Khutbah #1
Sidang Jumat yg
diberkahi Allah SWT,
Syukur Alhamdulillah,
di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini, kita duduk bersimpuh dalam
Jumatan minggu ini u/ bersyukur kehadirat Allah SWT & mengagungkan AsmaNya.
Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita sempurnakan
keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Hari kiamat pasti akan terjadi pada hari
Jumat. Ketahuilah taqwa adalah sikap penghambaan yg sempurna kehadirat Allah
SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib sendiri khususnya
& para Jemaah Jumat umumnya supaya bercocok tanam menyempurnakan saham iman
& taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi segala titah perintahNya,
yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda Rasulullah SAW umumnya serta
meninggalkan segala laranganNya, yg haram khususnya & yg makruh umumnya.
Titah perintah menyempurnakan iman & taqwa berlaku selama kehidupan kita di
dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia hingga kita menghembuskan nafas
terakhir.
Fardhu: Bila dikerjakan
berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda
Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan
berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan
tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Seiring
dengan dirgahayu RI #75, Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang khatib
sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati ibrah &
memetik I’tibar dari satu tema: “GEMAH RIPAH LOH
JINAWI, TOTO TENTREM KERTO RAHARJO”
Sidang Jumat yg
direstui Allah SWT,
Kita sudah tidak asing
lagi dengan pepatah Jawa: “Gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo”
artinya “Kekayaan alam yg melimpah, kehidupan yg tentram”. Orang Jawa pasti tau
pepatah ini. Kekayaan alam yg melimpah berbanding lurus dengan kehidupan yg
tentram. Keadaan alam yg melimpah membuat kehidupan yg tentram. Itu yg benar.
Bila kita perhatikan Indonesia adalah Negara kepulauan yg luas, yg terbentang
dari Sabang sampai Merauke. Bahkan ada lagunya “Dari Sabang sampai Merauke”.
Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia yg dikuasai laut. Banyak
sekali kekayaan alam khas Indonesia. Indonesia kaya budaya. Sekarang Indonesia
mempunyai 34 propinsi. Dulu Indonesia mempunyai 27 propinsi. Tatkala Timor
Timur memisahkan diri dari Indonesia, Indonesia tinggal 26 propinsi. Beberapa
propinsi melakukan pemekaran membentuk propinsi sendiri. Banten berpisah dari
Jawa Barat. Kepulauan Riau berpisah dari Riau. Bangka Belitung berpisah dari
Sumatera Selatan. Maluku Utara berpisah dari Maluku. Sulawesi Barat berpisah
dari Sulawesi Selatan. Gorontalo berpisah dari Sulawesi Utara. Papua Barat
berpisah dari propinsi Papua. Kalimantan Utara berpisah dari Kalimantan Timur.
Sidang Jumat yg
diberkahi & direstui Allah SWT,
Indonesia sudah 75
tahun merdeka. Tgl 17 Agustus 2020 usia Indonesia tepat 75 tahun. Sungguh
ironis sekali pepatah “Gemah ripah loh Jinawi” berbanding tebalik dengan “Toto
tentrem kerto raharjo”. Indonesia Negara kepualauan yg besar tapi rakyat hidup
menderita. Maldives (Maladewa) Negara Islam kepualauan yg kecil tapi rakyatnya
hidup makmur. Brunei Darussalam Negara Islam kecil tapi rakyatnya hidup makmur.
Singapore Negara kecil tapi rakyatnya hidup makmur. Malaysia Negara Islam kecil
tapi rakyatnya hidup makmur. Timbul pertanyaan “Ada apa dengan Indonesia?”.
Harusnya Indonesia Negara yg besar menjadi panutan Negara lain. Krisis ekonomi
membuat rakyat hidup miskin, banyak lulusan sarjana yg menganggur, rakyat yg
bekerja hidup susah, rupiah tidak lagi berharga. Biaya kehidupan mahal. Biaya
kebutuhan pokok mahal. Indonesia zaman sekarang seperti kerajaan Saba’ di zaman
dahulu. Kerajaan Saba’ awalnya makmur kemudian hancur.
Sidang Jumat
hafizhakumullah,
Banyak pemimpin zalim
yg berkuasa. Zalim itu membeda”kan, rasis, tebang pilih. Zalim itu biased.
Zalim itu berpihak condong ke salah satu pihak. Lambang hukum Indonesia adalah
timbangan. Timbangan yg lurus itu seimbang. Bila timbangan miring sebelah, itu
tidak rata. Hukum di Indonesia ini tajam ke bawah, tumpul ke atas. Koruptor
bebas berkeliaran, jalan” ke luar negri, foto selfie di pengadilan. Koruptor di
pengadilan bila diliput wartawan, melambaikan tangannya ke wartawan seraya
tersenyum sumringah. Seolah koruptor tidak merasa bersalah. Yg penting eksis di
TV. Begal motor dijatuhi hukuman penjara 1 tahun. Harusnya koruptor itu yg
dijebloskan penjara seumur hidup. Bila perlu hukuman mati. Hukum di Indonesia
itu KUHP, kasih uang habis perkara. Koruptor bebas dari penjara. Maling motor
dihajar warga, dihukum 1 tahun penjara. Menghina kerajaan ditangkap polisi,
dijebloskan 5 tahun penjara. Taufiq Ismail berkata dalam puisinya: “Di Arab, koruptor dipotong tangan. Di Cina,
koruptor dipotong kepala. Di Indonesia koruptor dipotong masa tahanan”.
Hukum di zaman Baginda Rasulullah SAW sangat adil. Bila Fatimah Az Zahra
mencuri, Baginda Rasulullah SAW sendiri yg memotong tangannya.
Firman Allah SWT surah
Al Qasas #4: “Sungguh Firaun telah
berbuat sewenang” di bumi & memecah belah penduduknya, dia menindas
segolongan dari mereka, menyemblih putra mereka, membiarkan hidup putri mereka.
Sungguh dia termasuk orang yg berbuat kerusakan”
Sabda Baginda
Rasulullah SAW: “Demi Allah SWT, sungguh
bila Fatimah Az Zahra mencuri, saya sendiri yg akan memotong tangannya”
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
2 bencana klasik
Jakarta yakni: macet & banjir. Macet bencana saban hari. Banjir bencana
saban musim hujan. Macet Jakarta semakin dahsyat. Polusi udara semakin dahsyat.
Jakarta itu sudah tidak ada lagi ruang terbuka hijau. Mall terlalu menjamur.
Luas permukaan tanah Jakarta menyusut saban tahun. Resapan air Jakarta kurang.
Kanal sungai tidak memadai u/ menampung kelebihan air hujan. Lautan lebih
tinggi daripada daratan. Bila tiba musim hujan, Jakarta banjir.
Firman Allah SWT surah
Al A’raf #96-#100: #96 “& bila
penduduk negri beriman & bertaqwa, niscaya Kami akan melimpahkan bagi
mereka berkah dari langit & bumi tapi mereka mendustakan rasul. Kami siksa
mereka atas apa yg telah mereka perbuat” #97 Maka apakah penduduk negri itu merasa aman dari siksaan Kami yg datang
malam hari tatkala mereka sedang tidur?” #98 “Maka apakah penduduk negri itu merasa aman dari siksaan Kami tatkala
sedang bermain?” #99 “Atau apakah
mereka merasa aman dari siksaan Allah SWT? Tiada yg aman dari siksaan Allah SWT
kecuali orang yg rugi” #100 “Atau
apakah belum jelas bagi yg mewarisi suatu negri setelah lenyap penduduknya?
Bila Kami menghendaki pasti Kami siksa mereka karna dosanya & Kami mengunci
hati mereka sehingga tidak bisa mendengar”
“fa’tabiruu yaa ulil albab”
Khutbah #2
Sidang Jumat
hafizhakumullah,
Bila raja zalim, rakyat
pecah belah, bubar kerajaan. Bila sultan zalim, rakyat pecah belah, bubar
kesultanan. Bila suami zalim, istri minta cerai, bubar rumah tangga. Bila istri
zalim, suami minta cerai, bubar rumah tangga. Bila orang tua zalim, anak tidak
menghormati orang tua, anak kabur dari rumah. Bila ustadz zalim, kabur Jemaah,
bubar majlis ta’lim. Bila ulama zalim, umat pecah belah. Bila dokter zalim,
pasien kabur, bubar rumah sakit, bubar klinik. Bila penjual zalim, kabur
pembeli, bubar lapak, bubar bisnis. Bila pebisnis zalim, kabur klien, kabur
customer, bubar bisnis. Bila hakim zalim, terdakwa yg jahat bebas berkeliaran,
orang yg tidak bersalah dijebloskan ke penjara, bubar pengadilan.
Sidang Jumat yg
diberkahi & direstui Allah SWT,
Di akhir zaman ini,
pergeseran kehidupan sudah sangat ekstrim. Silaturrahim di masyarakat sudah
mati. Kehidupan masyarakat Jakarta sekarang semakin individualis & apatis.
Orang sudah tidak peduli lagi dengan orang lain. Kita tinggal bertetangga tapi
kita tidak silaturrahim dengan tetangga di sekitar rumah kita. Orang kaya
mengamalkan kehidupan konsumtif & hedonis. Kesucian lembaga pernikahan
semakin ternodai dengan perceraian. Banyak sekali terjadi perceraian di akhir
zaman ini. Dulu kawin cerai hanya merambah kalangan artis saja. Sekarang
perceraian sudah merambah masyarakat desa, masyarakat kelas bawah. Sekarang
perceraian terjadi saban hari. Saban hari orang mengajukan gugatan cerai ke
pengadilan agama. Oleh karna itu, tidak heran bila Allah SWT menimpakan azab,
siksa, ujian, fitnah di akhir zaman ini. Bila Allah SWT sudah bicara dengan
firmanNya, tapi disepelekan, maka Allah SWT bicara dengan murkaNya dengan
membinasakan suatu negri.
Firman Allah SWT surah
Al Isra #16: “& bila Kami hendak
membinasakan suatu negri, Kami akan perintahkan kepada orang yg hidup mewah di
negri itu supaya taat kehadirat Allah SWT, tapi bila mereka berbuat maksiat di
negri itu, maka berlakulah kepadanya hukuman Kami. Maka akan Kami binasakan
negri itu sehancur”nya”
Sidang Jumat
hafizhakumullah,
Jangan pelit dengan
Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5
menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari
Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur
saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari
yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3
hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh).
Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan
purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT
minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan.
Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10
jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka
puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call
centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter
Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Saban hari Allah SWT
memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian.
Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita
semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita
semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti
menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan
nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan
nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.
No comments:
Post a Comment