Saturday, August 22, 2020

Hujjah Allah SWT

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “HUJJAH ALLAH SWT”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Allah SWT adalah Raja kehidupan. Allah SWT adalah Raja di kerajaanNya. Kita semua hanyalah rakyat jelata di kerajaan Allah SWT. Allah SWT menciptakan manusia u/ munajat kehadirat Allah SWT. Kehidupan adalah tanggung jawab kita kehadirat Allah SWT. Kehidupan kita tidak luput dari CCTV Allah SWT 24 jam. Malaikat Raqib mencatat amalan kebajikan. Malaikat Atid mencatat perbuatan dosa. Allah SWT akan menayangkan transkrip CCTV kehidupan kita di padang mahsyar. Kita semua tidak luput dari audit Allah SWT.

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Allah SWT mengaudit 4 hambaNya yg menjadi hujjah di hari kiamat, yakni:

#1 Orang kaya

Allah SWT membandingkan orang kaya dengan Nabi Sulaiman AS. Allah SWT mengaudit orang kaya seraya bertanya “Mengapa tatkala kehidupan di dunia, anda tidak beribadah?” Orang kaya menjawab, “Wahai Allah SWT, kami terlalu sibuk bekerja mengumpulkan harta”. Allah SWT berhujjah, “Adakah kekuasaan yg lebih tinggi & kekayaan yg lebih banyak dari kekuasaan & kekayaan Nabi Sulaiman?”.

Firman Allah SWT surah Al Munafiqun #9: “Wahai orang yg beriman, jangan harta benda anda & anak” anda melalaikan anda dari mengingat Allah SWT. & barangsiapa yg berbuat demikian, maka mereka itu orang yg rugi

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

#2 Budak & hamba sahaya

Allah SWT membandingkan budak & hamba sahaya dengan Nabi Yusuf AS. Allah SWT mengaudit budak & hamba sahaya seraya bertanya, “Mengapa tatkala kehidupan di dunia, anda tidak beribadah?” Budak & hamba sahaya menjawab, “Wahai Allah SWT, kami terlalu sibuk melayani tuan kami”. Allah SWT berhujjah, “Sungguh hamba Saya Nabi Yusuf AS menjadi budak & hamba sahaya bagi penguasa Mesir & istrinya. Nabi Yusuf AS tidak meninggalkan ibadah kehadirat Saya”.

Firman Allah SWT surah Thaha #14: “Sungguh Aku ini Allah SWT, tiada Tuhan yg berhak disembah kecuali Aku, maka sembahlah Aku & dirikanlah sholat u/ mengingatKu

Sidang Jumat hafizhakumullah,

#3 Orang yg sakit

Allah SWT membandingkan orang yg sakit dengan Nabi Ayyub AS. Allah SWT mengaudit orang yg sakit seraya bertanya, “Mengapa tatkala kehidupan di dunia, anda tidak beribadah?” Orang yg sakit menjawab, “Wahai Allah SWT, kami repot dengan penyakit kami”. Allah SWT berhujah, “Sungguh hamba Saya Nabi Ayyub AS ditimpa penyakit, Nabi Ayyub AS tidak meninggalkan ibadah kehadirat Saya”.

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #155 & #156: #155 “& Kami pasti akan menguji anda dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta & jiwa serta buah”an. Kabarkan berita gembira bagi orang yg sabar” #156 “Yakni bila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” (Sungguh kami milik Allah SWT & sungguh kami kembali kehadiratNya)

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “2 nikmat yg dilupakan manusia yakni nikmat sehat & waktu luang

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

#4 Fakir miskin

Allah SWT membandingkan fakir miskin dengan Nabi Isa AS. Allah SWT mengaudit fakir miskin seraya bertanya, “Mengapa tatkala kehidupan di dunia, anda tidak beribadah?” Fakir miskin menjawab, “Wahai Allah SWT, kami repot dengan kefakiran & kemiskinan”. Allah SWT berhujjah, “Sungguh hamba Saya Nabi Isa AS hamba yg paling miskin. Nabi Isa AS tidak meninggalkan ibadah kehadirat Saya”.

Firman Allah SWT surah Adz Dzariyat #56: “Aku tidak menciptakan jin & manusia kecuali supaya mereka beribadah kehadiratKu

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

 

No comments:

Post a Comment