Friday, January 31, 2020

Waktu semakin cepat, zaman semakin dekat di ambang kiamat


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “WAKTU SEMAKIN CEPAT, ZAMAN SEMAKIN DEKAT, DI AMBANG KIAMAT”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Hari kiamat pasti akan terjadi hari Jumat. Iman kepada hari kiamat itu termasuk salah satu rukun iman, yakni rukun iman #5. Di ambang kiamat, akan terjadi kiamat kecil & 10 tanda kiamat besar. Tanda kiamat kecil sudah hampir sempurna, sudah 96% terjadi. Masih ada tanda kiamat kecil yg belum terjadi. Bila tanda kiamat kecil sudah terjadi 100%, maka 10 tanda kiamat besar akan terjadi semakin cepat & semakin dekat. Tausiyah tentang akhir zaman & hari kiamat disampaikan oleh Ustadz Zulkifli Muhammad Ali & Ustadz Ihsan Tanjung. Ustadz Zulkifli Muhammad Ali & Ustadz Ihsan Tanjung itu ustadz pakar akhir zaman & hari kiamat. Banyak itu nama” hari kiamat. Yaumul Qiyamah (hari kiamat), yaumul akhir (hari akhir), yaumul baats (hari kebangkitan dari kubur masing”), yaumul hisab (hari audit di padang mahsyar), yaumul jami’ (hari berkumpulnya kita di padang mahsyar), yaumuddin (hari pembalasan), yaumul fasl (hari keputusan masuk surga atau neraka), yaumul khuruj (hari keluar dari kubur), yaumut tagabun (hari dilihatkannya kesalahan), yaumul hasrah (hari penyesalan atas segala dosa). Dalam Al Quran ada surah Al Qiyamah artinya hari kiamat. Surah Al Quran yg lain yg artinya hari kiamat yakni Al Gasyiyah, Al Qariah, Az Zalzalah, Al Waqiah, Al Haqqqah.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Banyak sekali tanda” kiamat kecil. Namun dalam mimbar Jumat minggu ini, saya akan membahas salah satu tanda kiamat kecil saja yakni waktu cepat berlalu & zaman semakin dekat. Hari ini Jumat, 31 Januari 2020 / 6 Jumadil Akhir 1441. Besok Sabtu, 1 Februari 2020 / 7 Jumadil Akhir 1441. Besok kita sudah ganti bulan. Besok kita masuk bulan Februari. Tidak terrasa tahun 2019 telah sebulan pergi meninggalkan kita. Perasaan kita baru kemarin 1 Januari 2019. Kita baru masuk tahun 2019. Kembang api tahun baru 2019 baru padam. Tiba” sudah malam tahun baru 2020 saja. Tiba” sudah nyala lagi kembang api tahun baru 2020. Ternyata 1 Januari 2020 juga sudah 30 hari yg lalu. Tahun 2020 telah sebulan hadir di tgh” kita. Minggu ini kita Jumatan #5 di tahun 2020. Tahun 2020 telah tiba di hari #31. Sebulan lagi kita tiba di bulan Rajab. Bila Rajab telah tiba, kita sudah mulai bersiap” u/ menyambut bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan akan hadir 3 bulan lagi. Insya Allah 1 Ramadhan 1441 akan jatuh pada hari Jumat, 24 April 2020. Kira” bulan Rajab atau Sya’ban, 1-2 bulan lagi mentri agama akan mengumumkan kapan Ramadhan, kapan kita puasa, kapan Idul Fitri, kapan Idul Adha di tahun 1441.

Firman Allah SWT surah Al Asr #2 & #3: #2 “Sungguh manusia dalam kerugian” #3 “Kecuali orang” yg beriman & beramal sholeh serta saling menasihati dengan kebenaran & saling menasihati dengan kesabaran

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Hari kiamat tidak akan terjadi sampai waktu terlalu cepat berlalu. Setahun ibarat sebulan. Sebulan ibarat seminggu. Seminggu ibarat sehari. Sehari ibarat sejam. Sejam ibarat bara api

