Tuesday, August 18, 2020

Munajat kematian

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “MUNAJAT KEMATIAN”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Ketahuilah, setiap hamba Allah SWT pasti mati. Setiap hamba akan kembali kehadirat Allah SWT. Tidak ada satupun hamba yg luput dari maut. Bila ajal seorang hamba telah tiba, Malaikat maut akan datang mencabut nyawanya. Yg bersangkutan pasti akan menghembuskan nafas terakhir. Kita tidak tau kapan kita akan kembali kehadirat Allah SWT, bagaimana kita kembali kehadirat Allah SWT. Kita semua ingin supaya akhir hayat kita husnul khatimah. Selama kita hidup ini, zamannya kita bercocok tanam saham akhirat. Saham amalan sajalah yg akan kita bawa mati.

Firman Allah SWT surah Ali Imran #185: “Setiap yg bernyawa pasti mati. & hanya pada hari kiamat saja disempurnakan balasan anda. Barangsiapa yg dihindari dari neraka & dimasukkan ke dalam surga. Sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yg memperdayakan (palsu)

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Jenazah itu diiringi oleh 3 perkara yakni: keluarganya & hartanya serta amalannya. 2 perkara akan kembali. 1 perkara akan tetap menemainya. 2 yg akan kembali yakni keluarganya & hartanya. 1 perkara yg tetap menemainya yakni amalannya

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Sungguh ironis sekali, banyak sekali terjadi kematian mendadak di akhir zaman ini. Ada yg meninggal dunia karna kecelakaan. Korban kecelakaan lalu lintas melewati proses pendarahan, cedera fisik sehingga merenggut nyawanya. Ada yg meninggal dunia mendadak karna serangan jantung, sesak nafas. Ada yg meninggal dunia dalam tidur. Dia tidur kemudian tidak bangun lagi. Kematian memang takdir Allah SWT karna masa berlaku kehidupan seorang hamba telah habis. Itu bila kita melihat dari rasio iman. Pasti ada sebab medisnya seorang hamba menghembuskan nafas terakhir. Ada yg ketemu pagi sholat Subuh berjemaah di masjid masih sehat, segar bugar. Setelah sholat Subuh, jogging bareng. 2 jam lagi, jam 9 kita mendengar berita duka cita, dia telah meninggal dunia. Rumahnya sudah dipasang tenda, bendera kuning. Berita duka citanya sudah diumumkan di masjid, group WA, facebook, instagram, media sosial. Hrsnya siangnya Jumatan bareng. Tatkala Jumatan, dia menjadi jenazah yg menunggu u/ disholatkan setelah Jumatan.

Firman Allah SWT surah Luqman #34: “Sungguh hanya di sisi Allah SWT ilmu tentang hari kiamat. & Dia yg menurunkan hujan & mengetahui apa yg ada di dalam rahim. & tidak seorangpun mengetahui apa yg akan diperbuatnya besok. & tidak seorangpun mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh Allah SWT Maha Mengetahui & Maha Mengenal

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Setiap hamba dibangkitkan menurut kematiannya

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Sungguh amalan itu tergantung akhirnya

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Baginda Rasulullah SAW mengajarkan munajat naungan dari kematian mendadak. Doa yg dipanjatkan Baginda Rasulullah SAW naungan dari:

#1 Kebinasaan

Mati terjatuh dari lantai atas, gedung yg tinggi, puncak gunung, puncak bukit, puncak tebing. Mati karna kecelakaan, kecelakaan bis & bis jatuh ke jurang, kecelakaan kereta api, kecelakaan pesawat & pesawat jatuh di hutan, di laut.

#2 Kehancuran

Mati tertimpa reruntuhan bangunan, crane bangunan. Bila terjadi gempa bumi dahsyat, kita mati tertimpa tiang listrik.

#3 Tenggelam

Mati tenggelam di tengah lautan yg dalam, sungai yg dalam. Kapal karam di tengah lautan. Kapal Titanic karam karna menabrak gunung es. Allah SWT menimpakan azab atas kesombongan orang yg membangun kapal Titanic dengan mengklaim sebagai kapal yg tidak akan karam. Titanic tenggelam tgl 14 April 1912. Sudah 108 tahun yg lalu. Peristiwa kapal karam Titanic dijadikan film.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

#4 Kebakaran

Kita mati menjadi korban kebakaran. Pepatah tentang api berbunyi: “Bila kecil jadi kawan, bila besar jadi lawan”. Bila api membara, meluluhlantakkan bangunan. Kita sulit menyelamatkan diri bila terjadi kebakaran yg dahsyat.

#5 Kejahatan setan

Tatkala syakaratul maut, bila seorang hamba dikuasai setan, dia sulit bertaubat & menyebut Asma Allah SWT.

#6 Mati dalam keadaan berpaling dari Allah SWT

Mati dalam keadaan lalai sedang bermaksiat kehadirat Allah SWT. Dia mabok di di diskotik. Dia menyetir mobil pulang menabrak truk, pohon, tiang listrik. Pendek katanya kecelakaan karna mabok. Dia meninggal dunia dalam kecelakaan itu.

#7 Mati karna tersengat binatang buas

Mati disengat ular berbisa, buaya, singa, serigala, anjing rabies.

Doa naungan dari kematian mendadak: “Wahai Allah SWT, aku mohon naunganMu dari kebinasaan, kehancuran, tenggelam, kebakaran, kejahatan setan tatkala mati, mati dalam keadaan berpaling dariMu, mati karna sengatan binatang buas

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Hari kiamat tidak akan terjadi sehingga banyak fenomena kematian mendadak

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Kematian mendadak adalah nikmat bagi orang yg beriman & bencana bagi orang kafir

Firman Allah SWT surah Al Mu’minun #112-#116: #112 Allah SWT berfirman, “Berapa tahun lamanya anda tinggal di dunia?” #113 Mereka menjawab, “Kami tinggal di bumi sehari atau setengah hari, maka tanyakan kepada mereka yg menghitung” #114 Allah SWT berfirman, “anda tinggal di bumi hanya sebentar saja bila anda mengetahui” #115 “Maka apakah anda mengira bahwa Kami menciptakan anda main” & bahwa anda tidak akan dikembalikan kehadirat Kami?” #116 “Maha Tinggi Allah SWT, Raja yg sebenarnya. Tiada Tuhan selain Dia, Tuhan yg mempunyai Arsy yg mulia

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

 

 

No comments:

Post a Comment