Khutbah #1
Sidang Jumat yg
diberkahi Allah SWT,
Syukur Alhamdulillah,
di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam
Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya.
Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan
keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti terjadi di hari Jumat.
Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT.
Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya &
para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman &
taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg
fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta
meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya.
Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di
dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas
terakhir.
Fardhu: Bila dikerjakan
berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda
Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan
berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan
tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Mimbar Jumat minggu ini
menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya
supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “LANGKANYA
HIBURAN YANG MENDIDIK”
Sidang Jumat yg
direstui Allah SWT,
Sungguh ironis sekali,
hiburan yg mendidik, hiburan yg berkualitas sudah langka di akhir zaman ini.
Hiburan yg berkualitas yg dulu menjadi raja & dewa sudah pudar, sudah
lekang oleh waktu, sudah lekang oleh zaman. Seiring bertukarnya zaman, hiburan
yg bagus pula telah punah. Dulu TV menjadi hiburan u/ kita. Di tahun 1960,
1970, 1980 akses televisi masih terbatas. Tidak semua orang punya TV di rumah.
Paling orang dulu punya radio. Bila presiden Sukarno pidato, semua orang sudah
siap mendengarkan radio. Bila presiden Suharto pidato, ada yg mendengarkan
radio, ada yg berkumpul di pos hansip, pos satpam, nonton di tetangga sebelah
u/ nonton pidato presiden Suharto. Bahkan dulu kita harus bayar iuran TV saban
bulan. Petugas iuran TV datang dari TVRI. Bila kita mau nonton acara yg kita
suka, kita numpang nonton di tetangga sebelah, kantor keluarahan, pos hansip,
pos satpam. Dulu orang daerah cuman bisa nonton TVRI. Orang Jakarta bisa nonton
RCTI, SCTV selain TVRI. Orang daerah harus install antenna parabola supaya bisa
nonton RCTI, SCTV. Bila mau nonton piala dunia, euro, dibuat layar tancap u/
nonton bola bareng. Saking terbatasnya akses televisi zaman dulu.
Firman Allah SWT surah
Al Asr #2 & #3: #2 “Sungguh manusia
dalam kerugian” #3 “Kecuali orang yg
beriman & berbuat kebajikan serta saling menasihati u/ kebenaran &
saling menasihati dengan kesabaran”
Sidang Jumat yg
diberkahi & direstui Allah SWT,
Saya akan mengajak anda
sejenak flashback nostalgia ke zaman dulu, 30 tahun yg lalu. Kita flashback
nostalgia zaman tahun 1980, 1990, awal tahun 2000. Dulu acara TV Indonesia
bagus”. Banyak variasi pilihan tontonan yg bermutu. Ada berita, sinetron yg
bermutu, sinetron yg mendidik, musik, cerdas cermat, kuis, film seri Hollywood,
telenovela. TPI menayangkan acara pendidikan tentang pelajaran sekolah. TPI
masih murni TV pendidikan. Sekarang namanya bertukar jadi MNC TV. Acara lokal
Indonesia & acara import seimbang. Dulu acara lokal Indonesia masih
terbatas. Dulu jam primetime kita nonton kuis, film seri Hollywood, sinetron
Indonesia yg bermutu, sinetron Indonesia yg mendidik. Kita nonton “Si Doel Anak
Sekolahan”. Jam 7 & jam 9 semua TV swasta bergabung dengan TVRI. Jam 7
“Berita malam”. Jam 9 “Dunia dalam berita”. Layar emas RCTI menampilkan film”
bioskop lawas. Lagi seru nonton layar emas RCTI, bergabung dengan TVRI dipotong
“Dunia dalam berita”. Setelah “Dunia dalam berita”, baru lanjutan layar emas.
Bahkan kadang dipotong “Laporan khusus” TVRI dulu. Dulu malam hari itu waktu
berkumpul keluarga, nonton TV bersama. Dulu banyak sekali tontonan yg bagus
saban hari. Sore hari menunggu Magrib, kita nonton berita, kuis, drama import.
Firman Allah SWT surah
Al Fatihah #7: “Yakni jalan orang yg
telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka bukan jalan mereka murka yg
dimurkai & bukan jalan mereka yg sesat”
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Sungguh ironis sekali,
sekarang zaman telah berubah 180 derajat. TV sudah tidak lagi menjadi media
hiburan yg mendidik. Saya yakin anda semua sudah malas nonton TV. Acara TV
tidak bermutu, tidak mendidik. Saban hari tayangan TV meresahkan kita. Kita
telah tersiksa oleh tayangan TV yg tidak bermutu, tayangan TV yg tidak
mendidik, tayangan TV sampah bertahun” belakangan ini. Anak zaman sekarang
lebih suka nonton drama Korea daripada sinetron Indonesia. Mereka sampai hafal
itu selebritis Korea. Sekarang sudah tahun 2020, acara TV tidak kunjung
berubah. Saya sudah tidak kenal lagi acara TV zaman now karna saya tidak pernah
nonton TV. 96% orang sudah tidak pernah nonton TV. Acara TV zaman now saban
hari 24 jam monoton. Saban hari tayangan infotainment, gossip, berita hoax,
berita rasa sinetron stripping, sinetron stripping 1000 episode. 96% acara TV
tidak mendidik, tidak bermutu. Sinetron Islam yg memecahkan rekor banyak
episode, banyak season yakni “Para Pencari Tuhan”, “Islam KTP”, “Tukang bubur
naik haji”. Bahkan menurut psikolog Kak Seto Mulyadi, acara TV dominan iklan,
sinetron. Acara TV terlalu banyak iklan. Acara TV zaman sekarang based on
rating. Acara TV yg tidak mendidik iklannya terlalu banyak. Masa berlakunya
awet. Acara TV yg bagus iklan sedikit, masa berlakunya sebentar, tiba” sudah
hilang di TV. Berita sudah direkayasa seperti sinetron dikuasai oleh partai
politik u/ kepentingan partai politik. Berita 96% lebih dominan bad news
daripada good news. Good news is bad news. Bad news is good news. Bad news is
better than good news. Good news is worse than bad news. The best news is the
worst news. The worst news is the best news. Tayangan infotainment membuka aib
selebritis. Selebritis zaman now bangga bila aibnya terbuka di infotainment.
Selebritis kawin cerai. Selebritis zaman now hanya jual tampang saja.
Selebritis zaman now terkenal justru karna aibnya. Pernikahan selebritis
disiarkan live. Selebritis meninggal dunia disiarkan live dari rumah duka,
sholat jenazah, hingga pemakaman. Bila selebritis meninggal dunia hari Jumat,
Jumatannya jg disiarkan live. Itu memblokir frekuensi siaran publik. Acara
lawak yg tidak jelas mendidik hedonisme. Masyarakat menjadi penonton bayaran
acara musik live. Orang tua wajib mengawasi putra putrinya ketika nonton TV.
Tayangan TV yg tidak bermutu merusak akhlaq anak zaman sekarang. Anak” zaman
sekarang sudah tidak lagi disuguhi lagu anak”. Lagu anak” ciptaan Alm AT Mahmud
tak lekang oleh waktu, tak lekang oleh zaman. Anak TK, anak SD sudah tau lagu
cinta, lagu romantis. Anak” zaman sekarang dewasa secara prematur. Mereka
dewasa terlalu dini sebelum waktunya.
Sabda Baginda Rasulullah
SAW: “Saban anak lahir dalam keadaan
fitrah. Orang tuanya yg membuatnya Yahudi, Nasrani, Majusi”
Firman Allah SWT surah
Ath Thur #21: “& orang yg beriman
& anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka
dengan anak cucu mereka & Kami tidak mengurangi pahala amalan kebajikan
mereka sedikitpun. Setiap orang terikat dengan apa yg diperbuatnya”
“fa’tabiruu yaa ulil albab”
Khutbah #2
Sidang Jumat
hafizhakumullah,
Jangan pelit dengan
Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5
menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari
Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu
Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30
menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah
SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih
(ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna
malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam
setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah
penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan
Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai
Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban
bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT
@AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Saban hari Allah SWT
memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian.
Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita
semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita
semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti
menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan
nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan
nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.
No comments:
Post a Comment