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Bumi kita ini sudah tua. Sudah lebih dari 2020 tahun yg lalu. Sekarang kita berada di tahun 2020. Saya sengaja bahas tema ini di awal tahun 2020. Mumpung tahun 2020 baru sebulan, mumpung tahun 2020 masih pagi u/ bekal saham kehidupan kita sepanjang tahun 2020. Syukur Alhamdulillah kita masih hidup sampai sebulan tahun 2020 ini. Perjalanan kita di tahun 2020 ini masih panjang. Sebulan telah lewat. Masih ada 11 bulan lagi tahun 2020. Hati” perjalanan kehidupan kita di tahun 2020 ini tidak terrasa. Perasaan baru semalam 1 Januari 2020. Tiba” tanpa sadar tahun 2020 sudah tiba di bulan Desember saja. Jangankan Desember, sekarang saja tidak terrasa sudah 31 hari tahun 2020. Usia kita belum tentu sampai ke Desember. Bila usia kita tidak sampai ke Desember, artinya tahun 2020 menjadi tahun terakhir kehidupan kita di dunia ini. Kita akan meninggal dunia di tahun 2020. Jangankan Desember, tidak jamin pula usia kita akan tiba di bulan Ramadhan tahun ini. Kita perhatikan banyak sekali saudara kita yg telah mendahului kita sepanjang tahun 2019 kemarin. Usia mereka tidak tiba di tahun 2020. Mungkin tahun 2020 ini tahun terakhir kehidupan kita di dunia ini. Mungkin tahun ini kita akan menghembuskan nafas terakhir. Mungkin ajal kita akan tiba di tahun 2020. Mungkin tahun ini kita akan kembali kehadirat Allah SWT. Kita tidak tau kapan masa berlaku kehidupan kita di dunia ini kadaluarsa.

Firman Allah SWT surah Al Jumu’ah #8: “Katakanlah: Sungguh maut yang kamu lari darinya itu, tetaplah ia akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kehadirat (Allah SWT) yang mengetahui segala yang ghaib & yang nyata, kemudian Dia memberitahu kepada kamu apa yang kamu telah buat (serta membalasnya)

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Waktu terlalu cepat berlalu di akhir zaman ini. Bahkan bukan waktu lagi yg terlalu cepat berlalu tapi zaman sudah terlalu dekat. Zaman berubah juga terlalu cepat. Bila kita flashback ke 30 tahun yg lalu, waktu tidak secepat sekarang rasanya. Kita flashback ke tahun 1980an, 1990an, awal 2000an, waktu tidak secepat sekarang rasanya. Rasanya kemarin kita baru pulang Jumatan. Barusan kita keluar masjid abis Jumatan. Minggu ini dah Jumatan lagi. Perhatikan pulang Jumatan nanti. Kita baru keluar masjid abis Jumatan, azan Ashar sudah berkumandang lagi.

Jumatan demi Jumatan telah kita lewati. Khutbah demi khutbah saban Jumat telah kita dengarkan. Perasaan kita baru bangun jam 4 pagi, baru sholat Subuh, baru mandi pagi, kita berangkat ke kantor jam 5 atau jam 6. Tiba di kantor jam 7 atau 7.30. Jam 12 tiba” azan Zuhur sudah berkumandang. Kita sholat Zuhur & makan siang. Jam 1 kita balik kerja lagi di kantor. Khusus hari Jumat, tiba” sudah jam 11 saja. Jam 11 kita sudah harus siap” u/ Jumatan. Khatib naik mimbar, masuk waktu Zuhur, azan Jumat dikumandangan u/ memanggil kita Jumatan. Setelah Jumatan, kita makan siang, balik kantor jam 1.30. Kita lanjutkan pekerjaan kita. Azan Ashar telah memanggil kita u/ sholat Ashar jam 3. Tidak terasa jeda antar waktu sholat. Setelah sholat Ashar, kita siap” mau pulang. Kita tunggu Magrib dulu baru pulang. Bila ada pekerjaan yg mau kita selesain, kita selesain. Bila pekerjaan sudah selesai sebelum pulang, belum masuk waktu Magrib, kita main gadget, browsing di laptop, nonton youtube. Ini terasa lama menunggu waktu Magrib. Lain cerita bila pekerjaan kita banyak yg harus diselesain. Tiba” sudah azan Magrib saja jam 6. Belum kelar kerjaan kita, lanjut lagi sampai selesai. Kemudian azan Isya sudah berkumandang jam 7. Bagi yg pulang habis Magrib, langsung pulang ke rumah melewati macetnya Jakarta. Bagi yg menunggu macet, pulang jam 7.30 atau jam 8. Tiba di rumah kita sudah capek. Kita makan malam. Tiba” sudah jam 9, jam 10 saja. Kita langsung tidur. Belum puas kita tidur, sudah bangun pagi lagi jam 4 pagi. Begitu fenomena yg terjadi di Jakarta saban hari. Pergi gelap, pulang gelap. Berangkat sebelum mataharti terbit. Pulang setelah matahari terbenam. Itu baru 1 hari kehidupan kita. Berkata Al Imam Hasan Al Basri: “Wahai Anak Adam, anda adalah hari”. Bila 1 hari hilang, hilanglah bagian dari dirimu”.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Dalam seminggu, perasaan baru Senin, tiba” sudah Jumat. Perasaan baru weekday, tiba” sudah weekend. Belum puas weekend, tiba” sudah weekday lagi, sudah Senin lagi. Dalam sebulan, baru tgl 1, tiba” sudah tgl 26 sudah gajian lagi, sudah harus ganti bulan lagi. Dalam setahun, perasaan baru tahun baru tgl 1 Januari, tiba” sudah tgl 31 Desember saja, sudah harus ganti tahun lagi. Perasaan baru tahun baru 1 Muharram, tiba” sudah Rabi Al Awal, bulan Baginda Rasulullah SAW, bulan maulid Baginda Rasulullah SAW. Tiba” sekarang sudah Jumadil Akhir saja. Maju selangkah sudah Rajab, kemudian Sya’ban, tiba” sudah Ramadhan. Bila Ramadhan tiba, perasaan baru kemarin Idul Fitri, sekarang tiba” sudah harus puasa Ramadhan. Ternyata 11 bulan yg lalu kita Idul Fitri. Ramadhan juga seperti itu, tidak terrasa. Perasaan baru mulai puasa Ramadhan. Sedang asyik kita puasa Ramadhan, tiba” sudah Idul Fitri saja, sudah 1 Syawal saja. Sedang asyik kita lebaran Idul Fitri, silaturrahim Idul Fitri, tiba” sudah 1 Zulqaidah saja. Jemaah haji sudah terbang ke tanah suci saja. Jemaah haji baru tiba di tanah suci, sedang asyik menunaikan ibadah haji, tiba” sudah wukuf di Arafah tgl 9 Zulhijjah, tiba” sudah melontar jumroh, tiba” sudah tawaf wada’ saja, tiba” sudah kembali ke tanah air saja.

