Monday, August 31, 2020

Bagai mengukir di atas batu

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti akan terjadi hari Jumat. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “BAGAI MENGUKIR DI ATAS BATU”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Kita tidak asing lagi dengan sepenggal lirik nasyid yg berbunyi “Belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu. Belajar di waktu dewasa bagai mengukir di atas air”. Lirik nasyid ini sudah lama. Dulu terkenal di tahun 1990-an. Lirik nasyid itu sudah 30 tahun. Sekarang sudah tahun 2020. Lirik yg sederhana tapi dalam maknanya. Belajar di waktu kecil itu bagaikan mengukir di atas batu. Waktu kecil belajar banyak ilmu kehidupan basic. Ilmu kehidupan banyak kita pelajari di sekolah. Waktu kecil, kita belajar mudah. Kita bisa belajar ilmu apa saja. Anak kecil memang belum punya kesadaran u/ belajar. Ilmu kehidupan yg kita belajar waktu kecil akan membekas setelah kita dewasa. Kebanyakan ilmu dasar kehidupan harus kita pelajari sejak kecil supaya kita terbiasa setelah dewasa. Ilmu mutlak yg berlaku seumur hidup itu kita belajar waktu kecil. Kita belajar akhaq sejak kecil supaya kita bisa hidup di masyarakat. Waktu TK, kita mengenal huruf latin, kita belajar membaca & menulis. Waktu SD, kita belajar menulis indah dengan huruf sambung. Kita belajar mengarang. Kita belajar matematika dasar, yakni kali, bagi, tambah, kurang. Kita harus hafal kali, bagi, tambah, kurang. Anak SD tidak boleh mengerjakan PR matematika pakai kalkulator. Kita belajar Bahasa Indonesia karna Bahasa Indonesia bahasa kita. Perjalanan zaman pendidikan itu butuh waktu yg lama. SD 6 tahun. SMP 3 tahun. SMA 3 tahun. Sekolah saja 12 tahun. Universitas @least 3 tahun.

Firman Allah SWT surah Al Mujadalah #11: “Wahai orang” yg beriman, bila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan dalam majlis” ”, maka lapangkanlah, niscaya Allah SWT akan memberikan kelapangan bagimu. & bila dikatakan, “Berdirilah anda”, maka berdirilah supaya Allah SWT mengangkat derajat orang yg beriman di antara anda & orang yg berilmu beberapa derajat. & Allah SWT Maha Teliti atas apa yg anda perbuat

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Menuntut ilmu hukumnya fardhu bagi setiap muslim

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Belajar agama Islam harus dimulai dari kecil. Belajar Al Quran harus dimulai sejak kecil. Waktu kecil, kita mulai belajar Al Quran dengan mengenal huruf hijaiyyah. Ada 31 huruf hijaiyyah. Kita belajar Iqra’ #1-#6. Setelah tamat kita belajar Iqra’ #1-#6, baru kita belajar membaca Al Quran. Kita belajar menghafal surah pendek di juz #30. Juz #30 disebut juga juz ‘amma karna dimulai dengan kata ‘amma. Juz #30 itu hafalan Al Quran basic. Kita belajar ilmu tajwid Al Quran. Membaca Al Quran itu harus dengan tajwid. Kita belajar menulis sambung huruf Al Quran. Banyak sekali hafizh Al Quran cilik yg sudah hafal Al Quran 30 juz. Santri di pondok pesantren tahfizh Al Quran itu harus hafal Al Quran 30 juz sebagai syarat kelulusan. Bagi sekolah Islam biasa, jangankan hafal 30 juz. Syarat kelulusan harus hafal 1 juz itu berat sekali. Imam Syafei sudah khatam Al Quran pertama kali usia 10 tahun.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg menempuh jalan u/ menuntut ilmu, Allah SWT mudahkan baginya jalan ke surga

Firman Allah SWT surah Ath Thur #21: “& orang” yg beriman beserta anak cucu mereka yg mematuhi mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka di surga, & Kami tidak mengurangi sedikitpun pahala kebajikan mereka. Setiap anak Adam terikat dengan apa yg diperbuatnya

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

 

No comments:

Post a Comment