Saturday, August 15, 2020

Penyakit ananiah

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “PENYAKIT ANANIAH”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Penyakit ananiah adalah penyakit yg berbahaya, penyakit yg membunuh ibarat kanker. Ananiah termasuk akhlaq tercela. Ananiah artinya egois, apatis, individualis, mementingkan diri sendiri, tidak peduli dengan orang lain, tidak tenggang rasa kepada orang lain, tidak menimbang orang lain, maunya menang sendiri. Banyak itu pengertian penyakit ananiah. Sungguh ironis sekali, penyakit ananiah sudah menjamur di kehidupan masyarakat kita dewasa ini. Jutawan kaya raya tapi pelit, tidak peduli bila di sekitarnya tetangganya kelaparan. Dia makan enak, makan kenyang, tapi tetangganya kekurangan, kemiskinan, kelaparan. Dia tidak mau berbagi dengan orang lain.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Tidak beriman kehadiratku orang yg makan kenyang sementara tetangganya kelaparan padahal dia mengetahuinya

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Kehidupan bertetangga sekarang sudah tidak harmonis seperti dahulu. Kita jarang silaturrahim dengan tetangga. Tetangga dekat adalah orang yg tinggal 40 rumah di sekitar rumah kita. 40 rumah di kanan, kiri, depan, belakang rumah kita. 40 rumah di utara, selatan, barat, timur rumah kita. Tetangga jauh adalah orang yg tinggal di luar radius 40 rumah dari rumah kita. Bila terjadi emergency, tetangga orang pertama yg akan turun tangan.

Firman Allah SWT surah Al Hujurat #12: “Wahai orang yg beriman, jangan anda buruk sangka karna buruk sangka itu dosa. & jangan anda mencari kesalahan orang lain serta jangan anda menggunjingkan orang lain. Adakah di antara anda yg suka memakan daging saudaranya yg telah mati? Sudah barang tentu kamu anda. & bertaqwalah kehadirat Allah SWT. Sungguh Allah SWT Maha Penerima Taubat & Maha Penyayang"

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg beriman kehadirat Allah SWT & hari kiamat, hendaklah muliakan tetangganya

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Ada 3 kategori tetangga. Tetangga yg punya 3 hak, 2 hak, 1 hak. Tetangga yg punya 3 hak adalah tetangga yg beragama Islam yg punya hubungan kekeluargaan. Baginya hak bertetangga, hak sesama Islam, hak kekeluargaan. Tetangga yg punya 2 hak adalah tetangga yg beragama Islam yg tidak punya hubungan kekeluargaan. Baginya hak bertetangga & hak sesama Islam. Tetangga yg punya 1 hak adalah tetangga yg tidak punya hubungan kekeluargaan & non Islam. Baginya hak bertetangga saja

Baginda Rasulullah SAW pernah berkunjung ke rumah Abi Zar Algifari tatkala Abi Zar Algifari sedang memasak.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Wahai Abi Zar, bila anda masak, banyakin kuahnya. Bagi dengan tetangga anda

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Silaturrahim di akhir zaman ini susah, tidak lagi harmonis. Rumah tangga tidak lagi harmonis. Silaturrahim keluarga tidak lagi harmonis. Manusia adalah makhluk sosial. Manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia tidak luput dari bantuan orang lain. Orang egois selalu menyulitkan orang lain. Orang zaman sekarang itu “gw-gw, lo-lo”, “saya-saya, anda-anda”, “sakit-sakit aja, mati-mati aja”. Padahal sekarang semua orag punya gadget. Bahkan silaturrahim bisa dengan zoom. Dulu silaturrahim mudah, padahal tidak ada gadget. Sekarang fasilitas silaturrahim semakin memadai tapi silaturrahim susah. Orang sudah tidak lagi tegur sapa bila bertemu di jalan.

Firman Allah SWT surah Al Hujurat #10: “Sungguh orang mu’min itu bersaudara, maka damaikanlah kedua saudara anda & bertaqwalah kehadirat Allah SWT supaya anda memperoleh rahmat

Sabda Baginda Rasullullah SAW: "Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezeki & dikenang setelah ajalnya, maka hendaklah menyambung tali silaturrahim"

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Pengguna jalan Jakarta sekarang menderita penyakit ananiah. Orang tidak sabar ingin mendahului. Orang tidak peduli dengan pengguna jalan yg lain. Jalan itu milik bersama. Jalan itu fasilitas umum. Setiap pengguna jalan mempunyai hak yg sama di jalan raya. Bila lampu hijau, semua jalan cepat. Ada juga yg bila hijau santai”. Bila sudah merah, dia terobos lampu merah. Orang tidak mau kasih jalan. Bahkan bila sudah kita kasih lampu sign, orang tidak peduli, tidak mau kasih jalan. Kita harus memaksa masuk minta jalan. Motor selalu ingin mendahului mobil. Motor tidak mau kalah dengan mobil. Bila jalan kosong, motor jalan santai”. Bila ada mobil, motor mendahului mobil. Bila mobil pindah jalur, motor ingin menyeruduk jalan mobil. Di bis, di kereta api, orang yg duduk tidak peduli dengan ibu hamil, ibu yg menggendong anak, orang tua yg berdiri. Di ruang tunggu, orang ngobrol dengan gadget masing”. Dulu bila terjadi kecelakaan di jalan, orang sibuk menolong. Sekarang orang cuek saja.

Firman Allah SWT surah Al Hujurat #13: “Wahai manusia, sungguh Kami telah menciptakan anda dr seorang lelaki & wanita, kemudian Kami jadikan anda bersuku” & berbangsa” supaya anda saling mengenal. Sungguh yg paling mulia di antara anda di sisi Allah SWT adalah orang yg paling bertaqwa. Sungguh Allah SWT Maha Teliti & Maha Mengetahui

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah SWT,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

 

No comments:

Post a Comment