Firman Allah SWT surah Al Zalzalah #1-#8:
#1 “Bila bumi diguncangkan dengan guncangan yg dahsyat
#2 “& bumi telah mengeluarkan beban yg berat
#3 & manusia bertanya “Apa yg terjadi dengan bumi ini?”
#4 “Pada hari kiamat bumi menyampaikan beritanya
#5 “Karna sungguh Tuhanmu telah memerintahkan itu kepadanya
 #6 “Pada hari kiamat, manusia keluar dari kuburnya berkelompok u/ diperlihatkan kepada mereka balasan semua amal perbuatannya
#7 “Maka barangsiapa yg berbuat kebajikan seberat Zarrah, maka Allah SWT akan membalasnya seberat Zarrah pula
#8 “& barangsiapa yg berbuat kejahatan seberat Zarrah, maka Allah SWT akan membalasnya seberat Zarrah pula
 fa’tabiruu yaa ulil albab
Khutbah #2

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Imam Al Mahdi akan muncul di Masjid Al Haram di usia 40 tahun. Imam Al Mahdi itu 1 garis keturunan dengan Baginda Rasulullah SAW. Imam Al Mahdi akan dibai’at secara paksa semalam suntuk. Imam Al Mahdi akan memimpin peradaban dunia dengan keadilan. Kerajaan Imam Al Mahdi berbasis syariat Islam akan diberlakukan di penjuru dunia. Imam Al Mahdi akan memenuhi dunia dengan kedamaian. Nabi Isa AS diangkat ke lagit oleh Allah SWT. Nabi Isa AS akan diturunkan oleh Allah SWT di akhir zaman. Nabi Isa AS akan diturunkan di menara putih Masjid Bani Umayyah, Damaskus Timur. Ketika itu, pasukan Imam Al Mahdi dikepung oleh dajjal di masjid Bani Umayyah. Imam Al Mahdi akan memimpin sholat Subuh berjemaah. Imam Al Mahdi mundur mempersilahkan Nabi Isa AS u/ memimpin sholat berjemaah. Nabi Isa AS menolaknya & mempersilahkan Imam Al Mahdi memimpin sholat Subuh berjemaah. Nabi Isa AS tidak akan membawa syariat baru. Nabi Isa AS akan mengikuti syariat Islam warisan Baginda Rasulullah SAW. Nabi Isa AS akan membunuh dajjal, membunuh ya’juj & ma’juj, membunuh babi, membakar Injil, mematahkan salib, menghancurkan gereja, membebaskan manusia dari pajak, mendamaikan dunia, menyempurnakan syariat Islam.

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment