Sunday, April 26, 2020

Berkah tersirat dibalik lapar & dahaga


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, kehadirat Allah SWT, di hari Jumat, penghulu segala hari (sayyid al ayyam) & bulan Ramadhan, penghulu segala bulan (sayyid asy syuhur), kita duduk bersimpuh kehadirat Allah SWT di masjid ini. Kita bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Kita semua dalam tarbiyah Ramadhan. Kita semua sedang menunaikan ibadah puasa. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat Ramadhan minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “BERKAH TERSIRAT DIBALIK LAPAR & DAHAGA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Puasa tidak hanya sekedar menahan lapar & dahaga saja. Allah SWT telah mensyariatkan kita supaya puasa di bulan Ramadhan. Puasa Ramadhan termasuk rukun Islam #4. Kita menahan lapar & dahaga serta lemas selama 14 jam selama 30 hari di bulan Ramadhan. Kita puasa melewati 3 waktu sholat, yakni Subuh, Zuhur, Ashar. Kita buka puasa di waktu Magrib. Semua orang yg puasa pasti lapar & dahaga serta lemas. Banyak berkah yg tersirat dibalik lapar & dahaga itu. Sistem pencernaan kita istirahat selama bulan Ramadhan setelah bekerja selama 11 bulan. Dalam keadaan lapar & dahaga itu, kita menahan diri kita dari segala hal yg membatalkan puasa. Sebenarnya puasa itu menahan diri dari segala larangan Allah SWT. Lapar & dahaga itu sarana pendukung & perantaranya saja. Kita dituntut u/ menahan diri dari sakit hati, marah, ego, hawa nafsu. Kita menahan mata melihat maksiat. Kita menahan telinga mendengar maksiat. Kita menahan mulut, lisan berkata yg buruk, kotor, keji. Kita menahan lisan dari menggunjingkan orang lain, menjelekkan orang lain. Bila kita menjelekkan orang lain & itu benar, itu ghibah. Bila kita menjelekkan orang lain & itu salah, tidak terbukti, itu fitnah. Kita menahan diri dari melakukan hubungan suami istri selama puasa. Setelah berbuka kita boleh melakukan hubungan suami istri. Bagi yg belum nikah, puasa menangkal syahwat, zinah.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Betapa banyak orang yg puasa tidak memperoleh apa” kecuali lapar & dahaga saja

Sidang Jumat direstui yg diberkahi & Allah SWT,

Setan masuk ke dalam diri kita melalui pembuluh darah kita. Bila kita puasa pembuluh darah kita tertutup. Kita bisa blokir setan masuk ke dalam diri kita. Setan itu musuh yg paling jahat. Setan meracuni kita melalui hati, pikiran, mata, telinga, mulut, lidah. Setan bisa meracuni kita juga via orang sekitar kita. Setan meracuni kita berbuat jahat, bathil, malas ibadah, malas puasa, malas sholat, malas baca Al Quran. Lisan kita berkata kasar, keji, kotor, buruk, marah. Kita sakit hati kepada orang lain. Kita melakukan hubungan suami istri di siang hari bulan Ramadhan. Hukumannya adalah puasa kufarat 2 bulan berturut”. Kita melakukan perbuatan zinah karna memandang wanita dengan syahwat. Semua itu kejahatan setan. Bila sakit hati sudah di ubun”, bila ego juga sudah di ubun”, keluar melalui lisan yg menusuk hati orang lain. Mata kita melihat maksiat. Telinga kita mendengar maksiat. Bila iman kita kuat, kita bisa menangkal setan. Kita bisa fokus menuju hamba yg bertaqwa. Iman belum tentu taqwa. Taqwa sudah barang tentu iman.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #208: “Wahai orang” yg beriman, masuklah anda ke dalam Islam dengan sempurna & jangan kamu patuhi jejak langkah setan. Sungguh setan itu musuh yg nyata bagi anda

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bila tiba bulan Ramadhan, dibuka segala pintu surga & ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala setan

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Puasa adalah bentuk penghambaan diri yg sempurna kehadirat Allah SWT. Patuh kehadirat Allah SWT adalah sikap penghambaan kita kehadirat Allah SWT. Allah SWT saja yg Maha Raja sekalian alam ini. Kita semua hanya mandatoris Allah SWT. Kita harus sabar dalam patuh kehadirat Allah SWT. Kita berusaha menyempurnakan segala titah perintah Allah SWT. Kita sabar selama puasa menahan lapar & dahaga serta lemas. Kita mengantuk di siang hari karna tenaga kita kurang selama puasa. Walaupun tenaga kita kurang selama puasa, namun Allah SWT memberikan kita tenaga u/ puasa dari Subuh sampai Magrib. Kita perhatikan bagaimana nasib saudara kita yg fakir miskin, anak yatim piatu, kaum yg membutuhkan, mereka yg kurang. Mereka susah makan minum. Mereka tidur di tempat yg tidak layak. Mereka tidur di halte bis, terminal bis, jembatan penyebrangan, kolong jembatan. Saudara kita yg ditimpa kekeringan & kelaparan hidup susah. Dengan puasa kita merasakan juga apa yg mereka rasakan, penderitaan yg mereka alami.

