Monday, April 20, 2020

Bulan Ramadhan di akhir zaman


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Hari kiamat pasti akan terjadi di hari Jumat. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Seiring kita berada di ambang Ramadhan, Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “BULAN RAMADHAN DI AKHIR ZAMAN”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Sungguh waktu tidak terrasa di akhir zaman ini. Perasaan baru kemaren kita menyambut tahun baru 2020. Bahkan perasaan baru kemaren kita puasa Ramadhan 1440. Tidak terrasa Ramadhan 1440 itu sudah 12 bulan yg lalu. Perasaan baru kemaren pula kita Idul Fitri tgl 1 Syawal 1440. Tidak terrasa Idul Fitri 1440 itu sudah 11 bulan yg lalu. Hari ini Jumat, 23 Sya’ban 1441 / 17 April 2019. Insya Allah Ramadhan 1441 akan menjelma kembali ke tgh” kita pada hari Jumat depan, 24 April 2020.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Kita persiapkan diri kita menyambut Ramadhan sekarang. Kita perhatikan sambutan Ramadhan di akhir zaman ini tidak meriah seperti dulu. Di Timur Tengah, itu justru sambutan Ramadhan sangat meriah. Ramadhan sangat meriah. Idul Fitri 1 hari saja meriahnya. Tgl 2-30 Syawal itu seperti hari biasa saja. Masyarakat Timur Tengah lebih mengagungkan Ramadhan daripada Idul Fitri. Dulu banyak sekali tayangan TV Ramadhan yg mendidik. Di akhir zaman ini, Ramadhan sudah kehilangan rohnya. Acara TV yg melalaikan & tidak mendidik meracuni kesyahduan Ramadhan. Sinetron stripping 1000 episode meracuni kesyahduan Ramadhan. Dulu ada acara “Jejak Rasul” dari Malaysia. Sinetron “Islam KTP”, “Tukang bubur naik haji”, “Para Pencari Tuhan” menghiasi Ramadhan. “Para pencari Tuhan” saban Ramadhan saban tahun tidak berubah. “Para Pencari Tuhan” sudah menghiasi Ramadhan berjilid”, ber season”. Ramadhan tahun ini sudah jilid #13. Acara TV sudah tidak kreatif lagi menjamu masyarakat dengan tayangan Ramadhan yg mendidik. TV menyajikan tayangan Ramadhan yg melalaikan & tidak mendidik.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg bergembira menyambut kedatangan bulan Ramadhan, maka Allah SWT mengharamkan jasadnya dari api neraka

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Roh Ramadhan sudah hilang di akhir zaman ini. Sambutan Ramadhan tidak lagi semeriah dulu. Dulu spanduk menyambut Ramadhan banyak sekali. Sekarang tidak ada lagi sambutan Ramadhan yg meriah seperti dulu. Ulama tabiit tabiin zaman dulu, Mu’alla bin Al Fadhl berkata: “Dulu para sahabat 6 bulan sebelum Ramadhan, mereka berdoa kehadirat Allah SWT supaya Allah SWT memanjangkan usia mereka ke bulan Ramadhan. 6 bulan setelah Ramadhan, mereka berdoa kehadirat Allah SWT supaya Allah SWT semua amalan mereka selama bulan Ramadhan tahun lalu”. Bulan Rabi Al Awwal, para sahabat berdoa kehadirat Allah SWT supaya amalan bulan Ramadhan tahun lalu diberkahi Allah SWT & Allah SWT memanjangkan usia mereka ke bulan Ramadhan yg akan datang.

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Sungguh ironis sekali, banyak sekali umat Islam yg tidak puasa Ramadhan. Jangankan lelaki Islam, wanita Islam yg tidak haid saja tidak puasa Ramadhan. Dulu warung makan ditutup tirai di siang hari selama bulan Ramadhan. Di akhir zaman ini, warung makan terbuka bebas, tidak lagi ditutup tirai. Dulu orang yg tidak puasa, makan & minum sembunyi dibalik tirai. Anak kecil yg tidak puasa, sembunyi di kamar u/ makan & minum. Di akhir zaman ini, orang tidak puasa secara terbuka di tempat umum. Orang makan & minum serta merokok secara terbuka di pinggir jalan. Laki” dewasa muslim yg tidak puasa. Ada wanita berhijab yg tidak haid, tidak puasa. Bahkan ada wanita yg berhijab panjang syar’I tidak puasa. Bahkan bukan wanita yg hijab syar’I lagi yg tidak puasa. Bahkan wanita bercadar saja yg tidak haid, tidak puasa. Ada lelaki muslim yg jenggot panjang tidak puasa. Mereka tidak malu lagi, tidak puasa secara terbuka.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Betapa banyak orang yg puasa tidak memperoleh apa” kecuali lapar & dahaga saja

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Ramadhan hanya datang setahun sekali. Bila kita melewatkan Ramadhan tahun ini, kita harus menunggu Ramadhan 12 bulan kemudian. Bila kita tidak puasa Ramadhan tahun ini, kita harus tunggu Ramadhan 12 bulan kemudian. Tidak jamin usia kita akan tiba di bulan Ramadhan 12 bulan kemudian. Ramadhan tahun depan harus tunggu 12 bulan kemudian. Jangankan Ramadhan tahun depan, Ramadhan tahun ini saja tidak jamin 30 hari. Bila kita tidak puasa di bulan Ramadhan tahun ini, usia kita panjang ke bulan Ramadhan 12 bulan kemudian, kita masih punya kesempatan u/ memperbaiki diri, menyempurnakan amalan sholeh. Bila Ramadhan tahun ini, Ramadhan yg terakhir, kita menghembuskan nafas terakhir sementara perjalanan 12 bulan menunggu Ramadhan tahun depan, maka pintu neraka telah terbuka u/ kita. Apalagi bila kita menghembuskan nafas terakhir di bulan Ramadhan tahun ini, Ramadhan tahun ini tidak 30 hari u/ kita. Jangankan Ramadhan tahun depan, usia kita saja tidak tiba di hari raya Idul Fitri tgl 1 Syawal.

Firman Allah SWT surah Al Asr #2 & #3: #2 “Sungguh manusia dalam kerugian” #3 “Kecuali orang yg beriman & beramal sholeh serta saling menghimbau u/ kebajikan & saling menghimbau u/ kesabaran

Sabda Baginda Rasulullah SAW: Allah SWT berfirman, “Semua amalan anak Adam adalah u/nya kecuali puasa. Puasa u/Ku & Aku sendiri yg akan membalasnya”

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Semua amalan anak Adam akan dilipatgandakan 10-700x lipat. Allah SWT berfirman: kecuali puasa, puasa u/Ku & Aku sendiri yg akan membalasnya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Puasa Ramadhan hukumnya fardhu ‘ain u/ semua kaum muslimin & muslimat di penjuru dunia. Puasa Ramadhan adalah kewajiban kita kehadirat Allah SWT. Buka puasa di waktu Magrib adalah hak orang yg puasa Ramadhan. Idul Fitri adalah hak orang yg puasa 30 hari di bulan Ramadhan. Orang yg tidak puasa Ramadhan, mereka ikut sahur, ikut buka puasa di waktu Magrib. Padahal mereka sudah buka puasa di pagi hari, waktu Zuhur, waktu Ashar. Mereka adalah orang yg curang. Pintu neraka telah terbuka u/ mereka. Jangan lewatkan Ramadhan tahun ini begitu saja. Jangan main” dengan Ramadhan. Ibarat kata pepatah “If you fail to plan, you plan to fail” artinya “Bila anda gagal berrencana, anda berrencana u/ gagal”. Maka dengan itu persiapkan diri kita menyambut kedatangan bulan Ramadhan. Sempurnakan Ramadhan tahun ini. Jadikanlah Ramadhan tahun ini Ramadhan yg sempurna. Ramadhan yg lebih baik dari tahun lalu.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Sungguh Allah SWT telah mewajibkan anda puasa di bulan Ramadhan & menuntut kamu menghidupkan malamnya. Maka barangsiapa yg berpuasa & menghidupkan malamnya karna iman & mengaharapkan berkah dari Allah SWT, maka diampuni segala dosanya seakan baru dilahirkan ibunya

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #183: “Wahai orang” yg beriman diwajibkan bagi anda puasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang yg terdahulu sebelum anda supaya anda bertaqwa

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Renungkanlah bila Ramadhan tahun ini, Ramadhan kita yg terakhir. Tidak jamin kita akan terpilih lagi u/ berjumpa dengan Ramadhan tahun depan. Jangankan Ramadhan tahun depan. Ramadhan tahun ini saja tidak jamin 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir di bulan Ramadhan tahun ini, maka Ramadhan tahun ini, tidak 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir setelah Ramadhan, di hari Idul Fitri, setelah Idul Fitri, kita tidak berjumpa lagi dengan Ramadhan tahun depan. Maka Ramadhan tahun ini Ramadhan kita yg terakhir.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment