Wednesday, April 29, 2020

Bulan Ramadhan, bulan munajat


Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, kehadirat Allah SWT, di hari Jumat, penghulu segala hari (sayyid al ayyam) & bulan Ramadhan, penghulu segala bulan (sayyid asy syuhur), kita duduk bersimpuh kehadirat Allah SWT di masjid ini. Kita bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Kita semua dalam tarbiyah Ramadhan. Kita semua sedang menunaikan ibadah puasa. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan saham iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Semoga puasa kita khususnya & amalan kebajikan kita umumnya diberkahi Allah SWT dengan berkah berlipat ganda. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati & mengambil I’tibar dari satu tema: “BULAN RAMADHAN, BULAN MUNAJAT”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Ramadhan adalah berita gembira bagi umat manusia di penjuru dunia umumnya & umat Islam khususnya. Setiap manusia tidak mungkin luput dari segala dosa. Tidak ada manusia yg sempurna. Ibarat kata pepatah “Tiada gading yg tak retak”. Pintu taubat terbuka 24 jam di bulan Ramadhan. Segala amaliyah Ramadhan meleburkan segala dosa kita. Ibarat kita berada di laboratorium Ramadhan. Kita sedang meracik zat rahmat, ampunan (magfirah), pembebasan dari neraka (itkum minan naar). Selama proses meracik zat itu, kita memakai jas putih laboratorium iman u/ melindungi diri kita dari kejahatan setan. Jas putih laboratorium adalah pakaian pelindung selama melakukan percobaan di laboratorium. Di laboratorium Ramadhan, kita memakai jas putih laboratorium iman. Setelah kita racik zat rahmat, ampunan, pembebasan dari neraka, kita suntikkan zat itu ke hati kita. Bila kita tidak memakai jas putih di laboratorium, kita akan kena zat kimia yg berbahaya. Bila kita tidak memakai jas putih laboratorium iman, kita akan kena kejahatan setan. Zat itulah yg akan mengampuni segala dosa kita.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg puasa Ramadhan karna iman & mengharapkan berkah dari Allah SWT, niscaya akan diampuni segala dosanya yg terdahulu

Di bulan Ramadhan, pintu surga dibuka 24 jam. Pintu neraka ditutup 24 jam. Setan dipenjara 24 jam.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Bila tiba bulan Ramadhan, dibuka segala pintu surga & ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala setan

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Munajat adalah proses audit diri kita, audit amalan kita. Kita lebih suka audit orang lain daripada audit diri kita sendiri. Audit diri sendiri itu sulit. Audit orang lain itu mudah. Diaudit orang lain itu sakit hati. Diaudit Allah SWT sudah pasti sakit. Kita sempurnakan istigfar. Kita sempurnakan taubat nasuha. Dosa kecil bisa diampuni dengan istigfar & segala amaliyah yg baik. Dosa besar hanya bisa diampuni dengan taubat nasuha. Dosa kecil bila dibiarkan lama” juga akan menjadi dosa besar. Ibarat kata pepatah “Sedikit”, lama” menjadi bukit”. Baginda Rasulullah SAW istigfar 70-100x saban hari. Taubat nasuha adalah taubat yg tidak main”, taubat yg sempurna. Kita berjanji kehadirat Allah SWT u/ meninggalkan segala perbuatan dosa kita. Setelah kita bertaubat, kita tinggalkan segala perbuatan dosa kita. Kita berdoa mohon ampun kehadirat Allah SWT. Ibaratnya kita scan gadget android dengan antivirus supaya bekerja dengan optimal kembali setelah lemot. Kita bunuh segala virusnya dengan antivirus. Kita scan diri kita dengan antivirus taubat nasuha. Kita berusaha u/ membuat perubahan yg radikal dari bathil ke hak, dari buruk ke baik, dari negatif ke positif, dari terpuruk ke bangkit, dari gagal ke berhasil. Banyak orang yg di masa lalunya terpuruk, sekarang menjadi orang sukses. Film “Hijrah cinta” menceritakan dokumentasi kehidupan Alm Ustadz Jeffry Albukhary (Uje) mulai dari masa mudanya kehidupan gemerlapnya hingga menjadi Ustadz. Alm Ustadz Jeffry Albukhary (Uje) berubah 180 derajat dari kehidupan gemerlapnya menjadi Ustadz.

Firman Allah SWT surah At Tahrim #8: "Wahai orang" yg beriman, bertaubatlah kehadirat Allah SWT dengan taubat nasuha (taubat yg sempurna)"

Kita munajat & taubat nasuha kehadirat Allah SWT dengan doa. Tiada yg dapat mengubah takdir kecuali doa.

Firman Allah SWT surah Gafir #60: & Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kehadiratKu, niscaya akan Aku maqbulkan bagimu. Sungguh orang yg sombong tidak mau menyembahKu akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina”

Pintu taubat terbuka 24 jam sebelum nyawa kita tiba di tenggorokan. Bila nyawa kita telah tiba di tenggorokan, pintu taubat telah dikunci Allah SWT.

Firman Allah SWT surah Al Waqi’ah #83-#85: #83 “Maka bila begitu mengapa mereka tidak mencegah ketika nyawa telah tiba di tenggorokan?” #84 “& anda ketika itu melihat” #85 “& Kami
lebih dekat kepadanya daripada anda tapi anda tidak melihat

Allah SWT mengaudit kita melalui ujian yg baik & ujian yg buruk. Ujian yg baik supaya kita semakin patuh kehadirat Allah SWT. Ujian yg buruk u/ meleburkan segala dosa kita. Ujian kehidupan berlaku sampai kita menghembuskan nafas terakhir. Masa berlaku ujian kehidupan adalah mulai dari kita lahir ke dunia sampai kita menghembuskan nafas terakhir.

Firman Allah SWT surah Al Anbiya’ #35: “Setiap yg bernyawa pasti mati. Kami akan menguji anda dengan keburukan & kebajikan sebagai cobaan. & anda hanya akan dikembalikan kehadirat Kami

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Amalan kehidupan berlaku sampai kita menghembuskan nafas terakhir. Masa berlaku amaliyah kehidupan adalah mulai dari kita lahir ke dunia sampai kita menghembuskan nafas terakhir. Kita semua hanyalah mandatoris Allah SWT. Kita harus menyempurnakan amalan kehidupan sebelum kita menghembuskan nafas terakhir. Amalan kehidupan yg akan diaudit Allah SWT di alam kubur & padang mahsyar. Ibarat kata pepatah, “Sedia payung sebelum hujan”. Amalan Ramadhan diberkahi dengan pahala ganda. Amalan fardhu diberkahi 70x. Amaliyah sunnah diberkahi amalan fardhu. Amalan 1 malam Lailatul Qadr diberkahi amalan 1000 bulan. Kehidupan kita tidak luput dari CCTV Allah SWT 24 jam. Allah SWT mengawasi hambaNya melalui CCTV Nya bersama Malaikat Raqib & Malaikat Atid. Di dunia, amaliyah kita diaudit Allah SWT. Di alam kubur, kita diaudit Malaikat Munkar & Nakir. Di Padang mahsyar, Allah SWT akan mengaudit amaliyah kita selama kehidupan kita di dunia ini. Allah SWT akan menayangkan kembali flashback amaliyah kehidupan kita selama di dunia ini. Allah SWT saja yg hakim di padang mahsyar. Kita semua hanyalah terdakwa di padang mahsyar. Hakim dunia bisa kita sogok u/ membebaskan perkara kita. Allah SWT tidak bisa kita sogok. Bila terdakwa padang mahsyar dijatuhi hukuman neraka, pasti akan dijebloskan ke neraka. Neraka adalah penjara hari kiamat yg kekal abadi. Padang mahsyar adalah pengadilan yg paling adil. Padang mahsyar is the real court.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Tidak akan beranjak kaki seorang anak Adam sehingga diaudit tentang 4 perkara: tentang umurnya u/ apa dihabiskan, tentang masa mudanya u/ apa dihabiskan, tentang hartanya dari mana dia memperolehnya & u/ apa dibelanjakan, tentang ilmunya apa yg diperbuat dengannya

Firman Allah SWT surah Yasin #65: "Pada hari kiamat, Kami tutup mulut mereka & tangan mereka akan berkata kepada Kami serta kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan"

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Renungkanlah bila Ramadhan tahun ini, Ramadhan kita yg terakhir. Tidak jamin kita akan terpilih lagi u/ berjumpa dengan Ramadhan tahun depan. Jangankan Ramadhan tahun depan. Ramadhan tahun ini saja tidak jamin 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir di bulan Ramadhan tahun ini, maka Ramadhan tahun ini, tidak 30 hari. Bila kita menghembuskan nafas terakhir setelah Ramadhan, di hari Idul Fitri, setelah Idul Fitri, kita tidak berjumpa lagi dengan Ramadhan tahun depan. Maka Ramadhan tahun ini Ramadhan kita yg terakhir.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengejar kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.



No comments:

Post a Comment