Khutbah #1
Sidang Jumat yg
diberkahi Allah SWT,
Syukur Alhamdulillah,
di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam
Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya.
Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan
keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg
sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang
khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan
saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah
perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya
serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh
umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama
kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita
menghembuskan nafas terakhir.
Fardhu: Bila dikerjakan
berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda
Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan
berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan
tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Mimbar Jumat minggu ini
menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya
supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema:: “KECELAKAAN LALU
LINTAS”
Sidang Jumat yg
direstui Allah SWT,
Jalan adalah milik kita
bersama. Kita semua pengguna lalu lintas. Ada 3 jenis lalu lintas, yakni lalu
lintas darat, laut, udara. Semua peraturan lalu lintas berlaku di 3 ruang
lingkup lalu lintas itu. Masing” ada peraturannya. Pengguna jalan harus
mematuhi peraturan jalan raya, jalan tol. Masinis harus mematuhi peraturan
lintasan rel kereta api. Pilot harus mematuhi lalu lintas penerbangan udara.
Nahkoda harus mematuhi lalu lintas laut. Pengguna jalan harus saling menghormati
sesama pengguna jalan. Mobil & motor harus saling menghormati. Lalu lintas
jalan Jakarta, motor sangat egois. Motor tidak menghormati mobil. Jangankan
mobil, sesama motor saja tidak saling menghormati. Motor suka mengincar mobil
bagus u/ mencari mati. Motor mengeksploitasi mobil, mengeksploitasi jalan
Jakarta. Motor sumber macet terbesar di jalan Jakarta.
Firman Allah SWT surah
Hud #41: & dia berkata, “Naiklah anda
ke kapal dengan menyebut nama Allah SWT tatkala berlayar & berlabuh.
Sungguh Tuhan saya Maha Pengampun & Maha Penyayang”
Sidang Jumat yg
diberkahi & direstui Allah SWT,
Kita sudah sering mendengar
berita kecelakaan pesawat terbang. Pesawat Malaysia Airlines hilang di udara
setelah take off. Pesawat Lion Air jatuh di Bali. Kecelakaan Pesawat Air Asia.
Pesawat Batik Air bersinggungan dengan pesawat lain setelah take off. Pesawat
latih sekolah penerbangan jatuh di Tasikmalaya. Pesawat terbang resiko tinggi.
Sekolah pilot mahal. Gaji pilot mahal banget karna pekerjaan pilot itu resiko
tinggi. Pilot punya tanggung jawab tinggi waktu terbang membawa nyawa penumpang
& krew penerbangan. Pesawat harus dicek mesinnya, oilnya, avturnya. Pesawat
yg mau terbang harus yg layak terbang. Pesawat yg kondisinya memadai u/
terbang. Pilot harus istirahat cukup sebelum terbang. Mood pilot harus bagus u/
terbang. Pilot harus mematuhi instruksi ATC waktu terbang. Pilot berpetualang
di udara.
Begitu juga nahkoda yg
akan berlayar mengarungi lautan luas. Nahkoda harus punya stamina yg cukup,
mood bagus, segar waktu berlayar. Nahkoda tanggung jawabnya lebih berat dari
pilot. Nahkoda menanggung lebih banyak nyawa. Nahkoda berpetualang di laut.
Kapal kondisinya harus layak u/ berlayar. Kereta api harus layak u/ berjalan.
Kondisi relnya harus bagus. Masinis harus segar saat bawa kereta api. Resiko
kereta api kecil, tidak setinggi pesawat & kapal laut. Apapun yg terjadi,
kita harus berusaha u/ mencega terjadinya kecelakaan. Kita prioritaskan
keselamatan.
Firman Allah SWT surah
At Tahrim #6: “Wahai orang” yg beriman,
peliharalah diri anda & keluarga anda dari siksa api neraka yg bahan
bakarnya yakni manusia & batu, penjaganya malaikat yg kasar & keras, yg tidak durhaka
kehadirat Allah SWT terhadap titah perintahNya kepada mereka & selalu
mematuhi segala titah perintahNya”
Sidang Jumat hafizhakumullah,
Jakarta sudah terlalu
macet zaman sekarang. Saban tahun jumlah kendaraan pribadi melonjak tajam, tuas
jalan tidak bertambah. Angkutan umum tidak memadai, tidak nyaman. Bila kita
bawa mobil, kita harus memakai safety belt. Bila kita bawa motor harus pakai
helm. Kecepatan jalan raya 30-40 km/jam. Kecepatan jalan tol 80-100 km/jam.
Orang yg baru bisa bawa mobil pertama kali harus belajar di jalan raya dulu
sebelum bawa mobil di jalan tol. Pejalan kaki menyebrang sembarangan. Bila kita
mau menyebrang, lihat dulu kanan & kiri kita. Nyebrang di zebra cross atau
di jembatan penyebrangan. Bila kita bawa mobil di malam hari, kita harus
menyalakan lampu supaya orang bisa lihat kita. Kita tidak menyalakan lampu di
malam hari bisa berakibat kecelakaan. Lampu jalan harus terang di malam hari.
Di waktu hujan, kita nyetir pelan” karna jalan licin. Kita harus lebih hati” di
waktu hujan turun. Di Indonesia, SIM holder harus at least 17 tahun. Di negara
luar syarat SIM holder at least 20 tahun. Di Indonesia, banyak anak kecil, anak
SD yg sudah bawa motor. Dia membonceng teman”nya rame” tidak pakai helm. Bila
kita tidak punya SIM, kita tidak boleh mengemudi. Kita harus perpanjang SIM
dulu, baru kita boleh kembali mengemudi. Banyak orang yg bawa mobil, bawa motor
dengan SIM tembak. Sopir metro mini, kopaja banyak yg sopir tembak. Bawa motor
harusnya at least 17 tahun. Orang tua harusnya melarang keras putra putrinya yg
dibawah umur u/ bawa motor. Motor itu yg paling tidak sabar di jalan. Lampu
merah diterobos. Bila tertabrak mobil, mobil yg salah. Bila motor tabrak mobil,
motor kabur. Banyak motor yg melawan arus di jam macet. Mobil tidak mau
memberikan jalan kepada pengemudi lain. Pindah jalur nyelonong tidak pakai
lampu sign. Nyetir ngebut dengan kecepatan tinggi. Jangankan di jalan tol, di
jalan raya saja ngebut. Kasus kecelakaan selama mudik lebaran Idul Fitri sangat
besar. Semua itu pelanggaran yg berbahaya. Bila terjadi kecelakaan, SIM
harusnya disita.
Firman Allah SWT surah
An Nahl #70: “& Allah SWT menciptakan
anda, kemudian menyempurnakan umur anda, maka di antara anda ada yg disegerakan
matinya & di antara anda ada pula yg dikembalikan kepada usia tua sehingga
dia tidak tau yg pernah diketahuinya. Sungguh Allah SWT Maha Mengetahui &
Maha Kuasa”
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Hukum undang” lalu
lintas harus keras supaya masyarakat disiplin mematuhi peraturan lalu lintas yg
berlaku. Hukum yg berjalan dengan baik adalah keselamatan kita dalam lalu
lintas. Kita bisa mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pengemudi yg
ugal”an harus dicabut SIM nya. Bila tidak punya SIM harus dipenjara. Bila
terjadi kecelakaan, SIM pengemudi harus dicabut & pengemudi itu harus
dijebloskan ke penjara. Polisi harus langsung bertindak tegas kepada pengemudi
yg ugal”an. Bila STNK kita habis, perpanjang dulu STNK kita, Banyak mobil yg
STNK sudah habis dibiarkan saja sama polisi. Bila polisi tilang kita, tilang
karna memang kita salah bukan karna mengemis sama pelanggar lalu lintas.
Timbangan artinya adil, setara, sama rata, sejajar, 2 arah bukan 1 arah,
meletakkan sesuatu pada tempatnya.
Firman Allah SWT surah
Al Maidah #8: “Wahai orang” yg beriman, jadilah anda sebagai penegak
keadilan karna Allah SWT tatkala menjadi saksi dengan adil. & jangan
kebencian anda kepada suatu kaum, membuat anda tidak adil. Berbuat adillah
karna keadilan itu dekat dengan taqwa. Bertaqwalah kehadirat Allah SWT. Sungguh
Allah SWT Maha Teliti akan apa yg anda perbuat”
“fa’tabiruu yaa ulil albab”
Khutbah #2
Sidang Jumat
hafizhakumullah SWT,
Jangan pelit dengan
Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5
menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari
Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur
saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari
yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3
hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh).
Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan
purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT
minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan.
Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10
jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka
puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita.
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Saban hari Allah SWT memanggil
hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu
kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita
semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita
semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti
menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan
nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan
nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.
No comments:
Post a Comment