Friday, April 17, 2020

Iqra


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “IQRA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Titah perintah Allah SWT yg pertama kali disyariatkan kepada Baginda Rasulullah SAW adalah membaca. Iqra’ artinya membaca. Al Quran artinya bacaan. Qari atau qariah artinya pembaca. Qari artinya pembaca lelaki. Qariah artinya pembaca wanita. Qiraah Al Quran artinya membaca Al Quran. Coba kita kenang kembali saat pertama kali kita belajar Al Quran waktu kecil. Kita mulai belajar Al Quran dengan belajar Iqra’, Iqra’ #1-#6. Setelah kita mengenal huruf hijaiyyah, kita belajar Iqra’ sebelum kita membaca Al Quran. Allah SWT mensyariatkan titah perintah membaca kepada Baginda Rasulullah SAW via Malaikat Jibril. Surah Al Alaq dimulai dengan kata “Iqra’”.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Pada suatu malam hari, Baginda Rasulullah SAW berdiam diri di gua Hira. Ada seorang lelaki datang menghampiri Baginda Rasulullah SAW. Lelaki itu berkata kepada Baginda Rasulullah SAW, “bacalah”. Baginda Rasulullah SAW berkata, “Aku tidak bisa membaca”. Lelaki itu berkata lagi kepada Baginda Rasulullah SAW, “bacalah”. Baginda Rasulullah SAW berkata, “Aku tidak bisa membaca”. Lelaki itu masih berkata berkata kepada Baginda Rasulullah SAW, “bacalah”. Baginda Rasulullah SAW, “Aku tidak bisa membaca”. Lelaki itu adalah Malaikat Jibril. Sejak itu turunlah wahyu Allah SWT dalam FirmanNya surah Al Alaq #1-#5:
#1 “Bacalah dengan nama Tuhanmu yg Maha Pencipta
#2 “Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah
#3 “Bacalah & Tuhanmu yg Maha Mulia
#4 “Yg mengajarkan manusia dengan pena
#5 “Dia mengajarkan manusia apa yg tidak diketahuinya

Ikhwatal Islam,

Perhatikan sejenak Firman Allah SWT surah Al Alaq #1-#5 yg barusan saya baca. Terdapat beberapa pengulangan di surah Al Alaq #1-#5. Kata “Iqra’” diucapkan 2x. Titah perintah baca dikatakan 2x. Kata “’allama” yg artinya mengajarkan diucapkan 2x. Kata “Rabb” juga diucapkan 2x. Kata “khalaq” yg artinya menciptakan diucapkan 2x. Setelah titah perintah membaca diturunkan, titah perintah menulis juga diturunkan.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Di awal usia TK, pertama kali kita belajar membaca. Membaca itu syarat masuk SD. Di TK kita belajar membaca, ujian membaca. Bila kita terima surat, kita membaca surat. Bila kita terima surat pengumuman, kita baca surat pengumuman. Di sekolah, kita baca denah sekolah kita. Belajar waktu sekolah, kita membaca buku pelajaran, buku catatan kita. Di sekolah ada perpustakaan. Tujuannya merangsang minat anak u/ membaca. Anak” bisa membaca & meminjam buku di perpustakaan sekolah. Perpustakaan di universitas fungsinya lebih dominan u/ belajar, mengerjakan tugas, skripsi. Kita mencari buku literatur, refrensi u/ tugas, skripsi. Kita harus baca buku refrensi, literatur, jurnal u/ mengerjakan skripsi. Kita harus cari bahan skripsi di internet. Waktu kecil, orang tua kita membacakan kita dongeng sebelum tidur. Di zaman dulu tahun 80-90an, ada ensiklopedia anak” yg berjudul “Mengapa begini, mengapa begitu”. Anak” suka sekali baca komik kartun anime Jepang, Doraemon, Shinchan, kobo chan, kungfu boy, dragon ball. Di Jakarta Convention Centre (JCC), suka diadakan book fair. Bila kita ke dokter, ke bengkel, di ruang tunggu disediakan bacaan, majalah, koran. Di lobby hotel, ada koran, majalah u/ bacaan di ruang tunggu. Orang yg gila membaca disebut kutu buku. Banyak orang yg suka baca novel cerita sebagai bacaan santai. Banyak cerita legendaris barat yg dijadikan novel: “Harry Potter”, “Romeo & Juliet”, “Lord of The Rings”. Penggemar berat “Harry Potter” nonton “Harry Potter” ke bioskop, beli novel “Harry Potter”, baca novel “Harry Potter”.

Firman Allah SWT surah Fathir #28: “Di antara hamba” Allah SWT yg takut kehadiratNya yakni para ulama

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin canggih. Kemajuan teknologi yg canggih sudah barang tentu mempengaruhi & mengubah kebiasaan orang. Dewasa ini, orang lebih suka mengakses internet. Sebenarnya itu juga membaca online. Internet menyediakan fasilitas e-book, online book, e-reading, online reading. Orang bikin blog u/ bacaan umum online. Bahkan orang sekarang terlalu sibuk dengan gadget 24 jam. Mereka membaca online dari gadgetnya saja. Banyak applikasi yg bisa di download di play store android. Minat membaca orang Indonesia masih rendah. Minat membaca orang bule sangat tinggi. Minat membaca orang Jepang sangat tinggi. Orang Jepang sambil menunggu bis, kereta api, di ruang tunggu membaca. Di kereta, di bis, di pesawat, orang Jepang membaca. Orang Jepang lebih suka membaca daripada ngobrol. Japanese prefer reading than gossiping.

Firman Allah SWT surah Az Zumar #9:”Apakah sama orang yg tau dengan orang yg tidak tau? Sungguh hanya orang yg berakal sempurna yg dapat mengambil I’tibar

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Menurut imam besar Masjid Istiqlal, Ustadz Nasaruddin Umar, Iqra’ itu mencakup how to read, how to learn, how to understand, how to interact with Al Quran. Iqra’ #1 itu how to read, bagaimana membaca Al Quran. Iqra’ #2 itu how to learn, bagaimana kita mempelajari, memahami, menganalisa, mendalami Al Quran. Iqra’ #3 how to understand, bagaimana kita memahami, mengerti, mengambil ibrah, mengambil I’tibar dari Al Quran. Emosi kita terlibat dalam membaca Al Quran. Kita merasa takut, merinding bila membaca ayat” tentang murka Allah SWT, azab Allah SWT, siksa api neraka. Bila kita membaca ayat” yg memotivasi, kita semangat. Bila kita membaya ayat” tentang berkah, hati kita senang. Iqra’ #4 itu “Bacalah & Tuhanmu yg Maha Mulia”, itu how to interact with Al Quran. Bagaimana kita berinteraksi dengan Al Quran. Kita saling memahami dengan Al Quran. Kita memahami Al Quran. Al Quran memahami kita. Banyak orang yg membaca Al Quran hanya sebatas Iqra’ #1 saja. Khatam Al Quran hanya sebatas Iqra’ #1. Bahkan hafizh Al Quran hanya sebatas Iqra’ #1. Hafizh Al Quran itu khatam Al Quran & hafal Al Quran tapi tidak melibatkan Iqra’ #2 & Iqra’ #3 Itu Iqra’ yg paling basic. Upayakan kita bisa memperoleh Iqra’ #4. @least kita membaca Al Quran dengan Iqra’ #2 atau Iqra’ #3. Iqra’ #2 & Iqra’ #3 sudah memenuhi syarat. Iqra’ #4 itu luar biasa sempurna.

Firman Allah SWT surah Al Mujadalah #11: “Allah SWT mengangkat derajat orang yg beriman di antara anda & orang yg diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.


No comments:

Post a Comment