Khutbah #1
Para jemaah Jumat yg
diberkahi Allah SWT,
Syukur Alhamdulillah,
di hari Jumat, penghulu segala hari yg berkah ini & di bulan Zulhijjah ini,
kita duduk bersimpuh dalam Jumatan siang minggu u/ bersyukur kehadirat Allah
SWT. Shalawat & salam terbesit dari lubuk sukma kita semoga kita
sempurnakan keharibaan Baginda Rasulullah SAW. Ketahuilah taqwa adalah sikap
penghambaan yg sempurna kehadirat Allah SWT. Mimbar Jumat minggu ini menghimbau
diri sang khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya
menyempurnakan saham iman & taqwa 100% kehadirat Allah SWT, yakni mematuhi
segala titah perintahNya, yg fardhu khususnya & yg sunnah Baginda
Rasulullah SAW umumnya serta meninggalkan segala laranganNya, yg haram
khususnya & yg makruh umumnya. Titah perintah menyempurnakan iman &
taqwa berlaku selama kehidupan kita di dunia ini, dari hari lahir kita ke dunia
hingga kita menghembuskan nafas terakhir. Semoga akhir kehidupan kita kelak
husnul khatimah. Semoga kita menghembuskan nafas terakhir dengan husnul khatimah.
Fardhu: Bila dikerjakan
berpahala, bila ditinggalkan berdosa
Sunnah Baginda
Rasulullah SAW: Bila dikerjakan berpahala, bila ditinggalkan tidak berdosa
Haram: Bila dikerjakan
berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Makruh: Bila dikerjakan
tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Seiring dengan
kedatangan tahun baru 1442 H, Mimbar Jumat minggu ini menghimbau diri sang
khatib sendiri khususnya & para Jemaah Jumat umumnya supaya menghayati
ibrah & memetik I’tibar dari satu tema: “HIJRAH ATAU TETAP JAHILIYAH”
Para jemaah Jumat yg
direstui Allah SWT,
Tidak terasa, tanpa
kita sadari, kita sekarang telah berada di Jumat yg pertama tahun 1442. Jumat,
2 Muharram 1442 / 21 Agustus 2020. Detik demi detik, hari demi hari, minggu
demi minggu, bulan demi bulan telah kita lewati di tahun 1441 kemaren. Hari
berganti hari. Minggu berganti minggu. Bulan berganti bulan. Tahun pula akhirnya
berganti tahun. Tahun 1441 telah smenutup tirainya berganti tahun 1442. Kemarin
Kamis, 20 Agustus 2020, kita menyambut kedatangan tahun baru Islam 1 Muharram
1442. Tahun 2020 juga tinggal 4 bulan lagi, tinggal September, Oktober, November,
Desember. Sebuah perjalanan panjang yg telah kita lewati di tahun 1441 kemarin.
Pengembaraan tahun 1442 adalah pengembaraan yg masih misteri. Kita harus
merancang kehidupan kita u/ tahun 1442. Kehidupan kita sangat tidak pasti di
tengah musibah pandemic virus corona (covid-19). Kehidupan bukanlah perjalanan
yg singkat & mudah. Perjalanan panjang yg sulit. Kita melewati banyak jalan
yg licin & terjal. Ibarat kata pepatah, “Dimana ada pertemuan, pasti ada
perpisahan”. Lirik lagu rasa sayange berkata “Bila ada sumur di ladang, boleh
kita menumpang mandi. Bila ada umurku panjang, boleh kita bertemu lagi”.
Sidang jemaah yg
diberkahi Allah SWT,
Sungguh begitu cepat
sekali waktu berlalu meninggalkan kita. Life goes on. Waktu terus bergulir.
Waktu tidak akan menunggu kita. Bila waktu telah berlalu meninggalkan kita,
waktu itu tidak akan kembali lagi. Tahun 1441 tidak akan kembali lagi. Perasaan
barusan saja kita sambut tahun 1441. Sekarang sudah 2 Muharram 1442. Ternyata
barusan itu 360 hari yg lalu, 12 bulan yg lalu. Perasaan juga barusan kita
mulai Rabu, 1 Januari 2020. Sekarang sudah Jumat, 21 Agustus 2020 saja. Barusan
itu sudah 7 bulan yg lalu. Waktu hanya terjadi sekali saja. Waktu tidak pernah
korupsi lintasannya. Khutbah Jumat yg anda dengar minggu ini, tidak akan anda
dengar lagi di Jumat yg akan datang. Bila saya sampaikan lagi khutbah Jumat
minggu ini di lain waktu, lain masjid, atau di masjid ini lagi, tetap saja,
waktunya beda. Perjalanan hari demi hari rasanya beda. Azan Jumat minggu ini
tidak akan kita dengar lagi di Jumat yg akan datang. Walaupun muadzinnya sama,
roh azan minggu depan tidak seperti minggu ini lagi. Jumatan saban minggu
rasanya beda.
Firman Allah SWT surah
Al Asr #1-#3: #1 “Demi masa” #2 “Sungguh manusia dalam kerugian” #3 “Kecuali orang yg beriman & beramal
kebajikan serta saling mengingatkan u/ kebajikan & saling mengingatkan u/
kesabaran”
Sungguh di akhir zaman
ini, waktu berlalu dengan terlalu cepat. Waktu terlalu singkat. Tahun baru
masehi disambut meriah dengan countdown menunggu jam 12 tengah malam. Tahun
baru hijriyah sambutannya biasa saja. Padahal tahun baru masehi itu tahunnya
orang Kristen.
Sabda Baginda
Rasulullah SAW: “Hari kiamat tidak akan
terjadi sampai waktu terlalu cepat berlalu. Setahun ibarat sebulan. Sebulan
ibarat seminggu. Seminggu ibarat sehari. Sehari ibarat sejam. Sejam ibarat bara
api”
Sidang jemaah yg
direstui Allah SWT,
Proceed with the topic.
Hijrah artinya pindah. Pindah dari Jakarta ke Padang, pindah dari Padang ke
Batam, pindah dari Pulau Bangka ke pulau Belitung. Pindah dari Indonesia ke
Malaysia, Indonesia ke Inggris, Indonesia ke Dubai, Indonesia ke Maldives. Bila
kita kembali ke Indonesia lagi, itu juga hijrah. Hijrah kembali ke tanah air.
Amalan kita sepanjang tahun 1441 akan diaudit Allah SWT. Buku amalan tahun 1441
telah diganti buku amalan 1442. Bila kita membuat kesalahan, audit, perbaiki,
jangan diulang lagi kesalahan yg sama di masa depan. Jangan membuat kesalahan
yg sama 2x. Jangan jatuh di lobang yg sama 2x. Jangan tenggelam di lautan yg
sama 2x. Membuat kesalahan sekali itu i’tibar. Membuat kesalahan yg sama 2x itu
pilihan. Membuat kesalahan yg sama 3x itu kebiasaan. Membuat kesalahan yg sama
4x itu keterlaluan. Membuat kesalahan sekali bisa ditolerir. Membuat kesalahan
yg sama terus”an, itu tidak bisa ditolerir. Manusia memang tidak ada yg
sempurna. Hijrah artinya perubahan yg radikal. Perubahan dari bathil ke hak,
malas ke rajin, terpuruk ke bangkit, bersengketa ke damai, pesimis ke optimis.
Perubahan radikal menjadi lebih baik. Hijrah dari jahiliyah. Audit diri sendiri
itu sulit. Audit orang lain itu mudah. Diaudit orang lain itu sakit hati. Audit
diri kita sendiri dulu sebelum kita audit orang lain & diaudit orang lain.
Sabda Baginda
Rasulullah SAW: “Burulah 5 perkara
sebelum 5 perkara. Zaman mudamu sebelum hari tuamu, sehatmu sebelum sakitmu,
kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum sibukmu, hidupmu sebelum matimu”
Firman Allah SWT surah
Al Zalzalah #6-#8: #6 “Pada hari kiamat,
manusia keluar dari kuburnya berkelompok u/ diperlihatkan kepada mereka balasan
semua amal perbuatannya” #7 “Maka
barangsiapa yg berbuat kebajikan seberat Zarrah, maka Allah SWT akan membalasnya
seberat Zarrah pula” #8 “&
barangsiapa yg berbuat kejahatan seberat Zarrah, maka Allah SWT akan
membalasnya seberat Zarrah pula”
Sidang jemaah yg
diberkahi Allah SWT,
Indonesia sudah 75
tahun merdeka belum hijrah dari penjajahan korupsi. Di zaman orde baru, zaman
pemerintahan mantan presiden Soeharto, korupsi hanya terpusat di jajaran kelas
menengah atas saja. Sekarang korupsi telah mendarah daging ke jajaran kelas
menengah ke bawah. Mulai dari presiden, mentri, kabinet, departemen, BUMN,
Pegawai Negri Sipil (PNS), pegawai swasta. Bahkan tukang ojek saja korupsi.
Banyak mahasiswa lulusan S1, bahkan S2 & S3 pengangguran. Titel pendidikan
tinggi tapi susah mendapat kerja. Job fair dibanjiri para pencari kerja.
Perusahaan stop rekrutmen karyawan baru. Perusahaan melakukan PHK kepada
karyawannya. Banyak orang yg membuka bisnis sendiri dibanding melamar kerja ke
perusahaan.
Polisi menjatuhkan
tilang ke pelanggar lalu lintas. Pelanggar lalu lintas dibebaskan bila dia
telah terima uang sogokan. Uang masuk sekolah mahal. Uang sekolah bulanan
mahal. Siswa yg bodoh naik kelas dengan uang sogokan. Harusnya siswa itu
tinggal kelas. Ujian masuk perguruan tinggi negri harus bayar mahal. Uang masuk
perguruan tinggi mahal. Uang kuliah saban semester mahal.
Dokter & apoteker
malpraktek. Dokter yg malpraktek melanggar sumpah dokter. Apoteker yg
malpraktek melanggar sumpah apoteker. Ada rumah sakit yg buang pasien. Tidak
heran banyak orang Indonesia yg berobat ke luar negri. Fasilitas kesehatan di
luar negri lebih memadai. Fasilitas kesehatan di Indonesia tidak memadai. BPJS
resmi diluncurkan sejak 1 Januari 2014. Sudah 6 tahun BPJS berlaku. Awalnya
Puskesmas saja yg memberlakukan BPJS. Kemudian Rumah Sakit negri, Rumah Sakit
swasta juga memberlakukan BPJS. Dokter & apoteker kaget harus kerja rodi
dengan meledaknya jumlah pasien saban jam, saban hari.
Firman Allah SWT surah
Al Bayyinah #6-#8: #6 “Sungguh orang kafir dari golongan Ahli Kitab &
orang musyrik akan masuk neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya selamanya. Mereka
itu sejahat-jahat makhluk” #7 “Sungguh orang yg beriman & berbuat
kebajikan, mereka itu sebaik-baik makhluk” #8 “Balasan mereka di sisi
Tuhan mereka adalah surga ‘Adn yg mengalir di bawahnya sungai. Mereka kekal di
dalamnya selamanya. Allah SWT merestui mereka & merekapun merestuiNya. Yg
demikian itulah balasan bagi orang yg takut kehadirat Tuhannya”
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Sekarang kita flashback
peristiwa hijrah Baginda Rasulullah SAW 1442 tahun yg lalu. Perjalanan hijrah
Baginda Rasulullah SAW terjadi setelah zaman pemerintahan Baginda Rasulullah
SAW di Mekkah 13 tahun. Baginda Rasulullah SAW mendapat wahyu dari Allah SWT u/
menyempurnakan syariat Islam di Madinah juga setelah 13 tahun di Mekkah.
Perjalanan hijrah Baginda Rasulullah SAW adalah perjalanan hijrah yg panjang, 3
hari 3 malam naik unta. Dulu itu perjalanan dari Mekkah ke Madinah naik unta 3
hari 3 malam. Sekarang naik bis 9 jam. Naik pesawat 1 jam. Back to hijrah
Baginda Rasulullah SAW. Perjalanan hijrah Baginda Rasulullah SAW mengorbankan
waktu, pikiran, mental, tenaga. Baginda Rasulullah SAW menyempurnakan syariat
Islam u/ mengubah peradaban jazirah Arab dari kehidupan jahiliyah. Baginda
Rasulullah SAW menyatukan kaum Ansar & kaum Muhajirin. Kaum Ansar &
kaum Muhajirin adalah kaum yg bersengketa. Kaum Ansar adalah penduduk tuan
rumah Madinah. Kaum Muhajirin adalah orang yg hijrah bersama Baginda Rasulullah
SAW.
Sabda Baginda
Rasulullah SAW: “Barangsiapa yg hari ini
lebih baik dari hari kemarin, maka dia telah beruntung. Barangsiapa yg hari ini
sama dengan hari ini sama dengan hari kemarin, maka dia telah rugi. Barangsiapa
yg hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka dia telah celaka”
Firman Allah SWT surah
Al Baqarah #200-#202: #200 Bila anda telah menyempurnakan ibadah haji anda,
maka berzikirlah anda dengan menyebut Asma Allah SWT sebagaimana anda
membanggakan nenek moyang anda atau lebih dari itu. Maka di antara manusia ada
yg berdoa "Wahai Tuhan kami, anugerahkan kami keberkahan di dunia” &
tiada keberkahan baginya di akhirat #201 & di antara
mereka ada yg berdoa, "Ya Tuhan kami, anugerahkan kami keberkahan di dunia
& di akhirat & peliharalah kami dari azab siksa api neraka" #202
“Mereka itulah yg memperoleh bagian dari apa yg mereka usahakan & Allah
SWT Maha Cepat perhitunganNya”
“fa’tabiruu yaa ulil
albab”
Khutbah #2
Sidang Jumat
hafizhakumullah,
Jangan pelit dengan
Allah SWT. Dalam 24 jam, Allah SWT minta 25-30 menit saja u/ sholat 5 waktu @5
menit. 23,5 jam yg lainnya bebas u/ kita. Dalam seminggu, Allah SWT minta hari
Jumat saja u/ Jumatan karna Jumat adalah penghulu segala hari. Itupun waktu Zuhur
saja selama 30 menit. Dengarkan khutbah Jumat & sholat total 30 menit. Hari
yg lainnya, Sabtu sampai Kamis bebas u/ kita. Dalam sebulan, Allah SWT minta 3
hari saja tanggal 13-15 hijriyah u/ puasa sunnah hari putih (ayyamul bidh).
Tanggal 13-15 hijriyah saban bulan disebut hari putih karna malam harinya bulan
purnama. Itupun sunnah tidak difardhukan kepada kita. Dalam setahun, Allah SWT
minta bulan Ramadhan saja u/ puasa karna Ramadhan adalah penghulu segala bulan.
Kita puasa 14 jam saja selama 30 hari. Di bulan Ramadhan, 14 jam kita puasa, 10
jam kita berbuka. Kita puasa dari Subuh sampai Magrib. Waktu Magrib kita buka
puasa sampai Subuh. Bulan Syawal sampai Sya’ban bebas u/ kita. Contact call
centre Allah SWT 24434. Follow twitter Allah SWT @AlQuran. Follow twitter
Baginda Rasulullah SAW @AlQuran&AsSunnah.
Zumrotal mu’minin wal
muslimin hafizhakumullah,
Saban hari Allah SWT
memanggil hambaNya u/ kembali keharibaanNya. Saban hari manusia dalam kerugian.
Waktu kita semakin singkat. Saban hari kematian mengintai kita. Saban hari kita
semakin dekat dengan kematian. Saban tahun, usia kita semakin berkurang, kita
semakin dekat dengan kematian. Setiap yg bernyawa pasti mati. Kita semua pasti
menghembuskan nafas terakhir bila ajal kita tiba. Jangan terpedaya dengan
nikmat sehat karna syarat mati tidak harus sakit. Jangan terpedaya dengan
nikmat usia muda karna syarat mati tidak harus tua.
No comments:
Post a Comment