Friday, August 21, 2020

Penyakit riya

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “PENYAKIT RIYA”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Amalan sholeh adalah saham yg kita cocok tanam di jalan Allah SWT. Saham yg berbuah berkah pahala. Saham yg kita cocok tanam di dunia akan balik modal di akhirat. Bila kita cocok tanam saham akhirat dengan niat karna selain Allah SWT, tidak karna Allah SWT, itu namanya riya. Riya itu sombong, sifat kita pamer dengan orang lain. Kita mengharapkan belas kasihan orang lain, pujian orang lain. Pencitraan dalam amalan sholeh. Kita bercocok tanam saham akhirat karna orang lain. Kita meninggalkan maksiat karna orang lain. Padahal Allah SWT melihat kita. Riya itu dosa yg tersirat, syirik kecil. Bila kita beramal sholeh, jangan kita ceritakan ke orang lain karna bukan orang lain yg akan audit amalan kita. Allah SWT yg audit amalan kita. Hati” dengan riya.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Sungguh Allah SWT akan turun mengaudit hambaNya di hari kiamat. Semua manusia berlutut. Yg pertama diauit yakni orang yg ahli Al Quran & orang yg gugur di medan jihad serta orang yg banyak harta. Allah SWT bertanya kepada ahli Al Quran, “Bukankah Saya telah mengajari anda kitab suci yg Saya turunkan kepada rasulKu?” Dia menjawab, “benar”. Allah SWT bertanya, “Apa yg anda perbuat dengan ilmu anda?” Dia menjawab, “Saya amalkan ilmu saya siang & malam”. Allah SWT berkata, “Anda bohong”. Para malaikat berkata, “Anda bohong”. Allah SWT berkata, “Anda ingin disebut orang yg gemar membaca Al Quran & ingin memperoleh pujian dari manusia”

Allah SWT bertanya kepada orang kaya, “Bukankah Saya telah melapangkan rezeki anda sehingga anda tidak butuh orang lain?” Dia menjawab, “benar”. Allah SWT bertanya, “Apa yg anda perbuat dengan harta anda?” Dia menjawab, “Saya silaturrahim & sedekah”. Allah SWT berkata, “Anda bohong”. Para malaikat berkata, “Anda bohong”. Allah SWT berkata, “Anda ingin disebut orang yg dermawan & ingin memperoleh pujian dari manusia”

Allah SWT bertanya kepada orang yg gugur di medan perang, “Mengapa anda terbunuh?” Dia menjawab, “Saya berperang u/ berjihad di jalanMu. Saya berperang & saya gugur”. Allah SWT berkata, “Anda bohong”. Para malaikat berkata, “Anda bohong”. Allah SWT berkata, “Anda ingin disebut orang yg pemberani & ingin memperoleh pujian dari manusia”

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Golongan yg pertama diaudit Allah SWT di hari kiamat yakni orang yg mati syahid. Ada 3 golongan riya yg kecelakaan di hari kiamat.

#1 Golongan yg berjihad di jalan Allah SWT tapi tidak karna Allah SWT

Golongan ini jihad di jalan Allah SWT karna dunia, karna ingin tenar. Mengharapkan pujian & belas kasihan orang lain. Mereka ingin supaya terkenal, mencari popularitas. Allah SWT menganugerahkan berkah yg dijanjikanNya. Mereka bersujud kehadirat Allah SWT. Allah SWT bertanya kepada mereka, “Bagaimana janjiKu?”. Mereka menjawab, “Wahai Allah SWT, Engkau tidak pernah ingkar janji”. Allah SWT berkata, “Mengapa anda berjihad u/ membela agama Islam?”. Mereka menjawab, “Saya melakukannya karna saya tidak suka Islam diinjak” oleh agama lain & saya ikhlas berjihad”. Allah SWT “Anda bohong. Anda membela agama Islam karna anda ingin menjadi orang yg terhormat di dunia bukan karna membela agamaKu. Anda ingin menunjukkan kekuatan anda kepada orang lain, pamer kepada orang lain supaya orang lain ingin memuji anda”. Allah SWT berkata kepada malaikat, “Wahai malaikat, jebloskan mereka ke neraka”.

Firman Allah SWT surah Al Zalzalah #6-#8: #6 “Pada hari kiamat, manusia keluar dari kuburnya berkelompok u/ diperlihatkan kepada mereka balasan semua amal perbuatannya” #7 “Maka barangsiapa yg berbuat kebajikan seberat Zarrah, maka Allah SWT akan membalasnya seberat Zarrah pula” #8 “& barangsiapa yg berbuat kejahatan seberat Zarrah, maka Allah SWT akan membalasnya seberat Zarrah pula

Sidang Jumat hafizhakumullah,

#2 Golongan yg berilmu tapi tidak ikhlas mengamalkannya, tidak karna Allah SWT

Golongan ini sombong dengan ilmunya. Mereka pelit ilmu. Mereka tidak tulus berbagi ilmu dengan orang lain. Mereka berbagi ilmu tapi sambil menghardik orang lain, menghina orang lain. Kita perhatikan zaman sekarang dewasa ini, banyak ulama palsu yg hanya mencari popularitas saja disebut Ustadz komersil, ulama komersil. Banyak Ustadz lulusan universitas Al Azhar Kairo, universitas Madinah dengan gelar LC tapi sombong. Dia mencari popularitas via dakwah. Dia tidak berdakwah karna Allah SWT. Ilmunya tidak diamalkan. Dia setengah hati, tidak ikhlas mengamalkan ilmunya. Allah SWT bertanya kepada mereka, “Bagaimana janjiKu?”. Mereka menjawab, “Wahai Allah SWT, Engkau tidak pernah ingkar janji”. Allah SWT bertanya, “Mengapa anda memberikan ilmu agama itu kepada yg membutuhkannya?”. Mereka menjawab, “Saya meberikan ilmu agama karna mereka butuh ilmu”. Allah SWT berkata “Anda bohong. Anda memberikan ilmu agama karna anda ingin dipuji, dihormati, ingin tenar, popularitas, pencitraan”. Allah SWT berkata kepada malaikat, “Wahai malaikat, jebloskan mereka ke neraka”.

Firman Allah SWT surah Al Bayyinah #6-#8: #6 “Sungguh orang kafir dari golongan Ahli Kitab & orang musyrik akan masuk neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya selamanya. Mereka itu sejahat-jahat makhluk” #7 “Sungguh orang yg beriman & berbuat kebajikan, mereka itu sebaik-baik makhluk” #8 “Balasan mereka di sisi Tuhan mereka adalah surge ‘Adn yg mengalir di bawahnya sungai. Mereka kekal di dalamnya selamanya. Allah SWT merestui mereka & merekapun merestuiNya. Yg demikian itulah balasan bagi orang yg takut kehadirat Tuhannya

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

#3 Golongan yg bersedekah tapi tidak ikhlas, tidak karna Allah SWT

Golongan ini rajin bersedekah tapi ingin pamer. Mereka menyumbang Rp 30 juta u/ rumah yatim piatu supaya terkenal sebagai donatur. Bila nama mereka disebut sebagai donatur, mereka bangga, pamer. Mereka menanam saham pembangunan masjid supaya terkenal sebagai investor saham masjid. Allah SWT bertanya kepada mereka, “Bagaimana janjiKu?”. Mereka menjawab, “Wahai Allah SWT, Engkau tidak pernah ingkar janji”. Allah SWT bertanya, “Mengapa anda bersedekah kepada orang yg membutuhkan?”. Mereka menjawab, “Saya bersedekah karna ingin membuat mereka bahagia, memberikan hak mereka”. Allah SWT berkata, “Anda bohong. Anda bersedekah karna ingin dipuji, pamer, sombong dengan harta kekayaan anda”. Allah SWT berkata kepada malaikat, “Wahai malaikat, jebloskan mereka ke neraka”.

Firman Allah SWT surah Al Qariah #6-#9: #6 “Maka adapun orang yg berat timbangan kebajikannya” #7 “Maka dia berada dalam kehidupan yg memuaskan” #8 “& adapun orang yg ringan timbangan kebajikannya” #9 “Maka tempat kembalinya adalah neraka hawiyah

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Hati” dengan riya. Bila kita bercocok tanam saham kebajikan karna orang lain, kita riya. Bila kita meninggalkan maksiat karna orang lain, itu juga riya. Riya itu syirik kecil. Kita mempertuhankan manusia.

Firman Allah SWT surah Al Maun #4-#6:  #4 “Maka celakalah orang yg sholat” #5 “Yakni orang yg lalai dalam sholatnya” #6 “Yg berbuat riya

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

 

 

No comments:

Post a Comment