Firman Allah SWT surah Adz Dzariyat #19: “& pada harta benda mereka ada hak orang miskin yg meminta & tidak meminta

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Pernah Allah SWT menawarkan kepadaku u/ menjadikan lembah Mekkah dipenuhi emas. Aku menjawab: Tidak wahai Allah SWT. Aku ingin lapar sehari & kenyang sehari. Maka bila aku lapar, aku makin dekat kehadiratMu & bila aku kenyang aku makin bersyukur kehadiratMu & memujiMu

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Bila kita buka puasa, batalin sewajarnya. Jangan sampai kita kekenyangan karna buka puasa. Syariat Islam mensunnahkan kita supaya kita batalin dengan makanan & minuman yg manis dulu. Tujuannya u/ sumber tenaga kita setelah kita puasa seharian. Mengganti kadar gula darah kita. Kita suka buka puasa pakai cendol, kolak, es buah, teh manis. Baginda Rasulullah SAW buka puasa dengan 3 butir kurma & air zamzam. Bila kita beli makanan & minuman buka puasa, belilah seperlunya. Jangan kita belanja buka puasa kebanyakan sehingga kita kekenyangan. Bahkan makanan & minuman yg kita beli u/ buka puasa tidak habis malam itu juga. Bila makanan & minuman yg kita beli u/ buka puasa berlebih, simpan saja di kulkas u/ buka puasa esok harinya. Belum tentu makanan & minuman buka puasa yg kita beli itu akan habis satu malam itu juga. Belum tentu keesokan harinya, makanan & minuman itu masih enak.

Firman Allah SWT surah Al Isra #27: “Sungguh orang yg boros itu saudara setan & setan itu ingkar kehadirat Tuhannya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Penyakit itu sumbernya dari perut. Sistem pencernaan kita butuh waktu istirahat setelah bekerja selama 11 bulan supaya sistem metabolisme tubuh kita sempurna. Seorang dokter dari Arab dalam penelitiannya mengenai sumber penyakit, beliau berkata, “Perut itu sumber segala penyakit. Menahan makan adalah obat yg paling mujarab”. Dr. Mohammad Rajab Al Bayumi dari Universitas Al Azhar Kairo, Mesir menulis dalam bukunya yg berjudul “Qadhaya Islamiyah”, puasa itu mutlak penting bagi semua makhluk.

Jangankan manusia, hewan saja puasa. Tikus yg puasa usianya lebih panjang dari tikus yg tidak puasa. Induk ayam puasa saat mengeram u/ menetaskan telurnya. Induk ayam yg banyak puasa lebih banyak menetaskan telurnya karna badannya demam panas waktu menetaskan telurnya. Badan yg demam panas itu membantu menetaskan telur u/ melanjutkan keturunannya. Ikan salmon yg dijadikan ikan sarden juga puasa waktu menetaskan telurnya.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg puasa Ramadhan karna iman & mengharapkan berkah dari Allah SWT, niscaya diampuni segala dosanya yg terdahulu

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #183: “Wahai orang” yg beriman difardhukan bagi anda puasa sebagaimana telah difardhukan kepada orang yg terdahulu sebelum anda supaya anda bertaqwa

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Renungkanlah bila Ramadhan tahun ini, Ramadhan kita yg terakhir. Tidak jamin kita akan terpilih lagi u/ berjumpa dengan Ramadhan tahun depan. Jangankan Ramadhan tahun depan. Ramadhan tahun ini saja tidak jamin 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir di bulan Ramadhan tahun ini, maka Ramadhan tahun ini, tidak 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir setelah Ramadhan, di hari Idul Fitri, setelah Idul Fitri, kita tidak berjumpa lagi dengan Ramadhan tahun depan. Maka Ramadhan tahun ini Ramadhan kita yg terakhir. Bila kita menyepelekan Ramadhan tahun ini, maka kita harus menunggu Ramadhan tahun depan 12 bulan kemudian.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment