Khutbah #1
Sidang Jumat yg
diberkahi Allah SWT,
Syukur Alhamdulillah,
di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam
Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT. Shalawat & salam
terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda
Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat
Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri
khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman
& taqwa kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg
fardhu khususnya & yg 100% sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta
meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya.
Fardhu: Bila dikerjakan
berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda
Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan
berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan
tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Seiring dengan
dirgahayu RI #75, Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri
khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik
I’tibar dari satu tema: “LAMBANG KEMERDEKAAN”
Ikhwatal Iman,
Indonesia meraih
kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 setelah zaman penjajahan Belanda 350
tahun atau 3,5 abad & penjajahan Jepang selama 3,5 tahun. Tanggal 17
Agustus saban tahun dirayakan sebagai hari kemerdekaan Indonesia. Jendral
Sudirman memerangi penjajahan Belanda dengan membawa bambu runcing. Perjuangan
meraih kemerdekaan bukanlah kerja yg mudah. Kerja yg resiko tinggi, pengorbanan
mental, waktu, tenaga, pikiran. Para pemuda memperjuangkan kemerdekaan
Indonesia melalui sumpah pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Perjuangan sampai
tetes darah terakhir. Sukarno & Hatta resmi memprokalamsikan kemerdekaan
Indonesia dengan membacakan teks proklamasi tanggal 17 Agustus 1945.
Kemerdekaan Indonesia jatuh di hari Jumat, 17 Agustus 1945 / 9 Ramadhan 1364.
Firman Allah SWT surah
Saba’ #15: “Sungguh bagi kaum Saba’, ada
tanda kebesaran Tuhan di tempat kediaman mereka, yakni 2 buah kebun di kanan
& kiri. Bagi mereka dikatakan: Makanlah bagi anda rezeki yg dianugerahkan
Tuhan anda & bersyukurlah kehadiratNya. Negri anda adalah negri yg baik
& Tuhan anda Tuhan Maha Pengampun”
Ikhwatal Islam,
Indonesia merayakan
hari kemerdekaannya tanggal 17 Agustus saban tahun. Tanggal 17 Agustus kita
upacara bendera di sekolah, kantor, istana ngara. Di rumah kita dipasang
bendera merah putih. Banyak sekali lomba yg digelar u/ menyemarakkan hari
kemerdekaan Indonesia. Bahkan McD, KFC, Starbucks, banyak restoran yg menyediakan
paket promo kemerdekaan tanggal 17 Agustus. Bioskop menyediakan diskon tiket
nonton tanggal 17 Agustus. Perayaan hari kemerdekaan Indonesia #71 tanggal 17
Agustus 2016 beda dengan sambutan hari kemerdekaan Indonesia tahun” yg
terdahulu. Sambutan hari kemerdekaan Indonesia disiarkan live dengan kamera 360
melalui youtube & twitter resmi presiden Jokowi. Perarakan dimulai dari
monas ke Istana negara membawa bendera pusaka & teks proklamasi
kemerdekaan.
Sidang Jumat
hafizhakumullah,
Sebenarnya bukan semua
itu intinya. Itu hanya menyemarakkan kemerdekaan Indonesia saja. Intinya
kemerdekaan Indonesia adalah nikmat agung dari Allah SWT yg harus kita syukuri.
Terbesit di benak kita, apakah betul Indonesia telah merdeka? Secara jasad
memang telah merdeka tanggal 17 Agustus 1945. Secara roh & mental,
kemerdekaan Indonesia belum sempurna. Sejak 71 tahun merdeka, Indonesia baru
punya 7 presiden. Kita belum merdeka dari korupsi. Korupsi menyempurnakan
kemiskinan. Hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas. Kita masih dibelenggu dengan
penjajahan dari dalam negri & dari luar negri. Apa artinya merdeka bila
secara mental masih terjajah? Sudah menjadi tugas kita menjaga kedaulatan ibu
pertiwi & tanah air kita. Sungguh ironis sekali Indonesia di zaman
sekarang. Orang sudah terlalu sibuk dengan gadget. Tidak peduli lagi dengan
orang lain, lingkungan sekitarnya. Waktu kita paling dominan habis dengan
gadget. Kehidupan bertetangga berubah menjadi kehidupan individual. Budaya
asing masuk merusak moral negara. Indonesia dieksploitasi penjajahan asing. Alm
WS Rendra pernah membacakan sajak reformasi karya Ki Ronggo Warsito u/
memperjuangkan reformasi. Anak” zaman sekarang banyak yg tidak hafal pancasila.
Anak” zaman sekarang lebih hafal lagu Metalica, Linkin Park, Hoobastank,
Samsons, Nidji dibandingkan lagu wajib nasional. Jangankan lagu wajib nasional.
Lagu kebangsaan “Indonesia Raya” saja tidak hafal.
Firman Allah SWT surah
An Nahl #90: “Sungguh Allah SWT menyuruh anda berbuat adil & ihsan serta
memberi kepada kaum kerabat & melarang anda berbuat keji & ingkar serta
permusuhan. Dia memberi I’tibar bagi anda supaya anda mengambil I’tibar”
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Kemerdekaan yg sempurna
adalah perubahan yg radikal dari buruk ke baik, baik ke lebih baik, lebih baik
ke semakin baik, semakin baik ke terbaik, from the best to be the best of the
best, malas ke rajin, pesimis ke optimis. Kita pelihara yg baik. Kita rubah yg
buruk. Kemerdekaan harus dimulai dari diri kita sendiri dulu, keluarga,
lingkungan sekitar, masyarakat, agama, bangsa & negara. Itu perjalanan jauh
perjuangan kemerdekaan diri sendiri sampai perjuangan ngara. Tidak ada gunanya
kita merayakan hari kemerdekaan bila kita tidak melakukan perubahan yg radikal
lebih baik.
Sabda Baginda
Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg hari ini
lebih baik dari hari kemarin, maka dia telah beruntung. Barangsiapa yg hari ini
sama dengan hari ini sama dengan hari kemarin, maka dia telah rugi. Barangsiapa
yg hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka dia telah celaka”
Firman Allah SWT surah
Ibrahim #7: & ingatlah tatkala Tuhan
anda berkata, “Sungguh bila anda bersyukur, niscaya Saya akan menyempurnakan
nikmat Saya bagi anda tapi bila anda mengingkari nikmat Saya, maka azab Saya amat
dahsyat”
“fa’tabiruu yaa ulil albab”
Khutbah #2
Sidang Jumat hafizhakumullah
SWT,
Jangan pelit dengan
Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5
menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari
Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu
Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30
menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah
SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih
(ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna
malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam
setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah
penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan
Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai
Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban
bebas u/ kita.
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Saban hari Allah SWT
memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian.
Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita
semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita
semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti
menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan
nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan
nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.
No comments:
Post a Comment