Thursday, January 23, 2020

Minal mahdi ilal lahdi


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “MINAL MAHDI ILAL LAHDI”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Syariah Islam menghimbau pemeluknya supaya menuntut ilmu. Menuntut ilmu berlaku seumur hidup. Menuntut ilmu berlaku dari hari kita lahir ke dunia hingga tiba detik kita menghembuskan nafas terakhir. “Minal mahdi ilal lahdi” artinya dari buaian hingga ke liang lahat. Kita melewati pendidikan formal dari TK, SD, SMP, SMA, universitas. TK 2 tahun. SD 6 tahun. SMP 3 tahun. SMA 3 tahun. Kuliah S1 @least 3-4 tahun. Kita melewati pendidikan sekolah selama 12 tahun. Kita melewati perjalanan pendidikan selama 16 tahun. Sekolah ada tugas, latihan, PR, ulangan. Dulu sistim pendidikan menggunakan cawu. Saban 4 bulan ulangan umum. Setelah ulangan umum, pembagian raport. Akhir tahun ulangan umum kenaikan kelas. Kemudian pembagian raport kenaikan kelas. Sekarang sistim pendidikan menggunakan semester. Cawu 3x bagi raport. Semester 2x bagi raport. Bila kita di tahun terakhir SD, SMP, SMA ada ujian akhir. Dulu namanya Ebtanas. Seiring ganti mentri, ganti nama jadi UAN, UN.

Firman Allah SWT surah Al Mujadalah #11: “Allah SWT mengangkat derajat orang yg beriman di antara anda & orang yg diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Menuntut ilmu itu fardhu bagi orang Islam

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Tatkala usia TK, kita belajar membaca & menulis. TK adalah zaman bermain. Membaca & menulis membuka jalan u/ menuntut ilmu. Bila kita tidak bisa membaca & menulis, kita tidak bisa menuntut ilmu. Di sekolah, kita belajar banyak ilmu pengetahuan yg menjadi bekal kehidupan. Di universitas, kita menceburi bidang ilmu yg kita suka. Dalam kehidupan, kita belajar banyak dari pengalaman. Di sekolah, kita belajar u/ ujian. Dalam kehidupan, kita ujian u/ belajar. Kita belajar dari ujian kehidupan. Ujian kehidupan ada yg baik & ada yg buruk. Ujian yg baik supaya kita munjaat kehadirat Allah SWT. Ujian yg buruk u/ melumpuhkan dosa kita. Ujian yg buruk itu ibarat tabung pemadam kebakaran. Pasukan pemadam kebakaran dosa kita. Dosa ibarat api yg membakar.

Firman Allah SWT surah Al Anbiya’ #35: “Setiap yg bernyawa pasti mati. Kami menguji anda dengan buruk & baik sebagai cobaan. & anda akan dikembalikan kehadirat Kami

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Tidaklah seorang muslim tertusuk duri kecuali dicatat baginya satu derajat & dihapus dosanya

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Menurut imam besar Masjid Istiqlal, Ustadz Nasaruddin Umar, Iqra’ itu mencakup how to read, how to learn, how to understand, how to interact with Al Quran. Iqra’ #1 itu how to read, bagaimana membaca Al Quran. Iqra’ #2 itu how to learn, bagaimana kita mempelajari, memahami, menganalisa, mendalami Al Quran. Iqra’ #3 how to understand, bagaimana kita memahami, mengerti, mengambil ibrah, mengambil I’tibar dari Al Quran. Emosi kita terlibat dalam membaca Al Quran. Kita merasa takut, merinding bila membaca ayat” tentang murka Allah SWT, azab Allah SWT, siksa api neraka. Bila kita membaca ayat” yg memotivasi, kita semangat. Bila kita membaya ayat” tentang berkah, hati kita senang. Iqra’ #4 itu “Bacalah & Tuhanmu yg Maha Mulia”, itu how to interact with Al Quran. Bagaimana kita berinteraksi dengan Al Quran. Kita saling memahami dengan Al Quran. Kita memahami Al Quran. Al Quran memahami kita. Banyak orang yg membaca Al Quran hanya sebatas Iqra’ #1 saja. Khatam Al Quran hanya sebatas Iqra’ #1. Bahkan hafizh Al Quran hanya sebatas Iqra’ #1. Hafizh Al Quran itu khatam Al Quran & hafal Al Quran tapi tidak melibatkan Iqra’ #2 & Iqra’ #3 Itu Iqra’ yg paling basic. Upayakan kita bisa memperoleh Iqra’ #4. @least kita membaca Al Quran dengan Iqra’ #2 atau Iqra’ #3. Iqra’ #2 & Iqra’ #3 sudah memenuhi syarat. Iqra’ #4 itu luar biasa sempurna.

Firman Allah SWT surah Al Alaq #1-#5:

#1 “Bacalah dengan nama Tuhanmu yg Maha Pencipta
#2 “Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah
#3 “Bacalah & Tuhanmu yg Maha Mulia
#4 “Yg mengajarkan manusia dengan pena
#5 “Dia mengajarkan manusia apa yg tidak diketahuinya


Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Pengalaman adalah guru yg terbaik. Ada guru di sekolah, dosen di universitas, ustadz di majlis ta’lim. Ustadz itu guru agama Islam u/ umat Islam. Ustadz belum tentu ulama. Ulama sudah barang tentu ustadz. Dokter adalah guru kesehatan. Pebisnis adalah guru bisnis, guru berdagang. Teman adalah guru sosial. Komunitas masyarakat adalah guru sosial di masyarakat. Silaturrahim itu guru yg berkah. Jumatan itu silaturrahim dengan umat Islam. Kita bisa bertukar sudut pandang. Guru di sekolah mengajar kita selama zaman sekolah. Dosen di universitas mengajar kita selama zaman kuliah. Buku adalah guru yg tertulis. Al Quran & As Sunnah adalah guru yg tertulis. Kehidupan pekerjaan adalah guru pekerjaan. Pilot itu belajar terus seumur hidup. Pilot itu ada ujian kesehatan, ujian u/ memperpanjang lincense saban 6 bulan. Dokter itu belajar seumur hidup. Dokter itu sering ujian seperti anak kuliah.

Firman Allah SWT surah Al Hasyr #18: “Wahai orang” yg beriman, bertaqwalah kehadirat Allah SWT & hendaklah setiap hamba memperhatikan apa yg telah diperbuatnya u/ hari esok (hari kiamat) & bertaqwalah kehadirat Allah SWT. Sungguh Allah SWT Maha Teliti atas apa yg anda perbuat

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah SWT,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment