Wednesday, April 22, 2020

Penyakit ego


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “PENYAKIT EGO”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Ego adalah penyakit hati yg berbahaya. Ego bisa memutuskan tali silaturrahmi. Syariat Islam menuntut kita supaya berbaur dengan orang lain karna orang Islam & orang yg beriman itu bersaudara. Kadang hanya masalah sepele, kata-kata, terlanjur berkata, terlanjur bicara, keceplosan bisa membunuh silaturrahmi. Ibarat kata pepatah “Karna nila setitik, rusak susu sebelanga”. Ego memang sudah jadi fitrah kita sebagai manusia. Ego tidak bisa kita bunuh tapi hanya bisa kita kurangi. Tidak ada manusia yg tidak punya ego. Ego itu bisa jadi teman, bisa juga jadi musuh. Ego itu bisa baik, bisa jahat. Ego yg baik itu berkah. Ego yg jahat itu setan. Setan yg meracuni ego kita jadi jahat.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Zaman sekarang, dewasa ini, kita perhatikan ego manusia semakin tinggi. Ego tinggi, iman rapuh. Seakan-akan sudah lupa sama sopan santun, tata krama yg sudah diajarkan orang tua sejak kita kecil. Di bis, ada orang tua yg sudah lanjut usia tidak dikasih duduk. Di kereta api, ibu hamil, ibu yg menggendong bayinya, anak kecil, tidak dikasih duduk. Dia cuek saja sibuk dengan gadgetnya, mendengarkan musik di HP nya, sibuk buka facebook, path, twitter, whatsapp. Pernah ada anak remaja yg tidak mau kasih duduk ibu hamil, kemudian dia update status di path karna tidak mau kasih duduk ibu hamil. Kemudian dia dikeroyok di sosial media. Semua orang menghujatnya. Padahal dia sendiri wanita. Dia lupa bagaimana pengorbanan ibunya mengandungnya selama 9 bulan. Ibunya naik bis, naik kereta api bawa dia dalam keadaan lelah. Dia juga lupa bila dia seorang wanita yg juga akan jadi seorang ibu. Dia akan hamil, mengandung 9 bulan, melahirkan, menyusui. Berkorban tempat duduk untuk ibu hamil saja tidak mau.

Firman Allah SWT surah Al Hujurat #12: “Wahai orang yg beriman, jangan anda buruk sangka karna buruk sangka itu dosa. & jangan anda mencari kesalahan orang lain serta jangan anda menggunjingkan orang lain

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Mimbar Jumat minggu ini akan membicarakan penyakit ego yg terkandung dalam surah Al Hujurat #12 yg barusan saya baca

#1 Buruk sangka

Buruk sangka dalam Bahasa Arab adalah su’uzhzhon. Buruk sangka itu menghakimi orang lain dengan buruk tanpa kita mengetahui apa yg terjadi sebenarnya. Buruk sangka itu sikap curiga. Padahal orang yg tertuduh oleh kita itu belum tidak melakukannya. Bahkan bila dia tersangkanya, kita harus selidiki dulu kronologis kejadiannya. Kita lupa meletakkan tab, HP di rumah, kita tuduh pembantu kita yg maling. Kita lupa dimana meletakkan tab, dokumen di kantor, kita tuduh OB, satpam yg maling bahkan teman kita sendiri kita tuduh tanpa bukti. Tanyakan saja baik-baik. Bila mereka tidak tau, coba kita introspeksi diri. Kita ingat sebelum barang kita hilang terakhir dimana kita meletakkannya. Bila pelaku yg sebenarnya terbukti kejahatannya, pasti ada buktinya & saksi yg mengetahui kejadian itu. Saksi harus bertanggung jawab atas kesaksiannya & barang buktinya. Polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa sidik jari di laboratorium forensik. Bila akan digelar sidang di pengadilan, barang bukti, saksi sudah harus lengkap hadir.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Seorang hamba bila melakukan suatu kesalahan, maka dititikkan dalam hatinya sebuah titik hitam. Bila ia meninggalkannya dan meminta ampun serta bertaubat, hatinya dibersihkan. Bila ia kembali (berbuat maksiat), maka ditambahkan titik hitam tersebut hingga menutupi hatinya. Itulah yang diistilahkan “ar raan” yang Allah SWT sebutkan dalam firman-Nya (yang artinya), ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka’.”

Firman Allah SWT surah An Nahl #90: “Sungguh Allah SWT menyuruh anda berbuat adil & ihsan serta memberi kepada kaum kerabat & melarang anda berbuat keji & ingkar serta permusuhan. Dia memberi I’tibar kepada anda supaya anda mengambil I’tibar

Sidang Jumat hafizhakumullah,

#2 Mencari kesalahan orang lain

Sikap mencari kesalahan orang lain itu membuat api permusuhan. Orang yg kita tidak suka, kita cari kesalahannya. Dia selalu kita omelin. Semua yg dia lakukan salah di mata kita. Kita tidak menghargai usahanya membantu kita. Bahkan kita gengsi tidak mau mengucapkan terma kasih. Bagi orang orthodox, kita semua selalu salah. Kita lihat raja orthodox, pemimpin orthodox, sibuk mencari kesalahan orang lain, rakyatnya tidak suka. Jangankan rakyatnya, mentrinya saja tidak suka. Orang tua orthodox, anaknya melawan, membenci orang tuanya. Guru yg orthodox, muridnya malas belajar, melawan guru. Kepala sekolah yg orthodox, gurunya malas mengajar, muridnya tidak mau belajar, sekolah bubar. Suami yg orthodox, istrinya lari dari rumah, minta cerai. Kita lihat saja ospek masuk SMP, SMA, perguruan tinggi yg tidak mendidik. Senioritas yg orthodox. Senior selalu benar. Bila senior salah, senior tetap benar & junior tetap saja salah walaupun benar. Di jalan raya, motor menabrak mobil, lari cuek saja. Bila mobil menabrak motor, mobil salah. Padahal motor yg salah. Polisi juga suka cari kesalahan pengguna jalan, mobil, motor padahal kesalahannya minor. Kasih duit, kita bebas tilang.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Diharamkan seorang muslim membenci saudaranya lebih dari 3 hari

Baginda Rasulullah SAW memohon 3 doa kehadirat Allah SWT. 2 doa dimaqbulkan & 1 doa tidak dimaqbulkan.

Imam Muslim RA meriwayatkan sabda dari Amir bin Saad dari ayahnya Baginda Rasulullah SAW bersabda: “Aku telah mohon kehadirat Allah SWT tiga perkara. Dua doa dimaqbulkan & satu lg tidak dimaqbulkan. Aku mohon kehadirat Allah SWT supaya tidak membinasakan umatku dari kesulitan jangka panjang, doa ini dimaqbulkan. Aku mohon kehadirat allah SWT supaya umatku tidak dimusnahkan dalam banjir besar, doaku ini juga dimaqbulkan. Aku mohon kehadirat Allah SWT supaya umatku tidak bermusuhan. Namun yg satu ini doaku tidak dimaqbulkan

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

#3 Menggunjingkan aib orang lain

Menggunjingkan aib orang lain hukumnya haram. Kita menjelek-jelekkan orang lain. Bila itu benar, itu ghibah. Bila itu salah, itu fitnah. Bila Allah SWT membuka aib kita ke orang lain, kita malu. Apalagi Allah SWT membuka aib kita langsung ke Baginda Rasulullah SAW. Kita perhatikan tayangan infotainment menayangkan berita artis kawin cerai, pertikaian artibs. Memang itu benar subyek beritanya. Namun direkayasa beritanya. Infotainment memihak ke artis yg membayarnya. Media memihak pemiliknya, partai politik yg membayarnya. Banyak berita yg rancu dewasa ini. Good news is bad news. Bad news is good news. The best news is the worst news, The worst news is the best news. Tersangka korupsi, pelaku kejahatan, koruptor, silahkan buka aibnya di pengadilan. Aib rumah tangga artis, selebritis dibuka di infotainment. Perceraian artis, selebritis dibuka di media. Bahkan status facebook, twitter, path dijadikan ajang membuka aib diri sendiri. Membuka aib diri sendiri itu sama saja dengan menelanjangi diri sendiri. Aib kita terbuka, kita telanjang. Jangan ditulis di status. Orang banyak yg like, komen, kemudian bangga.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #208: “Wahai orang yg beriman, masuklah anda ke dalam Islam secara sempurna & jangan anda patuhi jejak langkah setan. Sungguh setan itu musuh yg nyata bagi kamu

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Dewasa ini, sikap individualisme semakin tinggi. Kita lebih berbaur dengan teman sekolah, teman kerja, teman kantor. Tetangga kita sudah lupa, tidak kenal lagi. Jakarta macet, waktu habis di jalan, kita tweas di jalan. Orang bersikap “gw-gw, lo-lo”, “saya-saya, anda-anda”. Kita perhatikan bila pejabat, pegawai bank, pilot, dokter meninggal dunia, banyak yg melayat. Bila tukang ojek meninggal dunia, paling sedikit yg melayat, tetangga di kampungnya, keluarganya yg melayat. Lingkungan individualis, kaku, cuek, orthodox, kita tidak nyaman. Bila kita datang, orang cuek tidak peduli. Bila kita pergi, cuek saja. Setelah kita pergi, tidak mau silaturrahmi dengan kita. “Sakit-sakit aja, mati-mati aja”.

Firman Allah SWT surah Al Zalzalah #6-#8: #6 “Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam berbagai keadaan supaya diperlihatkan kepada mereka balasan kerjaan mereka” #7 “Maka barangsiapa yg berbuat baik seberat zarrah, niscaya dia akan memperoleh balasannya” #8 “& barangsiapa yg berbuat jahat seberat zarrah, niscaya dia juga akan memperoleh balasannya

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.



No comments:

Post a Comment