia sanggup berusaha bersamanya, Nabi Ibrahim AS berkata, “Wahai anakku, sungguh saya bermimpi bahwa saya menyemblihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu” Nabi Ismail AS menjawab, “Wahai ayahku, sempurnakan titah perintah Allah SWT kepada ayah. Insya Allah ayah mendapati saya termasuk orang yg sabar”

Pernah suatu hari, ada seorang ayah mengadukan anaknya yg durhaka kepada Umar Bin Khattab. Umar Bin Khattab bertanya benarkah apa yg terjadi kepada anak itu. Anak itu menjawab “benar”. Anak itu bertanya “Bukankah anak juga punya hak?”. Umar Bin Khattab menjawab “benar”. Anak itu bertanya “Apakah hak orang tua terhadap anak?”. Umar Bin Khattab menjawab, “Memilih wanita yg sholehah, memberi nama yg baik, mengajarkan Al Quran”. Anak itu berkata “Wahai amirul mu’minin, tidak satupun hak itu dipenuhinya. Ibuku adalah bekas seorang budak Majusi kulit hitam legam. Dia memberiku nama ju’lan (tikus). Dia tidak mengajarkanku satupun huruf Al Quran”. Umar Bin Khattab memarahi sang ayah itu, “Apakah anda datang u/ mengadukan sikap durhaka kepadaku? Anda telah durhaka kepada anak anda sebelum anak anda durhaka kepada anda”.

Bila kita memilih wanita menjadi istri kita harus teliti. Jangan sembarangan wanita. Pilih wanita yg beragama Islam, yg sholehah. Tidak jadi masalah kita mau wanita yg cantiknya sekaliber Qori Sandioriva, Vicky Shu, Prilly Latuconsina, Irish Bella, Dinda Kirana, Elvira Devinamira, Indah Permatasari, Indah Kusumaningrum. Kita memberi nama anak dengan nama yg baik. Berikan nama lelaki u/ putra kita. Berikan nama wanita u/ putri kita. Jangan berikan nama lelaki u/ wanita. Jangan berikan nama wanita u/ lelaki. Nama itu doa orang tua u/ anak. Ajarkan anak membaca Al Quran sejak dini.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Nikahilah wanita karna 4 perkara, yakni: kecantikannya, keturunannya, hartanya, agamanya. Pilihlah wanita yg baik agamanya niscaya anda akan beruntung

Firman Allah SWT surah Ath Thur #21: “& orang yg beriman beserta anak cucu mereka yg mematuhi mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di surga) & Kami tidak mengurangi sedikitpun pahala amaliyah kebajikan mereka. Setiap orang terikat atas apa yg diperbuatnya

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment