Sunday, August 16, 2020

Roh yg tergantung

Khutbah #1

Sidang Jumat yg diberkahi Allah SWT,

Syukur Alhamdulillah, di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam Jumatan siang hari ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti akan terjadi di hari Jumat. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir hayat kita husnul khatimah.

Fardhu: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan berdosa

Sunnah Baginda Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa

Haram: Bila dikerjakan berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Makruh: Bila dikerjakan tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala

Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “ROH YANG TERGANTUNG”

Sidang Jumat yg direstui Allah SWT,

Jangan jadikan hutang sebagai kebiasaan. Dalam istilah ekonomi, kita menganal 2 istilah yg sudah tidak asing lagi yakni: hutang & piutang. Hutang itu kita harus membayar ke orang lain. Piutang itu kita menagih hutang orang lain ke kita. Hutang itu membebani kehidupan kita. Bila kita tidak sanggup bayar hutang, kita akan tersiksa. Orang berhutang karna tidak pandai mengatur keuangan, terjerat hawa nafsu. Uang tidak cukup tapi nafsu ingin menghabiskan uang di luar kemampuannya. Dia punya kartu kredit. Kartu kredit itu juga ada limit nya. Dia belanja dengan kartu kredit over limit. Belanja dengan kartu kredit memang enak, tapi akhir bulan kita harus bayar kartu kredit sesuai dengan pemakaian kita. Bila kita menunggak pembayaran kartu kredit, akan menjadi hutang. Bila kita tidak sanggup bayar hutang kartu kredit, kartu kredit kita akan diblokir. Bila kita menunggak uang sewa rumah, uang sewa kantor, akan menjadi hutang. Bila kita tidak bayar uang sewa rumah, kita diusir dari rumah kontrakan. Bila perusahaan tidak bayar uang sewa gedung, perusahaan diusir dari tempat itu.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Sebaik” manusia di antara anda adalah yg terbaik dalam membayar hutang

Sidang Jumat yg diberkahi & direstui Allah SWT,

Hutang itu mempersulit kedua belah pihak, yakni orang yg berhutang & orang yg dihutangkan. Hutang itu merusak silaturrahim. Bila kita berhutang, bila kita telah sanggup bayar hutang, segera lunasi hutang kita. Bila orang berhutang ke kita, kita tagih hutangnya ke dia. Bila kita meninggal dunia meninggalkan hutang, ahli waris kita akan menanggung hutang kita. Kita mempersulit ahli waris kita. Roh kita akan tergantung bila kita meninggal dunia meninggalkan hutang. Baginda Rasulullah SAW tidak mau menyolatkan jenazah orang yg berhutang.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Roh orang beriman akan tergantung sehingga dia melunasi hutangnya

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Sungguh ironis sekali, masyarakat zaman sekarang melakoni kehidupan yg konsumtif & boros. Begitu mudahnya, mau makan, tinggal order go food. Mau cuci pakaian, tinggal ke laundry. Mau cuci mobil, tinggal ke pusat cuci mobil. Semua bisa diakses dengan gadget. Bila orang kaya, jajan di Starbucks, solaria, hoka” bento, masuk akal. Harga makanannya sesuai dengan uangnya. Orang yg tidak punya uang sekarang pamer seolah banyak uang. Oleh karna itu, timbul istilah BPJS, budget pas”an jiwa sosialita. Orang Malaysia itu kaya tapi banyak hutang. Gaji & pengeluaran itu ibarat pasak & tiang. Gaji itu tiang. Pengeluaran itu pasak. Ibarat kata pepatah, “Besar pasak daripada tiang” artinya pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Jangankan pasak lebih dari tiang. Pasak = tiang saja sudah bahaya. Itu namanya “Gali lobang tutup lobang”. Kita perhatikan di Jakarta ini, kerja berat, gaji begitu saja terus. Gaji tidak naik. Biaya hidup mahal. Demi memenuhi kebutuhan hidup yg mahal, orang rela berhutang. Bila kebutuhan hidup sudah terpenuhi, kita berpikir u/ membayar hutang. Bos yg sudah 30 tahun bekerja, jarang naik gaji. Menjelang pensiun, gaji naik hanya 5-10%. Harusnya bos itu naik gajinya 60%. Karyawan yg naik pangkat, harusnya gajinya naik semakin tinggi.

Firman Allah SWT surah Al Isra #27: “Sungguh orang yg boros itu saudara setan & setan itu ingkar kehadirat Tuhannya

Baginda Rasulullah SAW pernah berhutang. Ada seseorang yg menagih hutang seekor unta. Baginda Rasulullah SAW menyuruh para sahabat supaya mencari unta yg usianya lebih tua dari lelaki penagih hutang itu.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg meninggal dunia masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebajikannya karna di hari kiamat tidak ada lagi dinar & dirham

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Jangan main” dengan hutang. Banyak sekali berita duka cita bagi orang yg berhutang.

Orang yg kembali kehadirat Allah SWT meninggalkan hutang itu pencuri. Orang yg berhutang itu maling, pencuri. Orang yg berhutang makan hak orang lain. Hak orang lain tidak dipenuhi.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg berhutang kemudian tidak mau membayarnya, maka dia akan kembali kehadirat Allah SWT sebagai pencuri

Mengulur pembayaran hutang bagi orang yg sanggup membayarnya itu zalim.

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Mengulur hutang bagi orang yg sanggup itu zalim

Orang yg berhutang itu dosa besar

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Sungguh sebesar” dosa hamba di sisi Allah SWT, bila hamba kembali kehadirat Allah SWT selain dosa besar yg dilarang yakni seorang hamba yg kembali kehadirat Allah SWT di hari kiamat dengan mempunyai hutang yang belum lunas

Dosa tidak diampuni oleh Allah SWT walaupun mati syahid

Sabda Baginda Rasulullah SAW: “Segala dosa orang yg mati syahid diampuni kecuali hutang

Doa melunasi hutang: “Wahai Allah SWT, saya mohon nanunganMu dari bingung & sedih, tidak berdaya & malas, pengecut & pelit, lilitan hutang & penindasan

Firman Allah SWT surah Al Baqarah #283: “& bila anda dalam perjalanan, anda tidak ada penulis, maka hendaklah ada barang jaminan. Tapi bila anda mempercayai sebagian yg lain, hendaklah orang yg dipercaya itu menunaikan amanahnya & hendaklah dia bertaqwa kehadirat Allah SWT. & jangan anda menyembunyikan kesaksian karna barangsiapa yg menyembunyikannya, sungguh hanya kotor. Allah SWT Maha Mengetahui apa yg anda perbuat

fa’tabiruu yaa ulil albab

Khutbah #2

Sidang Jumat hafizhakumullah,

Jangan pelit dengan Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5 menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3 hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh). Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan. Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10 jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.

Zumrotal mu’minin wal muslimin hafizhakumullah,

Saban hari Allah SWT memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian. Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.

 

No comments:

Post a Comment