Sunday, January 5, 2020

Antara ulama & umara


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “ANTARA ULAMA & UMARA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Kerajaan memang dipimpin oleh raja. Kesultanan memang dipimpin oleh sultan. Ulama berperan penting dalam kerajaan. Ulama harus membimbing raja u/ menjalankan kerajaan. Ulama harus membimbing sultan u/ menjalankan kesultanan. Ulama adalah bentuk plural dari kata “Alim” artinya orang yg berilmu. Umara adalah bentuk plural dari kata “Amir” artinya pemimpin.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Dulu pemimpin taat kepada ulama. Sekarang ulama takut kepada pemimpin. Ulama yg taat akan menyempurnakan syariah Islam dengan tegas. Ulama taat menjadi panutan raja & rakyat serta umat. Bila ulama & umara taat kehadirat Allah SWT, maka kerajaan itu akan diberkahi oleh Allah SWT. Bila ulama & umara maksiat kehadirat Allah SWT, maka kerajaan itu akan dimurkai oleh Allah SWT. Allah SWT akan membinasakan kerajaan itu.

Firman Allah SWT surah Al A’raf #96: “& bila penduduk negri beriman & bertaqwa, niscaya Kami akan melimpahkan bagi mereka berkah dari langit & bumi tapi mereka mendustakan rasul. Kami siksa mereka atas apa yg telah mereka perbuat

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Bila ulama & umara telah mengingkari syariah Islam, menyesatkan umat, gugur kewajiban kita mematuhi mereka. Ulama & umara yg zalim menyesatkan umat, menyesatkan rakyat, memecah belah umat, memecah belah rakyat. Ulama taat sudah punya bekal pendidikan agama Islam yg matang. Dia belajar jurusan agama waktu kuliah. Ada yg lulusan Mesir, Libya. Banyak ustadz yg gelarnya LC, S.Ag, M.Ag. Ulama taat menguasai bidang ilmu agama Islam. Ulama sesat tidak punya bekal ilmu agama Islam yg memadai. Bahkan kuliah tidak mengambil jurusan agama Islam. Ulama & umara yg bodoh membuat rakyat bodoh. Ulama sesat banyak menyampaikan hadits palsu dalam dakwahnya. Di blog online, mereka menyampaikan hadits palsu. Bahkan bikin hadits sendiri yg seolah itu sabda Baginda Rasulullah SAW. Belajar agama Islam hanya online dari blog online. Orang seperti ini hanya belajar agama Islam u/ diri sendiri. Orang seperti ini tidak pantas disebut ulama.

Firman Allah SWT surah Fathir #28: “Di antara hamba Allah SWT yg takut kehadiratNya yakni para ulama

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “& ulama itu pewaris para nabi

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Bila raja zalim, rakyat pecah belah, bubar kerajaan. Bila sultan zalim, rakyat pecah belah, bubar kesultanan. Bila suami zalim, istri minta cerai, bubar rumah tangga. Bila istri zalim, suami minta cerai, bubar rumah tangga. Bila orang tua zalim, anak tidak menghormati orang tua, anak kabur dari rumah. Bila ustadz zalim, kabur Jemaah, bubar majlis ta’lim. Bila ulama zalim, umat pecah belah. Bila dokter zalim, pasien kabur, bubar rumah sakit, bubar klinik. Bila penjual zalim, kabur pembeli, bubar lapak, bubar bisnis. Bila pebisnis zalim, kabur klien, kabur customer, bubar bisnis. Bila hakim zalim, terdakwa yg jahat bebas berkeliaran, orang yg tidak bersalah dijebloskan ke penjara, bubar pengadilan.

Firman Allah SWT surah An Nahl #90: “Sungguh Allah SWT menyuruh anda berbuat adil & ihsan serta memberi kepada kaum kerabat & melarang kamu berbuat keji & ingkar serta permusuhan. Dia memberi I’tibar kepada anda supaya anda mengambil I’tibar

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Ada 3 ciri-ciri orang munafiq yakni: bila berkata berdusta, bila berjanji ingkar, bila dipercaya berkhianat

Hukum di Indonesia itu KUHP, kasih uang habis perkara. Koruptor bebas dari penjara. Maling motor dihajar warga, dihukum 1 tahun penjara. Menghina kerajaan ditangkap polisi, dijebloskan 5 tahun penjara. Taufiq Ismail berkata dalam puisinya: “Di Arab, koruptor dipotong tangan. Di Cina, koruptor dipotong kepala. Di Indonesia koruptor dipotong masa tahanan”. Hukum di zaman Baginda Rasulullah SAW sangat adil. Bila Fatimah Az Zahra mencuri, Baginda Rasulullah SAW sendiri yg memotong tangannya.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Demi Allah SWT, sungguh bila Fatimah Az Zahra mencuri, saya sendiri yg akan memotong tangannya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Ulama & umara yg taat kehadirat Allah SWT wajib kita patuhi. Ulama & umara harus mematuhi Al Quran & As Sunnah. Al Quran & As Sunnah itu warisan agung Baginda Rasulullah SAW sepanjang zaman. Pedoman kehidupan kita sepanjang zaman. Dalam syariah Islam, bila mencuri dipotong tangan. Bila membunuh, dia dibunuh lagi. Bila berzinah, LGBT, dirajam. Kerajaan yg memberlakukan syariah Islam, diberkahi oleh Allah SWT. Rakyat hidup makmur.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “2 golongan manusia, bila keduanya baik, maka baiklah masyarakat. Bila keduanya rusak, maka rusaklah masyarakat. Yakni ulama & umara

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg mematuhiku, maka dia telah mematuhi Allah SWT. Barangsiapa yg mengingkariku, maka dia telah mengingkari Allah SWT. Barangsiapa yg mematuhi ulil amri, maka dia telah mematuhiku. Barangsiapa yg mengingkari ulil amri, maka dia telah mengingkariku

Firman Allah SWT surah At Taubah #128: “Sungguh telah datang kepadamu seseorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yg kamu rasa, dia amat mau keberkahkan untukmu, penyantun & penyayang kepada orang-orang yg beriman

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment